$type=grid$meta=0$readmore=0$snippet=0$count=3$show=home

Terbongkar!! Alasan Susi Berbohong Di Persidangan, Ferdy Sambo Terancam Hukuman M*ti?

PELITANEWS.CO - Nama Susi yang menjadi saksi pada persidangan Ferdy Sambo kini sedang trending di berbagai media sosial. Bagaimana tidak, S...



PELITANEWS.CO
- Nama Susi yang menjadi saksi pada persidangan Ferdy Sambo kini sedang trending di berbagai media sosial.

Bagaimana tidak, Susi sebagai saksi kerap memberikan jawaban yang tidak konsisten pada persidangan.

Jawaban yang inkonsisten ini membuat hakim dan jaksa penuntut umum geram dengan.

Bukan saja orang-orang yang hadir di persidangan, para penonton di rumah juga dibuat geram oleh ART Ferdy Sambo ini.

Lalu siapakah sosok Susi yang diketahui menjadi ART di kediaman Ferdy Sambo?

Dilansir Teras Gorontalo dari kanal YouTube Beda Nggak, baru-baru ini persidangan untuk terdakwa kasus pembunuhan Brigadir J kembali digelar.

Dalam persidangan kali ini Bharada E duduk sebagai terdakwa dan sebanyak 12 saksi juga turut dihadirkan.

Empat di antaranya adalah mereka yang bekerja di kediaman pribadi Ferdy Sambo.

Namun dalam persidangan kali ini terdapat hal yang mencurigakan yang salah satunya datang dari ART Ferdy Sambo.

Mulai saksi yang dicurigai menggunakan handsfree, sampai dugaan kesaksian bohong di pengadilan.

Hal ini membuat majelis hakim geram dan akan mempidanakan saksi yang tak lain adalah Susi, ART Ferdy Sambo.

Selama bekerja di kediaman Ferdy Sambo, tugas pokok Susi adalah menyiapkan makanan dan mengurus rumah.

Saat terjadinya penembakan, Susi telah 2 tahun bekerja untuk Ferdy Sambo, tepatnya ia bekerja sejak bulan Juli tahun 2020.

Susi menjadi saksi pada persidangan terdakwa Bharada E atas dugaan pembunuhan berencana Brigadir J yang di gelar pada Senin, 31 Oktober 2022.

Susi dicecar karena berbelit-belit saat memberikan keterangan dan terindikasi melakukan kebohongan dalam persidangan.

Bagaimana tidak, pada keterangan BAP yang dilakukan Susi sangat berbeda dengan keterangan yang ia sampaikan dalam persidangan.

Keterangan yang yang sangat berbeda dari BAP ini membuat Susi semakin dicecar oleh majelis hakim.

Hakim mempertanyakan tentang keterangan Susi di BAP, akan tetapi Susu berkata keterangan yang benar adalah saat di persidangan yang sedang berlangsung.

Hakim semakin mencecar Susi karena ternyata pada keterangan BAP Susi berbohong.

"Kenapa kamu rubah? Gak segampang itu merubah keterangan, kenapa kamu rubah pernyataanmu di Polisi dan disini, apa alasannya?" Kata hakim.

Selain itu, Susi juga memberikan keterangan terkait kedua majikannya, Ferdy Sambo dam Putri Candrawati.

Menurut keterangan Susi, Ferdy Sambo dan Putri Candrawati dalam keadaan harmonis dan tidak bertengkar saat berada di Magelang.

Susi melanjutkan dengan mengatakan bahwa pada saat itu juga Ferdy Sambo dan Putri Candrawati sedang merayakan hari pernikahan.

Pada keterangan ini Susi juga mengatakan tidak ada keributan pada malam itu.

Karena pernyataan Susi yang berbeda saat persidangan dan keterangan BAP, jaksa penuntut umum jadi curiga.

Jaksa penuntut umum curiga, keterangan Susi telah dikendalikan oleh pihak tertentu dari jarak jauh dengan menggunakan handsfree atau perangkat audio di telinga.

Dugaan ini diperkuat dengan gelagat Susi saat menjawab pertanyaan yang diberikan oleh hakim dan jaksa.

Ini dikarenakan saat sebelum memberikan jawaban Susi selalu terdiam juga memiliki jeda saat menjawab.

Tak hanya itu, kecurigaan bahwa Susi menggunakan handsfree di balik hijabnya diperkuat dengan adanya informasi bahwa sehari-hari Susi tidak menggunakan hijab.

Tapi, pada persidangan ini, Susi hadir menggunakan hijab berwarna hitam.

Mendengar tudingan ini, Susi langsung membantah dengan mengatakan tak ada yang mengajarinya memberikan kesaksian melalui handsfree.

Setelah dicurigai memberikan keterangan palsu pada persidangan, lantas bagaimana nasib Susi kedepannya?

Susi ternyata bisa diancam hukuman pidana karena dianggap berbohong dan memberikan keterangan palsu dalam persidangan.

Hal ini diatur dalam Undang-Undang Hukum Pidana pasal 242 yang berbunyi:

"Saksi yang sudah disumpah dan dengan sengaja memberikan keterangan palsu, baik lisan atau tertulis, secara pribadi maupun oleh kuasa yang ditunjuk, diancam pidana penjara maksimal tujuh tahun,"***

S: pikiranrakyat 


Nama

Article,48,Berita,6470,c,1,Contact,4,Insight,7,Internasional,17,Nasional,6471,News,1243,Opini,5,Tips,8,Tips & Trick,3,Tutorial,3,
ltr
item
Pelitanews.co: Terbongkar!! Alasan Susi Berbohong Di Persidangan, Ferdy Sambo Terancam Hukuman M*ti?
Terbongkar!! Alasan Susi Berbohong Di Persidangan, Ferdy Sambo Terancam Hukuman M*ti?
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjgpZFKLWUh6yIpd31ka58ZfXM9Jw48rYB12f3_UZ55jtcE4MwhcHM1qK8Kn-vSycbXfUqBB5eLQhwcPZRHeN-S5UGCVL5XvSTUzDU2_-xwJE4YfJ9Yg4rpBLP30YM3fGd6pLG106CZ5Mre_MkSwNSab923h4NiI_CFg4ZfWorxMxpUoOAVx3r8lw/w640-h640/IMG_20221106_195859.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjgpZFKLWUh6yIpd31ka58ZfXM9Jw48rYB12f3_UZ55jtcE4MwhcHM1qK8Kn-vSycbXfUqBB5eLQhwcPZRHeN-S5UGCVL5XvSTUzDU2_-xwJE4YfJ9Yg4rpBLP30YM3fGd6pLG106CZ5Mre_MkSwNSab923h4NiI_CFg4ZfWorxMxpUoOAVx3r8lw/s72-w640-c-h640/IMG_20221106_195859.jpg
Pelitanews.co
https://www.pelitanews.co/2022/11/terbongkar-alasan-susi-berbohong-di.html
https://www.pelitanews.co/
https://www.pelitanews.co/
https://www.pelitanews.co/2022/11/terbongkar-alasan-susi-berbohong-di.html
true
4426408432908953892
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Oleh Beranda Halaman Postingan View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy