$type=grid$meta=0$readmore=0$snippet=0$count=3$show=home

Terindikasi Ada Pelanggaran HAM di Wadas, IPW: Copot Kapolda Jateng dan Kapolres Purworejo

PELITANEWS.CO - Kapolda Jawa Tengah, Irjen Ahmad Luthfi telah menarik 250 personel yang diterjunkan untuk mengawal proses pengukuran lahan ...


PELITANEWS.CO
- Kapolda Jawa Tengah, Irjen Ahmad Luthfi telah menarik 250 personel yang diterjunkan untuk mengawal proses pengukuran lahan di Desa Wadas, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo.

Kapolda Jateng memastikan tugas aparat kepolisian yang sebelumnya datang dengan senjata lengkap itu sudah selesai.

Meski demikian, Ketua Indonesia Police Watch (IPW) Sugeng Teguh Santoso mendesak Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri memeriksa Kapolda Jateng Irjen Ahmad Luthfi dan Kapolres Purworejo AKBP Fahrurozi.

"Bila terbukti ada pelanggaran prosedur yang dilakukan, maka Kapolri Listyo Sigit Prabowo harus mencopot Kapolda Jateng dan Kapolres Purworejo," kata Teguh dalam keterangannya, Sabtu (15/2).

Teguh menilai tindakan aparat kepolisian yang represif dengan menangkap 64 warga secara sewenang-wenang pada Selasa (8/2) merupakan pelanggaran hukum.

Hasil penelusuran investigasi IPW di Desa Wadas, melihat ada dalih pengamanan maupun upaya paksa dari Polda Jateng untuk menangkap warga, merupakan sejarah buruk dan pelanggaran HAM.

Menurut Teguh, hal ini sangatlah bertentangan dengan UUD 1945. Dalam Pasal 28B ayat 1 UUD 1945 disebutkan: "Setiap orang berhak atas pengakuan, jaminan, perlindungan, dan kepastian hukum yang adil serta perlakuan yang sama dihadapan hukum".

Pasal dalam UUD 1945 itu dimasukkan kembali dalam Pasal 3 ayat 2 Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia (HAM).

Bahkan UU HAM secara tegas menyatakan penangkapan seseorang tidak boleh sembarangan. Hal ini termaktub pada Pasal 34 yang berbunyi: "Setiap orang tidak boleh ditangkap, ditahan, disiksa, dikucilkan, diasingkan, atau dibuang secara sewenang-wenang".

Teguh menekankan, pelanggaran pada pasal ini terbukti dilakukan oleh Polda Jateng melalui kesewenang-wenangannya telah menangkap 64 warga Desa Wadas tidak bersalah.

Kendati, sehari kemudian mereka yang ditangkap dibebaskan, namun peristiwa pelanggaran ini menjadikan kegaduhan di masyarakat dan menjadikan citra Polri di masyarakat merosot.

Di samping melanggar UUD 1945 dan hak asasi manusia, Polda Jateng juga melanggar Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) melalui penangkapan yang massif dan terstruktur melalui kriminalisasi penduduk di Wadas tersebut.

"Padahal aparat kepolisian tahu betul untuk menangkap seseorang harus melalui prosedur yang diatur dalam perundang-undangan," kata Teguh.

Menurut Pasal 1 angka 20 KUHAP dijelaskan bahwa "Penangkapan adalah suatu tindakan penyidik berupa pengekangan sementara waktu kebebasan tersangka atau terdakwa apabila terdapat cukup bukti guna kepentingan penyidikan atau penuntutan dan atau peradilan dalam hal serta menurut cara yang diatur dalam undang-undang ini".

"Bahkan, dalam melakukan penangkapan itu, anggota kepolisian harus memiliki surat tugas dan surat perintah penangkapan," kata Teguh.

Penjelasan Umum angka 3 huruf b KUHAP disebutkan: "Penangkapan, panahanan, penggeledahan dan penyitaan hanya dilakukan berdasarkan perintah tertulis oleh pejabat yang diberi wewenang oleh undang-undang dan hanya dalam hal dan dengan cara yang diatur dengan undang-undang”.

Perlakuan Polda Jateng dalam melakukan penangkapan tersebut juga melanggar Peraturan Kapolri Nomor 14 Tahun 2011 tentang Kode Etik Profesi Polri. Dimana dalam Pasal 6 ayat 1 disebutkan bahwa setiap anggota Polri wajib menjaga keamanan dalam negeri yang meliputi terpeliharanya keamanan dan ketertiban masyarakat, tertib dan tegaknya hukum, terselenggaranya

perlindungan, pengayoman, dan pelayanan masyarakat serta terbinanya

ketentraman masyarakat dengan menjunjung tinggi hak asasi manusia.

Di samping bertentangan dengan Pasal 7 ayat 1 huruf c yang mengatakan, "Bahwa setiap anggota Polri wajib menjalankan tugas secara profesional, proporsional, dan prosedural".

Sementara pada Pasal 10 huruf a dan b dijelaskan bahwa setiap anggota Polri wajib menghormati harkat dan martabat manusia berdasarkan prinsip dasar hak asasi manusia dan menjunjung tinggi prinsip kesetaraan bagi setiap warga negara di hadapan hukum.

Oleh karena itu, IPW meminta Kapolri Jenderal Listyo Sigit untuk mencopot Kapolda Jateng dan Kapolres Purworejo terlebih dulu, kemudian diperiksa oleh Propam Polri terhadap pelanggaran UUD 1945, HAM dan KUHAP serta Perkap.

IPW juga mengusulkan agar DPR untuk membuat Panitia Khusus (Pansus) pelanggaran HAM Wadas serta penyelidikan menyeluruh dari Komnas HAM.

"Hal ini perlu dilakukan untuk perbaikan dan pembenahan di tubuh institusi Polri ke depan agar dicintai masyarakat," demikian Teguh.

S:rmoldkijakarta


Nama

Article,48,Berita,5815,Contact,4,Insight,7,Internasional,14,Nasional,5816,News,1087,Opini,5,Tips,8,Tips & Trick,3,Tutorial,3,
ltr
item
Pelitanews.co: Terindikasi Ada Pelanggaran HAM di Wadas, IPW: Copot Kapolda Jateng dan Kapolres Purworejo
Terindikasi Ada Pelanggaran HAM di Wadas, IPW: Copot Kapolda Jateng dan Kapolres Purworejo
https://blogger.googleusercontent.com/img/a/AVvXsEhETI0-PYxpm-r9Wu0WgFzB0_G7sjku0-3scnSbAMldSJ9D1U4DH7jnJNvFm6Fwri_d62rB87z4wiz0Vx2PoJUdf3h_NgGK5r_DDBJv6_JMM2utxwUsqw5zPc6Yf-gI-cA73DJZ1Vh7pA5W6OfyeJMxy0Ec4pyPoatksMBg_Yl6is7hJk_NnnFj7g=w640-h340
https://blogger.googleusercontent.com/img/a/AVvXsEhETI0-PYxpm-r9Wu0WgFzB0_G7sjku0-3scnSbAMldSJ9D1U4DH7jnJNvFm6Fwri_d62rB87z4wiz0Vx2PoJUdf3h_NgGK5r_DDBJv6_JMM2utxwUsqw5zPc6Yf-gI-cA73DJZ1Vh7pA5W6OfyeJMxy0Ec4pyPoatksMBg_Yl6is7hJk_NnnFj7g=s72-w640-c-h340
Pelitanews.co
https://www.pelitanews.co/2022/02/terindikasi-ada-pelanggaran-ham-di.html
https://www.pelitanews.co/
https://www.pelitanews.co/
https://www.pelitanews.co/2022/02/terindikasi-ada-pelanggaran-ham-di.html
true
4426408432908953892
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Oleh Beranda Halaman Postingan View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy