$type=grid$meta=0$readmore=0$snippet=0$count=3$show=home

Jenazah Korban Pemb*nuhan Dibawa ke Kantor Polisi, Kapolres Sorong Murka

PELITANEWS.CO - Insiden memegangkan terjadi di halaman Maporesta Sorong Kota, Senin 27 Desember 2021, sore. Kejadian tersebut saat sejumlah...


PELITANEWS.CO
- Insiden memegangkan terjadi di halaman Maporesta Sorong Kota, Senin 27 Desember 2021, sore. Kejadian tersebut saat sejumlah orang yang merupakan kerabat korban pembunuhan mendatangi Mapolresta Sorong kota dengan membawa serta jenazah korban pembunuhan Irfan Warfandu.

Kedatangan para kerabat korban dengan membawa jenazah tersebut membuat kaget piket Jaga SPKT Polresta Sorong kota. Adu mulut antara pihak kerabat korban dan Polisi tak terhindarkan saat Polisi meminta jenazah korban pembunuhan agar tidak di bawa ke dalam Markas Polisi.

Hal ini menurut Polisi seolah-olah keluarga korban tidak menghargai jenazah yang seharusnya setelah dibersihkan, langsung di bawa untuk di makamkan. Polisi menganggap kantornya bukan kamar jenazah atau rumah sakit.

Sementara pihak keluarga korban beralasan membawa jenazah korban ke Polresta Sorong kota untuk menyampaikan aspirasi mereka soal lambannya pihak Polsek Sorong Timur dalam menangani kasus tersebut untuk pengungkapan kasus.

Keributan di depan Pos SPKT Sorong Kota sontak membuat Kapolresta Sorong Kota AKBP Ary Nyoto Setiawan turun tangan dan menemui kerabat korban. Dengan tegas Kapolresta Sorong Kota menegur pihak keluarga korban dengan keras.

"Kalian tidak usah minta ke saya (penyelidikan dan pengungkapan kasus pembunuhan) itu sudah kerjaan (tugas) saya. Saya cari itu pelakunya pasti, ini kita proses, kita cari, tangkap, ini kita sedang kerja. Sebelum kalian datang ke sini, sejak anggota kita menerima laporan, kita sudah bekerja dari awal, kita kerja cepat dan korban kita antar ke rumah sakit, proses di TKP kita lakukan, semua kita kerja," ujar Kapolresta Sorong Kota AKBP Ary Nyoto Setiawan di hadapan kerabat korban.

Ary bahkan menyesalkan sikap warga atau kerabat korban yang tidak menghargai Jenazah yang seharusnya langsung di makamkan, malah di bawa ke kantor Polisi.

"Kalian lebih baik bawa jenazah ini untuk dimakamkan, kalian tidak menghargai jenazah, jangan jadi kebiasaan bawa-bawa jenazah ke kantor Polisi, kasihan itu jenazah sudah di bersihkan, di sholati, kan harusnya langsung di makamkan, ini tidak bagus cara-cara Kalian seperti ini dan jadi kebiasaan, apa-apa sedikit jenazah di bawa ke kantor Polisi. Itu tidak boleh," tuturnya.

Setelah mendapatkan penjelasan dari pihak kepolisian setempat, pihak keluarga korban langsung balik kanan dan membawa korban untuk di makamkan.

Kapolresta Sorong Kota, AKBP Ary Nyoto Setiawan kepada wartawan mengatakan pihaknya sejak awal mendapatkan laporan langsung bergerak untuk melakukan evakuasi jenazah, olah TKP dan terus melakukan penyelidikan.

"Awal kan (mendapat laporan) kita sudah langsung ke TKP. Sampai kita ambil itu, bawa jenazah dari pinggir sungai tadi, kita Evakuasi ke rumah sakit. Dan sudah di visum, dari hasil visum tadi diketahui ada 30 luka tusukan penganiayaan," ujarnya.

Kata Ary, pihaknya sudah bekerja sejak awal mendapatkan laporan penemuan mayat tersebut. Termasuk memeriksa saksi dan HP korban. Polisi juga menyebutkan terdapat 30 luka tusukan pada tubuh korban. Hal ini sesuai hasil visum pihak Rumah Sakit.

"Kita sudah mintai keterangan, sementara saksi yah, dari pihak keluarga, yakni adik korban yah, terkait tadi malam itu Saudara Irfan ini pamit kemana. Juga tadi kita lakukan pengecekan terhadap HP korban, memang hp korban itu nggak ada (saat olah TKP) jadi kita sudah minta ke keluarganya, nomor HP, lalu kita tindak lanjuti. Dari dugaan sementara, korban penganiayaan, jadi masih dugaan sementara yah, karena ada ditemukan tanda-tanda atau bekas lukanya banyak." ujarnya.

Ary meminta kepada masyarakat untuk mempercayakan kasus ini kepada pihak Kepolisian. Dan tetap tenang dan tidak terpengaruh dengan informasi atau provokasi dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

"Tetap kita kerja (penyelidikan) pengungkapan kasus ini, masyakarat intinya ini polisi sedang bekerja, ini bukan hal (kasus) biasa yah, sudah terkait dengan nyawa, jadi kita tidak membiarkan ini, pasti kita kerja dan kejar pelaku," tegas AKBP Ary Nyoto.

S:Okezone


Nama

Article,48,Berita,5761,Contact,4,Insight,7,Internasional,14,Nasional,5762,News,1072,Opini,5,Tips,8,Tips & Trick,3,Tutorial,3,
ltr
item
Pelitanews.co: Jenazah Korban Pemb*nuhan Dibawa ke Kantor Polisi, Kapolres Sorong Murka
Jenazah Korban Pemb*nuhan Dibawa ke Kantor Polisi, Kapolres Sorong Murka
https://blogger.googleusercontent.com/img/a/AVvXsEjdg4zjQUKkC0IhkDUevwPiCpJavtgNMru-R9dVvKKzWQiiBVYWGb5x146KjPcvpYgMsGaycvjk_qbW944aJSn-XvoOZGVL7NbpbUTRJ_a8GfYn15Fo21oGzQu07fJSGlBV7UCBMc12M_pTq6Xz8gqcnyTt1PlP9hvDUBLrHABDAuicdIXQBEvh7Q=w640-h348
https://blogger.googleusercontent.com/img/a/AVvXsEjdg4zjQUKkC0IhkDUevwPiCpJavtgNMru-R9dVvKKzWQiiBVYWGb5x146KjPcvpYgMsGaycvjk_qbW944aJSn-XvoOZGVL7NbpbUTRJ_a8GfYn15Fo21oGzQu07fJSGlBV7UCBMc12M_pTq6Xz8gqcnyTt1PlP9hvDUBLrHABDAuicdIXQBEvh7Q=s72-w640-c-h348
Pelitanews.co
https://www.pelitanews.co/2021/12/jenazah-korban-pembnuhan-dibawa-ke.html
https://www.pelitanews.co/
https://www.pelitanews.co/
https://www.pelitanews.co/2021/12/jenazah-korban-pembnuhan-dibawa-ke.html
true
4426408432908953892
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Oleh Beranda Halaman Postingan View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy