$type=grid$meta=0$readmore=0$snippet=0$count=3$show=home

Napoleon Tamp*r M Kece: Jangan Macam-macam Kau, Saya Polisi Aktif, Anak Buahku Banyak

PELITANEWS.CO - Terdakwa kasus dugaan kekerasan, Irjen Napoleon Bonaparte kedapatan menampar youtuber Mohamad Kece alias M. Kece sebelum ak...


PELITANEWS.CO
- Terdakwa kasus dugaan kekerasan, Irjen Napoleon Bonaparte kedapatan menampar youtuber Mohamad Kece alias M. Kece sebelum aksi kejadian pelumuran kotoran di rumah tahanan (rutan) Bareskrim Polri.

Kejadian itu diketahui saat jaksa penuntut umum (JPU) memutarkan barang bukti (barbuk) video rekaman CCTV ketika di lorong rutan yang memperlihatkan Napoleon yang memakai kaos hitam sedang berbincang dengan M Kece.

"Putarkan video barang bukti," kata JPU saat sidang di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Kamis (30/6).

JPU kemudian mengkonfirmasi setiap kejadian dari rekaman CCTV kepada dua saksi fakta yakni Herly Gusjati Riyanto dan Maulana Albert Wijaya warga rutan Bareskrim yang dihadirkan dalam persidangan.

Dari rekaman yang diputar, Herly membenarkan jika tamparan yang dilayangkan Napoleon kepada Kece terjadi diantara pukul 23.00 Wib-01.00 Wib, Agustus 2021. Diawali dengan perdebatan dialog antara mereka berdua.

Herly yang saat itu berada di kamar nomor 13, ketika melihat keramaian langsung keluar dan melihat jika Napoleon sudah di depan M. Kece dengan tatapan tajam. Meski tidak melihat secara langsung saat momen tamparan Napoleon kepada Kece.

"Di belakang pojok itu ada hexos yang cukup keras. Jadi perbincangan (antara M. Kece dengan Napoleon) saya kurang dengar," ujar Herly.

"Peristiwa tamparan ngeliat?" tanya JPU.

"Saya disini tidur, jadi pas rame saya baru keluar. Baru saya lihat," timpal Herly.

Dari rekaman CCTV yang diputar, nampak M. Kece yang sampai mundur beberapa langkah akibat tamparan Napoleon. Lalu, hanya terlihat dialog untuk selanjutnya M Kece dibawa ke luar.

"Iya dibawa keluar," tutur Herly yang juga terlihat dalam rekaman CCTV memakai baju merah dan putih.

Pada sidang sebelumnya, Irjen Napoleon Bonaparte sempat mengaku alasannya menampar M. Kece, karena dia sempat mengaku sebagai atheis. Hal itu diakui M. Kece saat sidang, Kamis (23/6).

"Ada pembicaraan apa sebelum terdakwa menampar?" tanya JPU.

"Pembicaraan, kamu jangan macam-macam ya.ateis," papar Kace.

"Hanya itu? Pertanyaan saya, dari jangka waktu 15:05-15:44 selain ada penamparan ada pembicaraan apa saja?" tanya JPU.

Lantas, M. Kece mengaku jika dirinya sempat diancam Napoleon atas kasus penistaan agama yang dilakukannya, hingga akhirnya ditahan di Rutan Bareskrim Polri.

"Jangan macam-macam kamu, saya polisi aktif, anak buah saya banyak," kata M. Kace sambil tirukan Napoleon.

Dakwaan Napoleon

Untuk diketahui, Jaksa Penuntut Umum (JPU) telah membacakan dakwaannya terhadap Napoleon, Kamis (31/4). Dimana Napoleon disebut turut menganiaya M. Kace dengan tinja manusia di Rutan Bareskrim Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan pada Agustus 2021.

Tidak hanya itu, Muhammad Kace juga diduga mengalami tindakan kekerasan dari Napoleon seperti pemukulan bersama-sama dengan terdakwa lainnya yakni Harmeniko alias Choky alias Pak RT, serta Dedy Wahyudi, Djafar Hamzah, dan Himawan Prasetyo.

Tindakan kekerasan tersebut selain fisik, M. Kece juga menerima perlakuan ketika mulutnya dilumuri kotoran tinja oleh Napoleon yang pada saat itu masuk ke dalam sel nya.

Atas perbuatan tersebut, Napoleon pun oleh JPU turut mendakwa dengan pasal 170 ayat 2 KUHP. Ayat 2 pasal itu menyebut pelaku penganiayaan dapat dipenjara maksimal hingga 7 tahun jika mengakibatkan luka pada korban.

Napoleon juga didakwa dengan pasal 170 ayat 1. Lalu, pasal 351 ayat 1 juncto Pasal 55 ayat (1) KUHP dan kedua Pasal 351 ayat (1) KUHP. Pasal 351 ayat 1 mengancam pelaku tindak pidana penganiayaan dengan ancaman hukuman paling lama dua tahun.

M. Kece Sempat Ngaku Ateis
"Jangan macam-macam kamu, saya polisi aktif, anak buah saya banyak," kata M. Kace sambil tirukan Napoleon.

Napoleon juga didakwa dengan pasal 170 ayat 1. Lalu, pasal 351 ayat 1 juncto Pasal 55 ayat (1) KUHP dan kedua Pasal 351 ayat (1) KUHP. Pasal 351 ayat 1 mengancam pelaku tindak pidana penganiayaan dengan ancaman hukuman paling lama dua tahun.

S:Merdeka


Nama

Article,48,Berita,6089,Contact,4,Insight,7,Internasional,17,Nasional,6090,News,1156,Opini,5,Tips,8,Tips & Trick,3,Tutorial,3,
ltr
item
Pelitanews.co: Napoleon Tamp*r M Kece: Jangan Macam-macam Kau, Saya Polisi Aktif, Anak Buahku Banyak
Napoleon Tamp*r M Kece: Jangan Macam-macam Kau, Saya Polisi Aktif, Anak Buahku Banyak
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEilBXwvJ-xF4Sxf8dOVbE6607_5z4gnE4gvAGq16VNhlNHqyIyD7a5ZtBbUvuuGu-rofVNj7QvQkKHTS3JXe-EMmWvffwazi9gvPdlLardOsyuEc7Fw2Vrhx1BDCVJYEv47HtJda46YLFjuEYi4_OBEAN_aj9B-Xw3pk3cbwS4VZs4QMWfc5awnUg/w640-h320/Screenshot_2022-06-30-14-42-19-49_ed1fc2cbf5ed41bea1cf04e4fe2ed3a6.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEilBXwvJ-xF4Sxf8dOVbE6607_5z4gnE4gvAGq16VNhlNHqyIyD7a5ZtBbUvuuGu-rofVNj7QvQkKHTS3JXe-EMmWvffwazi9gvPdlLardOsyuEc7Fw2Vrhx1BDCVJYEv47HtJda46YLFjuEYi4_OBEAN_aj9B-Xw3pk3cbwS4VZs4QMWfc5awnUg/s72-w640-c-h320/Screenshot_2022-06-30-14-42-19-49_ed1fc2cbf5ed41bea1cf04e4fe2ed3a6.jpg
Pelitanews.co
https://www.pelitanews.co/2022/06/napoleon-tampr-m-kece-jangan-macam.html
https://www.pelitanews.co/
https://www.pelitanews.co/
https://www.pelitanews.co/2022/06/napoleon-tampr-m-kece-jangan-macam.html
true
4426408432908953892
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Oleh Beranda Halaman Postingan View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy