$type=grid$meta=0$readmore=0$snippet=0$count=3$show=home

Ternyata Ayah dari Kasus Penc*bulan Santriwati di Ponpes Jombang Pernah Masuk Ajaran Sesat

PELITANEWS.CO - Kiai asal Jombang Mochammad Mukhtar Mukthi, lahir pada 14 Oktober 1928, di Desa Losari, Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Kiai...


PELITANEWS.CO
- Kiai asal Jombang Mochammad Mukhtar Mukthi, lahir pada 14 Oktober 1928, di Desa Losari, Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Kiai Mukhtar merupakan putra ke-11 dari 12 bersaudara dari pasangan Haji Abdul Mukhti dan Nyai Nasichah.

Pantau.com merangkum dari berbagai sumber kisah hidup Kiai kondang yang sedang viral supaya anaknya tidak ditangkap. Saat ini, KH Mukhtar Mukhti merupakan pengasuh dan pendiri Ponpes Shiddiqiyyah yang berada di Losari, Ploso, Jombang.

Sama dengan ayahnya, Moch Subchi Azal Tsani (MSAT) alias Mas Bechi, DPO kasus pencabulan santriwati yang sudah ditahan Rutan Kelas I Surabaya, juga merupakan pengasuh Ponpes Shiddiqiyah dan menjabat Wakil Rektor Ponpes Majma’al Bachroin Hubbul Wathon Minal Iman Shiddiqiyyah.

JATMI Vonis Tarekat siddiqiyah Tidah Sah

Muhammad Shodiq dalam bukunya “Tarekat Shiddiqiyyah di Tengah Masyarakat Urban Surabaya” (2016) menyebut Kiai Mukhtar merupakan pendiri sekaligus mursyid tarekat Shiddiqiyyah. Tarekat ini berdiri dan berkembang di Desa Losari Ploso, Jombang pada tahun 1959.

“Tarekat Shiddiqiyyah yang mengambil pusat kemursyidan di Desa Losari Ploso- Jombang. Pendiri tarekat ini adalah kiai Muhammad Mukhtar Mu’thi yang sekaligus sebagai mursyidnya,” tulis Shodiq dalam bukunya.

Menurut Shodiq, tarekat Shidiqqiyyah pernah divonis Jam’iyyah Ahli Thoriqoh Muktabaroh Indonesia (JATMI) tidak sah. Ini karena tarekat Shiddiqiyyah dianggap tidak memiliki silsilah mata rantai guru yang bersambung ke Nabi Muhammad.

“Hasil keputusan kongres tarekat di Magelang tahun 1971 sebagai tarekat yang ghoiru muktabaroh (Tidak sah) karena dinilai tidak memiliki silsilah berupa susunan mata rantai guru tarekat yang menghubungkannya kepada pusat pembawa agama Islam, yaitu nabi Muhammad SAW,” jelas Shodiq.

“Sebagai konsekuensinya adalah bahwa JATMI mengimbau masyarakat untuk tidak mengikuti ajaran shiddiqiyyah tersebut,” imbuhnya.

Meski demikian, lanjut Shodiq, eksistensi Tarekat Siddiqiyyah ternyata mampu bertahan dan bahkan berkembang. Tak hanya di wilayah Jombang dan sekitarnya, bahkan meluas ke seluruh Indonesia. Ini karena sang mursyid mampu menyakinkan bahwa Shiddiqiyyah pada hakekatnya ada dan silsilah berasal dari Rasullullah.

“Menurutnya, tarekat Shiddiqiyah itu benar-benar ada, hanya saja mengalami perubahan nama dalam perjalanan historisnya, dan hal inilah yang membuat banyak orang awam tidak mengetahuinya. Tarekat ini memiliki landasan silsilah dari Abu Bakar al Shiddiq. Sejak dari Abu Bakar al Shiddiq hingga Syeikh Thoifur Abu Yazid al Busthami nama tarekat adalah Shiddiqiyyah,” jelasnya.

Saat mengembara, Kiai ini menemukan salah seorang ulama sufi, bernama Shekh Sueb. Kiai Mukhtar Mukhti pertama kali dibaiat di Kasman, Banten.

Dari Shekh Sueb inilah mendapatkan pelajaran tarekat Khalwatiyah dan berubah menjadi Shiddiqiyah. Kedua nama tarekat ini diasuh oleh Shekh Sueb. Nama tarekat berubah-ubah sesuai nama pemimpinnya.

Aliran ini dinyatakan sesat sebab mengajarkan kepada pengikutnya bahwa mereka wajib membayar Rp10 ribu sampai Rp50 ribu sebagai tebusan untuk membeli tiket surga.

Masa Remaja Kiai Mukhtar Tidak Lulus Nyantri

Saat sekolah di Ponpes Darul ‘Ulum Jombang, kondisi keluarga Abdul Mukhti (ayahnya) sedang sulit. Biaya pendidikannya pun tersandung hingga akhirnya diambil alih oleh kakanya bernama Munaji. Munaji membiayai pendidikannya.

Melihat kondisi ekonomi yang semakin sulit, ditambah lagi nyantri tidak sebuah cita-citanya, maka ia memutuskan untuk berhenti di Pesantren Tambak Beras.

Agar tetap bisa hidup dan tumbuh, Mukhtar sempat berjualan ikan asin, garam, sabun, rokok, terasi ke kampung-kampung tetangga untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

Anak Kiai Mukhtar Tersangka Cabul Santriwati

Sebelumnya, Pengasuh Ponpes Shiddiqiyyah, KH Muhammad Mukhtar Mukthi menegaskan anaknya MSAT difitnah melakukan pencabulan.

Video permintaan Kiai Mukhtar ini pun viral di aplikasi perpesanan. Video direkam saat proses negosiasi saat polisi hendak menangkap MSAT. Sebelumnya, aksi penangkapan MSAT (42) gagal dilakukan. Sempat terjadi aksi kejar-kejaran pada Minggu (3/7/2022) siang.

Status DPO Moch Subchi Azal Tsani (MSAT) alias Mas Bechi ditetapkan pada sejak 13 Januari 2022 oleh Polda Jatim atau sekitar 2 tahun enam bulan.

Status itu dikeluarkan setelah berkas kasus pencabulan terhadap santrinya dinyatakan lengkap (P21) pada 4 Januari 2022 Kejati Jatim. Namun saat dipanggil tiga kali, Bechi selalu mangkir dan melawan.

Tersangka cabul Wakil rektor Ponpes Shidiqqiyyah itu akhirnya menyerahkan diri Kamis (7/7/2022) malam pukul 23.00 WIB. Proses pencarian Bechi di Ponpes milik ayahnya itu berlangsung sejak Kamis (7/7/2022) pukul 07.00 WIB.

S:Pantau


Nama

Article,48,Berita,6089,Contact,4,Insight,7,Internasional,17,Nasional,6090,News,1156,Opini,5,Tips,8,Tips & Trick,3,Tutorial,3,
ltr
item
Pelitanews.co: Ternyata Ayah dari Kasus Penc*bulan Santriwati di Ponpes Jombang Pernah Masuk Ajaran Sesat
Ternyata Ayah dari Kasus Penc*bulan Santriwati di Ponpes Jombang Pernah Masuk Ajaran Sesat
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgVY36JEWQpeEE41kvOqkUPTIpLoFeidE7pwdt8pAwHrGq0NpWi506ouqZQeVxEGgXk08VaVLpnCrNodWIFmK5lik492MjWo-xKqkBD1YhL1CieGGr1E4ZAw5g2g8IanpG6sSM42ivqcLnI0SUKWksJ4PNVJg5JOAA6NqPR-JrayLRNyhaHpid9DQ/w640-h360/IMG_20220708_172114.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgVY36JEWQpeEE41kvOqkUPTIpLoFeidE7pwdt8pAwHrGq0NpWi506ouqZQeVxEGgXk08VaVLpnCrNodWIFmK5lik492MjWo-xKqkBD1YhL1CieGGr1E4ZAw5g2g8IanpG6sSM42ivqcLnI0SUKWksJ4PNVJg5JOAA6NqPR-JrayLRNyhaHpid9DQ/s72-w640-c-h360/IMG_20220708_172114.jpg
Pelitanews.co
https://www.pelitanews.co/2022/07/ternyata-ayah-dari-kasus-pencbulan.html
https://www.pelitanews.co/
https://www.pelitanews.co/
https://www.pelitanews.co/2022/07/ternyata-ayah-dari-kasus-pencbulan.html
true
4426408432908953892
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Oleh Beranda Halaman Postingan View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy