$type=grid$meta=0$readmore=0$snippet=0$count=3$show=home

Jokowi Respon Permintaan Keluarga Bharada E soal Keringanan Hukum dalam Kasus Brigadir J

PELITANEWS.CO - Persidangan kasus Brigadir Yosua alias Brigadir J terus bergulir. Pekan lalu lima terdakwa telah mendengarkan tuntutan dari...



PELITANEWS.CO
- Persidangan kasus Brigadir Yosua alias Brigadir J terus bergulir.

Pekan lalu lima terdakwa telah mendengarkan tuntutan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Salah satunya terdakwa Richard Eliezer alias Bharada E.

Bharada E dituntut penjara 12 tahun oleh JPU.

Hal ini membuat pihak keluarga mengadukan permintaan keringanan hukuman kepada Presiden Jokowi.

Keluarga menilai tuntutan JPU terlalu berat bagi Bharada E sebagai Justice Collaborator.

Presiden Jokowi pun merespons soal keinginan keluarga terdakwa Bharada E tersebut.

"Saya tidak bisa mengintervensi proses hukum yang sedang berjalan," kata Jokowi usia meninjau proyek Sodetan Kali Ciliwung di Jakarta Timur, Selasa (24/1/2023).

Tak hanya mengenai kasus yang menyeret Ferdy Sambo tersebut, Jokowi mengatakan kasus lain pun tak bisa dia mengintervensi.

"Kita harus menghormati proses hukum yang ada di lembaga-lembaga negara yang sedang berjalan," pungkas Jokowi.

Dilansir dari pemberitaan Kompas TV, Ibunda Richard Eliezer, Rineke Alma Pudihang memohon kepada Presiden Joko widodo memberikan bantuan terhadapnya.

Rineke berharap, ada keringanan hukuman untuk anaknya.

Sebab, dia sedih kejujuran anaknya tidak diperhitungkan jaksa penuntut umum (JPU). Ibunda Eliezer bahkan memohon kepada presiden dan kapolri agar memberi keadilan bagi anaknya.

Sebagai informasi terdakwa Richard Eliezer alias Bharada E dituntut 12 tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam perkara pembunuhan berencana Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.

Dalam menjatuhkan tuntutannya, jaksa mempertimbangkan hal-hal yang memberatkan dan meringankan hukuman Richard Eliezer.

Diantaranya, hal yang memberatkan tuntutan terdakwa merupakan eksekutor yang mengakibatkan hilangnya nyawa Brigadir J.

Akibat perbuatan terdakwa, jaksa menilai terjadi keresahan dan kegaduhan yang meluas di tengah masyarakat.

Sementara hal yang meringankan, Richard Eliezer merupakan saksi pelaku yang bekerja sama atau justice collaborator untuk membongkar kejahatan dalam perkara ini.

Selain itu terdakwa juga belum pernah dihukum dan berlaku sopan serta kooperatif selama persidangan.

Richard Eliezer juga disebut telah menyesali perbuatannya, dan perbuatan tersebut telah dimaafkan oleh pihak dari keluarga korban.

"Terdakwa menyesali perbuatannya, serta perbuatan terdakwa telah dimaafkan oleh keluarga korban," kata jaksa.

Kubu Bharada E pun menyatakan akan menyusun nota pembelaan atau pleidoi yang akan dibacakan pada pekan depan di sidang berikutnya.

Aksi Keluarga Bharada E di Manado

Keluarga Richard Elizer atau Bharada E menanti Jokowi lewat di Jalan A A Maramis, Manado, Sulawesi Utara, Jumat (20/1/2023).
Keluarga Richard Elizer atau Bharada E menanti Jokowi lewat di Jalan A A Maramis, Manado, Sulawesi Utara, Jumat (20/1/2023). (Tribunmanado.co.id/FB Altje Binambuni)
Keluarga Richard Eliezer atau Bharada E melakukan aksi di dekat Bandara Sam Ratulangi, Manado, Sulawesi Utara, Jumat (20/1/2023) sore.

Mereka berada di Jalan A A Maramis, yang dilalui Jokowi.

Hal itu dilakukan dengan tujuan meminta bantuan Jokowi atas perkara yang menimpa Bharada E.

Sebelumnya, diketahui Jaksa menuntut hukuman 12 tahun penjara kepada Bharada E dalam sidang pembunuhan Brigadir J.

Keputusan tersebut menuai penolakan netizen.

Dalam foto yang beredar di medsos, nampak beberapa orang yang terdiri dari keluarga dan simpatisan berdiri di jalan.

Mereka memakai kaos hitam bertuliskan Save Bharada E.

Ada pula yang membawa spanduk bertuliskan tolong Icad.

"Kami menghargai proses hukum, tapi sebagai keluarga kami terluka dengan putusan JPU mengingat saudara kami sudah bersedia jujur dan menjadi Justice Collaborator

Tidak tau harus mengadu kemana, tidak tau harus berbuat apa.

Biarlah Tuhan yg kontrol semuanya doa kami keluarga di Manado untukmu Ichad.

Kami rakyat kecil, tolong kami, TOLONG ICAD! @jokowi"

Kata kata tersebut tertulis di medsos.

Paman Bharada E, Roy Pudihang, saat ditemui tribunmanado.co.id mengatakan, pihaknya memang merencanakan aksi itu untuk mengadu pada Jokowi tentang ketidakadilan yang dialami Bharada E.

Keluarga Richard Eliezer atau Bharada E di Manado, Sulawesi Utara, kaget dengan tuntutan 12 tahun oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) terhadap Bharada E dalam sidang pembunuhan Brigadir J, Rabu (18/1/2023).

Begitu putusan dibacakan, keluarga yang menyaksikan persidangan melalui televisi langsung bersedih.

Altje Binambuni, bibi Eliezer menangis sesenggukan.

Ia menutup wajahnya dengan kedua tangan.

Roy Pudihang, paman Eliezer, juga meneteskan air mata.

"Kami sedih dan kaget," kata dia.

Menurutnya, Eliezer berstatus justice collaborator.

Perkara kematian Brigadir J terbongkar gara-gara pengakuan Eliezer.

"Dia sudah berkata jujur, mestinya dapat pengurangan hukuman," katanya.

Ke depan, dirinya berharap ada keadilan dari hakim.

Dirinya percaya Tuhan akan menolong Eliezer.

Kepada Eliezer, ia meminta agar kuat.

"Selalu kuat dan banyak berdoa," katanya.

Sebut dia, keluarga mendukung penuh pengacara dalam membela Eliezer.

Meski dalam kegetiran, keluarga tak hilang iman.

Mereka tetap yakin Tuhan akan memberikan keadilan untuk Eliezer.

"Kami tetap percaya ada keadilan dari Tuhan, kebenaran akan berlaku bagi Icad," katanya.(*)

S: TRIBUNMANADO.CO.ID


Nama

Article,48,Berita,6750,c,1,Contact,4,Insight,7,Internasional,50,Nasional,6718,News,1286,Opini,5,Tips,8,Tips & Trick,3,Tutorial,3,
ltr
item
Pelitanews.co: Jokowi Respon Permintaan Keluarga Bharada E soal Keringanan Hukum dalam Kasus Brigadir J
Jokowi Respon Permintaan Keluarga Bharada E soal Keringanan Hukum dalam Kasus Brigadir J
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjrIEysWVZieJ430yw-L1e3-QvJ9Tpk2sYkxEf31Sn3iHGunTUa4a56o6_hMjpdop4BH02okBq-V2CYC9xhDbgF4dw26IbC4MrLwqkq2dugS2pOSfP3bvh5QDJFFIr8YA3auTsvL9bbcXfdXy4eapMXcOT7ojEsDM0lc0bhwJjSzEsRpenGW1W38g/w640-h346/5B86737B-FB48-4E29-8AE6-04A2083662D2.jpeg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjrIEysWVZieJ430yw-L1e3-QvJ9Tpk2sYkxEf31Sn3iHGunTUa4a56o6_hMjpdop4BH02okBq-V2CYC9xhDbgF4dw26IbC4MrLwqkq2dugS2pOSfP3bvh5QDJFFIr8YA3auTsvL9bbcXfdXy4eapMXcOT7ojEsDM0lc0bhwJjSzEsRpenGW1W38g/s72-w640-c-h346/5B86737B-FB48-4E29-8AE6-04A2083662D2.jpeg
Pelitanews.co
https://www.pelitanews.co/2023/01/jokowi-respon-permintaan-keluarga.html
https://www.pelitanews.co/
https://www.pelitanews.co/
https://www.pelitanews.co/2023/01/jokowi-respon-permintaan-keluarga.html
true
4426408432908953892
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Oleh Beranda Halaman Postingan View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy