$type=grid$meta=0$readmore=0$snippet=0$count=3$show=home

Tata Cara Herry Wirawan Dihukum M*ti: Tangan dan Kaki Diikat, Mata Ditutup, Lalu Dit*mb*k di Jant*ng

PELITANEWS.CO - Perjuangan Herry Wirawan pemuda bejat pelaku rudapaksa 13 santriwati untuk mendapatkan keringanan hukuman kini pupus. Mahka...



PELITANEWS.CO
- Perjuangan Herry Wirawan pemuda bejat pelaku rudapaksa 13 santriwati untuk mendapatkan keringanan hukuman kini pupus.

Mahkamah Agung atau MA memutuskan menolak permohonan kasasi Herry Wirawan.

Itu artinya hukuman mati terhadap pemuda usia 37 tahun asal Garut, Jawa Barat itu berkekuatan hukum tetap dan bisa dieksekusi mati.

Hukuman terberat itu diberikan sebagai ganjaran atas perbuatannya melecehkan belasan santriwati hingga ada yang melahirkan di luar nikah dalam kurun waktu 5 tahunan, antara 2016 hingga 2021.

Pada tahun 2021, dia dilaporkan ke polisi hingga akhirnya ditangkap dan dibui.

Setelah melalui persidangan, Herry Wirawan dituntut hukuman mati oleh jaksa. 

Awalnya, Herry Wirawan dijatuhi hukuman penjara seumur hidup oleh Pengandilan Negeri Bandung.

Dia dinilai bersalah melakukan kejahatan sesuai dengan Pasal 81 ayat (1), ayat (3), dan (5) juncto Pasal 76D UU Perlindungan Anak.

Namun, hukuman penjara seumur hidup itu dinilai terlalu ringan hingga akhirnya diperberat di tingkat banding menjadi hukuman mati.

Atas putusan banding itu, Herry Wirawan mengajukan permohonan kasasi ke Mahkamah Agung.

Namun, majelis hakim yang dipimpin Hakim Agung Sri Murwahyuni dengan anggota Hidayat Manao dan Prim Haryadi menolak kasasi yang diajukan Herry Wirawan tersebut.

“JPU & TDW = Tolak,” demikian putusan majelis hakim sebagaimana dikutip dari situs resmi MA pada Rabu (4/1/2023).

Herry Wirawan nantinya tetap akan dihukum mati.

Kapan Herry Wirawan dihukum mati?

Belum diketahui secara pasti kapan eksekusi itu dilakukan.

Dikutip dari Kompas.com, pelaksanaan eksekusi hukuman mati diatur dalam Undang-Undang No.2/PNPS/1964 tentang Tata Cara Pelaksanaan Pidana Mati yang Dijatuhkan oleh Pengadilan di Lingkungan Peradilan Umum dan Militer.

Tata pelaksanaannya diatur dalam Peraturan Kapolri Nomor 12 Tahun 2010 tentang Tata Cara Pelaksanaan Pidana Mati.

Terpidana harus diberitahu tiga hari sebelum hari H pelaksanaan eksekusi.

Hal ini diatur dalam Pasal 6 ayat (1) UU Nomor 2/PNPS/1964.

Ketentuan itu berbunyi “Tiga kali dua puluh empat jam sebelum pelaksanaan pidana mati, Jaksa Tinggi/Jaksa tersebut memberitahukan kepada terpidana tentang akan dilaksanakannya pidana mati tersebut.”

Berdasarkan UU tersebut, 3 x 24 jam sebelum eksekusi, jaksa memberitahukan terpidana tentang rencana hukuman mati.

Apabila terpidana hamil, maka hukuman mati dapat dilaksanakan 40 hari setelah anaknya dilahirkan.

Sebelum eksekusi, Kapolda membentuk regu tembak yang terdiri dari 1 bintara, 12 tamtama, di bawah pimpinan seorang perwira.

Semua regu tembak berasal dari Korps Brigade Mobil atau Brimob.

Selanjutnya, berikut tata cara pelaksanaan hukuman mati di Indonesia, seperti diatur dalam Peraturan Kapolri Nomor 12 Tahun 2010:

* Terpidana diberikan pakaian yang bersih, sederhana, dan berwarna putih sebelum dibawa ke tempat atau lokasi pelaksanaan pidana mati.

* Pada saat dibawa ke tempat atau lokasi pelaksanaan pidana mati, terpidana dapat didampingi oleh seorang rohaniawan.

* Regu pendukung telah siap di tempat yang telah ditentukan, 2 jam sebelum waktu pelaksanaan pidana mati.

* Regu penembak telah siap di lokasi pelaksanaan pidana mati, 1 jam sebelum pelaksanaan dan berkumpul di daerah persiapan.

* Regu penembak mengatur posisi dan meletakkan 12 pucuk senjata api laras panjang di depan posisi tiang pelaksanaan pidana mati pada jarak 5 meter sampai 10 meter dan kembali ke daerah persiapan.

* Komandan Pelaksana melaporkan kesiapan regunya kepada jaksa eksekutor dengan ucapan, "Lapor, pelaksanaan pidana mati siap."

* Jaksa eksekutor mengadakan pemeriksaan terakhir terhadap terpidana mati dan persenjataan yang digunakan untuk pelaksanaan pidana mati.

* Setelah pemeriksaan selesai, jaksa eksekutor kembali ke tempat semula dan memerintahkan kepada Komandan Pelaksana dengan ucapan, "Laksanakan."

Kemudian Komandan Pelaksana mengulangi dengan ucapan, "Laksanakan."

* Komandan Pelaksana memerintahkan Komandan Regu Penembak untuk mengisi amunisi dan mengunci senjata ke dalam 12 pucuk senjata api laras panjang dengan 3 butir peluru tajam dan 9 butir peluru hampa yang masing-masing senjata api berisi 1 butir peluru, disaksikan oleh jaksa eksekutor.

* Jaksa eksekutor memerintahkan Komandan Regu 2 dengan anggota regunya untuk membawa terpidana ke posisi penembakan dan melepaskan borgol lalu mengikat kedua tangan dan kaki terpidana ke tiang penyangga pelaksanaan pidana mati dengan posisi berdiri, duduk, atau berlutut, kecuali ditentukan lain oleh jaksa.

* Terpidana diberi kesempatan terakhir untuk menenangkan diri paling lama 3 menit dengan didampingi seorang rohaniawan.

* Komandan Regu 2 menutup mata terpidana dengan kain hitam, kecuali jika terpidana menolak.

* Dokter memberi tanda berwarna hitam pada baju terpidana tepat pada posisi jantung sebagai sasaran penembakan, kemudian dokter dan Regu 2 menjauhkan diri dari terpidana.

* Komandan Regu 2 melaporkan kepada jaksa eksekutor bahwa terpidana telah siap untuk dilaksanakan pidana mati.

* Jaksa eksekutor memberikan tanda/isyarat kepada Komandan Pelaksana untuk segera melaksanakan penembakan terhadap terpidana.

* Komandan Pelaksana memberikan tanda/isyarat kepada Komandan Regu Penembak untuk membawa regu penembak mengambil posisi dan mengambil senjata dengan posisi depan senjata dan menghadap ke arah terpidana.

* Komandan Pelaksana menghunus pedang sebagai isyarat bagi regu penembak untuk membidik sasaran ke arah jantung terpidana.

* Komandan Pelaksana mengacungkan pedang ke depan setinggi dagu sebagai isyarat kepada regu penembak untuk membuka kunci senjata.

* Komandan Pelaksana menghentakkan pedang ke bawah pada posisi hormat pedang sebagai isyarat kepada regu penembak untuk melakukan penembakan secara serentak.

* Setelah penembakan selesai, Komandan Pelaksana menyarungkan pedang sebagai isyarat kepada regu penembak mengambil sikap depan senjata.

Setelah penembakan, Komandan Pelaksana, jaksa eksekutor, dan dokter memeriksa kondisi terpidana.

Apabila dokter mengatakan terpidana masih menunjukkan tanda-tanda kehidupan, maka jaksa memerintahkan Komandan Pelaksana untuk melakukan penembakan pengakhir.

Pelaksanaan hukuman mati dinyatakan selesai saat dokter tidak lagi menemukan tanda-tanda kehidupan pada terpidana.

Kemudian, Komandan Pelaksana pun melaporkan hasil penembakan kepada jaksa eksekutor dengan mengucapkan, "Pelaksanaan pidana mati selesai".(*)

S: TRIBUN-TIMUR.COM


Nama

Article,48,Berita,6750,c,1,Contact,4,Insight,7,Internasional,50,Nasional,6718,News,1286,Opini,5,Tips,8,Tips & Trick,3,Tutorial,3,
ltr
item
Pelitanews.co: Tata Cara Herry Wirawan Dihukum M*ti: Tangan dan Kaki Diikat, Mata Ditutup, Lalu Dit*mb*k di Jant*ng
Tata Cara Herry Wirawan Dihukum M*ti: Tangan dan Kaki Diikat, Mata Ditutup, Lalu Dit*mb*k di Jant*ng
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgOYh3vtOKTs6AC28Jv8zExAZKoEr172vbXw6eVm1xXOf6EcEKVVQZus9-nnyFQ7N5zh0p61G3xjb46xEfewc4S6-uq-9vMeSEfoQ2hwNerTB7fS9BmIACDgu_b5CVjBZV0dqtFh4tz7m8UtOAXbck0iT5XYeKctrcoXUL5jW9UTFzoESiRcjdGJQ/w640-h360/IMG_20230105_163117.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgOYh3vtOKTs6AC28Jv8zExAZKoEr172vbXw6eVm1xXOf6EcEKVVQZus9-nnyFQ7N5zh0p61G3xjb46xEfewc4S6-uq-9vMeSEfoQ2hwNerTB7fS9BmIACDgu_b5CVjBZV0dqtFh4tz7m8UtOAXbck0iT5XYeKctrcoXUL5jW9UTFzoESiRcjdGJQ/s72-w640-c-h360/IMG_20230105_163117.jpg
Pelitanews.co
https://www.pelitanews.co/2023/01/tata-cara-herry-wirawan-dihukum-mti.html
https://www.pelitanews.co/
https://www.pelitanews.co/
https://www.pelitanews.co/2023/01/tata-cara-herry-wirawan-dihukum-mti.html
true
4426408432908953892
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Oleh Beranda Halaman Postingan View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy