$type=grid$meta=0$readmore=0$snippet=0$count=3$show=home

Alasan Susno Duadji Desak Polri Periksa Dokter Forensik Brigadir J, Hasil & Kesaksian Keluarga Beda

PELITANEWS.CO - Kasus kematian Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J hingga kini menyita perhatian Mantan Kabareskrim Polri,...


PELITANEWS.CO
- Kasus kematian Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J hingga kini menyita perhatian Mantan Kabareskrim Polri, Komjen (Purn) Susno Duadji.

Susno Duadji menanggapi kasus baku tembak antara Brigadir J dan Bharada E di rumah Irjen Ferdy Sambo, setelah istrnya, Putri teriak dilecehkan.

Sejak kasus baku tembak terungka hingga proses autopsi Brigadir J dilakukan, Susno Duadji menemukan deretan kejanggalan.

Setelah kronologi tewasnya Brigadir, Susno jugamenyoroti hasil autopsi pertama yang dilakukan di RS Polri Kramat Jati.

Hasil autopsi RS menyatakan penyebab kematian Brigadir J dikarenakan luka tembak.

Namun kemudian pihak keluarga menemukan kejanggalan banyaknya luka-luka bukan bekas tembakan pada jenazah Brigadir J.

Susno pun mendesak Polri untuk memeriksa dokter forensik yang pertama kali melakukan autopsi pada jenazah Brigadir J.

Pasalnya Susno curiga bahwa dokter forensik tersebut bekerja di bawah tekanan.

Susno juga mendesak agar Polri bisa membuka hasil visum pada Brigadir J ke publik.

"Catatan saya, dokter yang memeriksa dan memberikan autopsi itu harus diperiksa, bila perlu dinonaktifkan. Karena dia janggal, dan visumnya harus dibuka ke publik, apa visum yang dibuat dokter itu.

Jadi sorotan kita juga harus ke dokter yang memeriksa itu," kata Susno dalam tayangan video di kanal YouTube Kompas TV, Sabtu (23/7/2022).

Menurut Susno, pemeriksaan pada dokter forensik tersebut perlu dilakukan untuk mengetahui apakah dokter tersebut bekerja di bawah tekana atau tidak.

Karena jika dokter tersebut benar-benar melakukan tugasnya untuk mengautopsi jenazah Brigadir J dengan benar, maka hasil autopsi tersebut tidak akan diperdebatkan oleh publik.

Selain itu sejak awal juga bisa terungkap jelas apa sebenarnya penyebab kematian Brigadir J, serta darimana asalnya temuan luka-luka pada jenazah Brigadir J.

"Dia memeriksa itu di bawah tekanan atau meriksa beneran? Karena kalau memeriksa beneran public tidak akan ribut, ini kena tembak peluru, luka sayat atau kena benda tumpul. Atau dokter-dokteran yang periksa," tegas Susno.

Diketahui sebelumnya Kapolres Jakarta Selatan, Kombes Budhi Herdi Susianto telah mengungkap hasil autopsi sementara yang menyatakan Brigadir J meninggal karena luka tembak.

Namun kemudian pihak keluarga mengungkap kejanggalan temuan luka sayat, luka memar dan luka lainnya selain luka tembak pada jenazah Brigadir J, hingga akhirnya membuat publik bertanya-tanya darimana luka-luka tersebut berasal.

Selanjutnya Kuasa Hukum keluarga Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak menyerahkan bukti foto-foto luka yang ditemukan di jenazah Brigadir ke ke Bareskrim Polri dan mendesak adanya autopsi ulang.

Kini Polri pun telah menyetujui permohonan autopsi ulang dari keluarga Brigadir J dan telah diputuskan proses ekshumasi Brigadir J akan dilaksanakan Rabu (27/7/2022) besok di Jambi.

Ekshumasi Brigadir J akan Digelar di Jambi Rabu Besok

Diberitakan sebelumnya, Polri akhirnya mengungkapkan waktu pelaksanaan eskhumasi pada Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J yang sebelumnya tewas setelah terlibat baku tembak dengan Bharada E di rumah Kadiv Propam Nonaktif Irjen Ferdy Sambo.

Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Kadiv Humas Polri, Irjen Dedi Prasetyo.

Dedi mengatakan Polri melalui Dirtidum Bareskrim Polri, Brigjen Andi Rian telah melakukan komunikasi dengan pihak pengacara keluarga Brigadir J, Ketua Perhimpunan Dokter Forensik Indonesia dan para pakar forensik terkait pelaksanaan ekshumasi.

Hasilnya diputuskan bahwa proses ekshumasi jenazah Brigadir J akan dilakukan di Jambi pada Rabu (27/7/2022) besok.

"Komunikasi Pak Dirtidum dengan pihak pengacara dengan Ketua Perhimpunan Dokter Forensik Indonesia, dan para pakar forensik, diputuskan untuk pelaksanaan ekshumasi di Jambi pada hari Rabu (27/7/2022) besok," kata Dedi, Sabtu (23/7/2022).

Diketahui proses eskhumasi atau pembongkaran makam Brigadir J ini bertujuan untuk melakukan autopsi ulang.

Sehingga bisa diketahuin dengan jelas terkait penyebab kematian serta penyebab adanya sejumlah luka di tubuh Brigadir J.

Lebih lanjut Dedi menuturkan, seluruh tim yang terlibat dalam ekshumasi Brigadir J akan berangkat ke Jambi pada (26/7/2022).

Pelaksanaan ekshumasi Brigadir J juga akan dihadiri sejumlah pihak, termasuk para ahli forensik.

"Tim akan berangkat ke Jambi pada Selasa (26/7/2022), Rabu kita akan melaksanakan ekshumasi. Dengan menghadirkan sejumlah pihak, yang tentunya ahli di bidangnya," imbuh Dedi.

Polri Klarifikasi rekaman CCTV hingga perjalanan dari Magelang

Kadiv Humas Polri, Irjen Dedi Prasetyo memberikan klarifikasinya terkait rekaman CCTV dalam kasus kematian Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J yang belum lama ini ditemukan oleh penyidik.

Dedi mengakui temuan rekaman CCTV tersebut memunculkan informasi yang simpang siur bagi publik, karena sebelumnya Kapolres Jakarta Selatan Nonaktif, Kombes Budhi Herdi Susianto menyatakan CCTV yang ada di rumah Kadiv Propam Nonaktif Irjen Ferdy Sambo semuanya rusak.

Oleh karena itu Dedi memberikan klarifikasinya, bahwa rekaman CCTV yang ditemukan penyidik itu merupakan rekaman CCTV yang ditemukan di sepanjang jalur rumah Irjen Ferdy Sambo.

Bukan CCTV yang ada di dalam rumah, tempat kejadian perkara insiden baku tembak Brigadir J dengan Bharada E.

"CCTV yang rusak seperti yang dikatakan oleh Kapolres Jakarta Selatan adalah CCTV yang di TKP, tapi CCTV yang sepanjang jalur ini (rumah Irjen Ferdy Sambo) sudah diketemukan oleh pihak penyidik," kata Dedi dalam tayangan Live Breaking News Kompas TV, Sabtu (23/7/2022).

Lebih lanjut, Dedi menuturkan, penyidik juga sudah berhasil mendapatkan rekaman CCTV dari sepanjang rute perjalanan Brigadir J dari Magelang hingga TKP di rumah Irjen Ferdy Sambo.

Namun rekaman CCTV tersebut masih belum bisa diungkap hasilnya ke publik.

Pasalnya hingga kini polisi melalui tim Laboratorium Forensik masih melakukan pemeriksaan CCTV tersebut untuk melakukan kalibrasi dan pencocokan waktu.

"Demikian juga kemarin saya sampaikan, CCTV dari sepanjang jalan dari mulai Magelang sampai dengan TKP sini itu juga sudah ditemukan oleh penyidik. Sekarang masih proses pemeriksaan oleh Labfor, untuk mengkalibrasi dan mencocokan waktunya," ungkap Dedi.

Harapan Ayah Brigadir J Soal Temuan Rekaman CCTV

Sebelumnya, ayah Brigadir J, Samuel Hutabarat memberikan tanggapannya terkait rekaman CCTV terkait kasus kematian anaknya yang ditemukan oleh Polri.

Diketahui Brigadir J ditemukan tewas akibat terlibat baku tembak dengan Bharada E di rumah Kadiv Propam Nonaktif Irjen Ferdy Sambo pada Jumat (8/7/2022).

Setelah sebelumnya polisi menyebut CCTV yang ada di rumah Irjen Ferdy Sambo rusak selama 2 minggu sebelum kejadian.

Kini, polisi berhasil menemukan rekaman CCTV yang ada di sekitar rumah dinas Kadiv Propam Mabes Polri Nonaktif tersebut.

Samuel mengatakan, ia mendengar kabar terkait penemuan rekaman CCTV tersebut dari media.

Sejak awal, Samuel mengaku sudah mempertanyakan perihal CCTV kepada pihak Mabes Polri yang mengantarkan jenazah anaknya ke rumah duka.

Namun, saat itu pihak Mabes menyebut bahwa CCTV yang ada di rumah Irjen Ferdy Sambo tersebut tidak lengkap.

"Ya itu saya dengar juga dari media. Yang saya pertanyakan dari awal semenjak kematian anak kita, yang datang dari Mabes memberitahukan kronologi, saya tanyakan ndak usah rumit-rumit pak, itu kan ada CCTV."

"Dijawab bahwa CCTV di rumah dinas itu tidak lengkap, apalagi yang menghadap pintu utama, kamar utama," kata Samuel, Jumat (22/7/2022).

Kemudian sekarang polisi akhirnya bisa menemukan rekaman CCTV tersebut.

Hal tersebut pun masih menjadi teka-teki bagi Samuel dan keluarga.

Meski demikian, Samuel berharap temuan rekaman CCTV ini bisa menjadikan kasus kematian Brigadir J menjadi terang benderang.

"Ternyata sekarang, entah darimana ketemu lagi, jadi ini suatu teka-teki begitu. Tapi mudah-mudahan, setelah ketemu bisa terang benderang semua ini persoalan. Biar selesai, kita pun sudah capek," kata dia. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Susno Duadji Minta Dokter Forensik yang Pertama Autopsi Brigadir J Diperiksa: Bila Perlu Nonaktifkan

S:Tribun Timur


Nama

Article,48,Berita,6035,Contact,4,Insight,7,Internasional,15,Nasional,6036,News,1145,Opini,5,Tips,8,Tips & Trick,3,Tutorial,3,
ltr
item
Pelitanews.co: Alasan Susno Duadji Desak Polri Periksa Dokter Forensik Brigadir J, Hasil & Kesaksian Keluarga Beda
Alasan Susno Duadji Desak Polri Periksa Dokter Forensik Brigadir J, Hasil & Kesaksian Keluarga Beda
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjFd1woJ_jRJ_Z3_gC5StVwaslhmouSH0-jtyjjNbdLVehTI-TdAS4W803pNkmDHVV7iGCw8THkU7StQ9geBbZFeNl1gDsgTc_of8jbB0i43jJLa9TCT6HujHvpTyoMyiiheicCrmkJwJKWJgLpYnfzTZ0MYcgKzQ6Tx13gUMRRBK3p1-UbNHKCFQ/w640-h358/Screenshot_2022-07-25-09-31-14-75_ed1fc2cbf5ed41bea1cf04e4fe2ed3a6.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjFd1woJ_jRJ_Z3_gC5StVwaslhmouSH0-jtyjjNbdLVehTI-TdAS4W803pNkmDHVV7iGCw8THkU7StQ9geBbZFeNl1gDsgTc_of8jbB0i43jJLa9TCT6HujHvpTyoMyiiheicCrmkJwJKWJgLpYnfzTZ0MYcgKzQ6Tx13gUMRRBK3p1-UbNHKCFQ/s72-w640-c-h358/Screenshot_2022-07-25-09-31-14-75_ed1fc2cbf5ed41bea1cf04e4fe2ed3a6.jpg
Pelitanews.co
https://www.pelitanews.co/2022/07/alasan-susno-duadji-desak-polri-periksa.html
https://www.pelitanews.co/
https://www.pelitanews.co/
https://www.pelitanews.co/2022/07/alasan-susno-duadji-desak-polri-periksa.html
true
4426408432908953892
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Oleh Beranda Halaman Postingan View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy