$type=grid$meta=0$readmore=0$snippet=0$count=3$show=home

Doktrin Kelompok Khilafatul Muslimin Ternyata Sudah Merasuki 30 Sekolah, Ada Menteri Pendidikannya

PELITANEWS.CO - Kelompok Khilafatul Muslimin tengah menjadi sorotan usai aparat kepolisian memburu dan menangkap para pemimpin dan anggotan...


PELITANEWS.CO
- Kelompok Khilafatul Muslimin tengah menjadi sorotan usai aparat kepolisian memburu dan menangkap para pemimpin dan anggotanya.

Hingga berita ini diturunkan, kepolisian dari berbagai wilayah hukum kepolisian daerah (polda) yang tersebar di Indonesia telah menangkap 23 tersangka.

“Sampai saat ini Polri sudah melakukan penangkapan terhadap 23 tersangka,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan di Mabes Polri, Jakarta, seperti dilansir Kompas.com, Rabu (15/6/2022).

Rinciannya adalah enam tersangka ditangkap di Jawa tengah, lima tersangka ditangkap di Lampung, lima orang ditangkap di Jawa Barat, dan enam tersangka ditangkap di DKI Jakarta.

Salah seorang tersangka yang paling menjadi sorotan adalah pemimpin Khilafatul Muslimin, Abdul Qadir Hasan Baraja (AQ) yang ditangkap tim khusus Polda Metro Jaya di wilayah Bandar Lampung, Selasa (7/6/2022).

Abdul Qadir beserta 22 orang anggota kelompok Khilafatul Muslimin lain ditangkap dengan dugaan penyebaran ideologi khilafah untuk mengganti Pancasila, dan juga berita bohong yang berpotensi menimbulkan keonaran.

“Yang pengurus baru AQ tadi. Sedangkan yang lain lebih kepada orang-orang yang ikut konvoi. Dalam konvoi kendaraan yang mana konvoi tersebut menyebarkan selebaran terkait dengan ajakan khilafah,” ucap dia.


Tersebar di 30 Sekolah

Sosok tersangka lain yang menjadi sorotan adalah seorang pria berinisal AS yang diklaim sebagai Menteri Pendidikan Khilafatul Muslimin.

AS yang ditangkap di wilayah Mojokerto, Jawa Timur, pada Senin (13/6/2022) sekitar pukul 00.30 WIB bertanggung jawab dalam penyebaran ideologi khilafah.

"Dia berperan di bagian kewenangan doktrin-doktrin, kaitannya dengan khilafah, dia sebagai menteri pendidikan," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpandi.

Sehari-hari, AS bertugas untuk mendoktrin orang lain agar percaya bahwa khilafah harus menggantikan Pancasila sebagai ideologi di Tanah Air.

Selain itu, Zulpan menjelaskan bahwa AS juga turut menjadi penanggung jawab dari beberapa sekolah yang terafiliasi dengan Khilafatul Muslimin.

"Yang bersangkutan ini berperan dalam ormas Khilafatul Muslimin, khususnya dalam penyebaran khilafah, adalah bertanggung jawab untuk melakukan doktrinisasi," ungkap Zulpan.

Jumlah sekolah yang dinaungi oleh Khilafatul Muslimin melalui AS sebanyak 30 sekolah yang tersebar di sejumlah wilayah di Tanah Air.

"Kami mendapatkan data bahwa ada beberapa sekolah, hampir 30 sekolah yang sudah terafiliasi dengan ajaran khilafah," kata Zulpan.

Namun, Zulpan belum menjelaskan secara terperinci bentuk sekolah tersebut dan di mana saja lokasinya.

"Belum bisa saya sampaikan sekarang (terkait bentuk sekolahnya). Yang jelas itu sudah terafiliasi dengan Khilafatul Muslimin," tutur Zulpan.

"Artinya, pemahaman khilafah itu sudah didoktrin oleh tersangka AS."


Celah Hukum

Lalu, bagaimana bisa sebuah kelompok yang diduga menyebarkan ideologi khilafah untuk mengganti Pancasila dengan "bebas"?

Pengamat intelijen dan terorisme, Stanislaus Riyanta, memberikan padangan, khususnya terkait konvoi Khilafatul Muslimin.

Menurut Stanislaus, sebenarnya keompok ini merupakan 'efek' dari polarisasi yang muncul dalam pemilihan presiden 2014 dan 2019.

“Residu ini yang mereka maintain,” tutur Stanislaus, seperti dilansir Kompas.com.

Di sisi lain, kelompok ini juga semakin 'bebas' menyebarkan doktrinnya karena mereka melihat celah hukum dalam Undang-undang Organisasi Kemasyarakat (Ormas).

“Dalam UU tersebut, yang bisa ditindak adalah ormas yang terdafatar. Kalau mereka tidak terdaftar, apa yang bisa dibubarkan? Paling putusan pengadilan, terus kegiatan mereka dilarang,” ungkap Stanislaus.

Untuk itu, Stanislaus mengusulkan kepada pemerintah untuk merumuskan undang-undang perlindungan ideologi.

“Jika ada orang yang mengusung ideologi selain Pancasila, bisa ditindak,” tutur Stanislaus.

S:Tribun Medan



Nama

Article,48,Berita,5815,Contact,4,Insight,7,Internasional,14,Nasional,5816,News,1087,Opini,5,Tips,8,Tips & Trick,3,Tutorial,3,
ltr
item
Pelitanews.co: Doktrin Kelompok Khilafatul Muslimin Ternyata Sudah Merasuki 30 Sekolah, Ada Menteri Pendidikannya
Doktrin Kelompok Khilafatul Muslimin Ternyata Sudah Merasuki 30 Sekolah, Ada Menteri Pendidikannya
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjBVzgfjmWZtpmMk0PoSucPbATE4u_bsLZgt0aIs25TPGTVr8zk0P18F_ajGJsxHiQq4t1YN0R6NAwd5jIQXsKY4n0x2lUd7bE2VarDAnr2yKI5MVcdRQObo--Wajqf6Du1lZYt7AyJzuLE64HAtV_kReIfss_h995QpN5yDWbzzLNPgEN3fliypw/w640-h354/Screenshot_2022-06-15-12-32-25-17_ed1fc2cbf5ed41bea1cf04e4fe2ed3a6.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjBVzgfjmWZtpmMk0PoSucPbATE4u_bsLZgt0aIs25TPGTVr8zk0P18F_ajGJsxHiQq4t1YN0R6NAwd5jIQXsKY4n0x2lUd7bE2VarDAnr2yKI5MVcdRQObo--Wajqf6Du1lZYt7AyJzuLE64HAtV_kReIfss_h995QpN5yDWbzzLNPgEN3fliypw/s72-w640-c-h354/Screenshot_2022-06-15-12-32-25-17_ed1fc2cbf5ed41bea1cf04e4fe2ed3a6.jpg
Pelitanews.co
https://www.pelitanews.co/2022/06/doktrin-kelompok-khilafatul-muslimin.html
https://www.pelitanews.co/
https://www.pelitanews.co/
https://www.pelitanews.co/2022/06/doktrin-kelompok-khilafatul-muslimin.html
true
4426408432908953892
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Oleh Beranda Halaman Postingan View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy