$type=grid$meta=0$readmore=0$snippet=0$count=3$show=home

Ditolak PKS, DPR Ketok Palu Tindak Pidana Kekerasan S*ksual Sah Jadi UU

PELITANEWS.CO - RUU Tindak Pidana Kekerasan Seksual (RUU TPKS) akhirnya disahkan oleh DPR menjadi UU. Pengesahan diputuskan dalam rapat par...


PELITANEWS.CO
- RUU Tindak Pidana Kekerasan Seksual (RUU TPKS) akhirnya disahkan oleh DPR menjadi UU. Pengesahan diputuskan dalam rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPR Puan Maharani.

Rapat pengesahan diawali dengan laporan dari Wakil Ketua Baleg sekaligus Ketua Panja RUU TPKS, Willy Aditya.

"Ini adalah RUU yang berpihak dan berspektif kepada korban," kata Willy di Gedung DPR, Senayan, Selasa 12 April.

Puan Maharani kemudian meminta persetujuan kepada seluruh anggota dewan agar RUU TPKS disahkan menjadi UU.

"Selanjutnya kami menanyakan kepada setiap fraksi, apakah RUU TPKS dapat disetujui menjadi UU," tanya Puan.

"Setuju," jawab seluruh anggota dewan. Setelah itu, Puan mengetok palu persetujuan yang disambut tepuk tangan meriah.

Menteri PPPA Bintang Puspayoga dan Wamenkumham Edward Omar Sharif Hiraej hadir dalam pengesahan RUU TPKS sebagai perwakilan dari pemerintah.

Dalam rapat paripurna pengesahan, juga terlihat sejumlah perwakilan dari sejumlah lembaga seperti Koalis Perempuan Indonesia hingga Komnas Perempuan yang turut mengikuti proses panjang pengesahan RUU TPKS.

Pengesahan RUU TPKS ditolak Fraksi PKS, sementara 8 fraksi lainnya menyetujui RUU TPKS menjadi UU. Meski begitu, tak ada interupsi dari PKS saat paripurna.

RUU TPKS memuat 9 jenis kekerasan seksual yang diatur yakni pelecehan fisik, nonfisik, kekerasan berbasis elektronik, penyiksaan seksual, pemaksaan kontrasepsi, pemaksaan sterilisasi, eksploitasi seksual, pemaksaan perkawinan, dan perbudakan seks.

S:djawanews


Nama

Article,48,Berita,5488,Contact,4,Insight,7,Internasional,14,Nasional,5489,News,1000,Opini,5,Tips,8,Tips & Trick,3,Tutorial,3,
ltr
item
Pelitanews.co: Ditolak PKS, DPR Ketok Palu Tindak Pidana Kekerasan S*ksual Sah Jadi UU
Ditolak PKS, DPR Ketok Palu Tindak Pidana Kekerasan S*ksual Sah Jadi UU
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjvSnmo1d5NNG6SDs2KkOjTCViCWaFelL5Pccfo1HB-l91ro51wTVvi-cN4mwgrgbB_GhTdVSYol8vFPufxf1S7nR28lZ4pnpSukuCUmOmy8cpAR2TV55Fr6xugst1qyEkEC7NAvshg62hxrqi9cq-bgCIlvwvzPKtNoKYgcO1UriXNYOeFiy71Dg/w640-h358/Screenshot_2022-04-13-04-17-39-58.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjvSnmo1d5NNG6SDs2KkOjTCViCWaFelL5Pccfo1HB-l91ro51wTVvi-cN4mwgrgbB_GhTdVSYol8vFPufxf1S7nR28lZ4pnpSukuCUmOmy8cpAR2TV55Fr6xugst1qyEkEC7NAvshg62hxrqi9cq-bgCIlvwvzPKtNoKYgcO1UriXNYOeFiy71Dg/s72-w640-c-h358/Screenshot_2022-04-13-04-17-39-58.jpg
Pelitanews.co
https://www.pelitanews.co/2022/04/ditolak-pks-dpr-ketok-palu-tindak.html
https://www.pelitanews.co/
https://www.pelitanews.co/
https://www.pelitanews.co/2022/04/ditolak-pks-dpr-ketok-palu-tindak.html
true
4426408432908953892
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Oleh Beranda Halaman Postingan View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy