$type=grid$meta=0$readmore=0$snippet=0$count=3$show=home

Diserang Anggota F*I dan Senjata Direbut, Terdakwa Briptu Fikri Ramadhan: Kejadiannya Sangat Cepat

PELITANEWS.CO - Briptu Fikri Ramadhan, terdakwa kasus dugaan pembunuhan di luar hukum alias unlawful killing, memeragakan situasi perebutan...


PELITANEWS.CO
- Briptu Fikri Ramadhan, terdakwa kasus dugaan pembunuhan di luar hukum alias unlawful killing, memeragakan situasi perebutan senjata dalam insiden yang menewaskan 4 anggota Front Pembela Islam (FPI).

Hal itu dilakukan Fikri dalam sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Fikri duduk sebagai saksi mahkota dalam sidang ini.

Fikri menjelaskan, mulanya dia sedang melakukan interogasi kepada 4 anggota FPI, seraya menuju Mapolda Metro Jaya.

Saat menginterogasi, ia mengaku diserang dan dianiaya oleh anggota FPI yang juga berupaya merebut senjata api yang berada dalam penguasaannya.

"Saat saya sedang interograsi, saya sedang periksa HP-nya, tanpa saya sadari yang mulia, saya dianiaya dan diserang," ungkap Fikri kepada majelis hakim dalam persidangan, Selasa (7/12/2021).

Fikri mengatakan, kejadian tersebut berlangsung secara cepat, bahkan tak lebih dari 5 menit.

Dia mengaku, saat itu anggota FPI yang duduk berada di belakangnya langsung mencekik dan menjambak rambutnya.

Di dalam mobil itu, Fikri duduk di bangku tengah, sedangkan kedua terdakwa lain, yakni Ipda M Yusmin Ohorella bertindak sebagai sopir, dan almarhum Ipda Elwira Priadi duduk di kursi depan, dan para korban duduk di samping dan belakang Fikri.

"Ketika saya dicekik dalam keadaan saya tidak bisa bernapas, di saat bersamaan yang di sisi sebelah kanan saya mengambil senjata saya."

"Lalu yang di belakang ini menjambak dan memukul saya."

Briptu Fikri Ramadhan, terdakwa kasus dugaan pembunuhan di luar hukum alias unlawful killing, memeragakan situasi perebutan senjata dalam insiden yang menewaskan 4 anggota Front Pembela Islam (FPI).

"Dalam keadaan itu saya berteriak 'bang senjata saya bang, senjata saya'. Karena pada saat dicekik, kedua tangan saya menarik tangan dia," beber Fikri.

Saat itu, kata dia, terdengar letupan senjata dari arah kursi depan, yang dilakukan oleh Ipda Elwira.

Fikri menyatakan, letupan senjata itu berbunyi sebanyak kurang lebih empat kali, yang mengarah ke anggota FPI.

Kendati begitu, dirinya tidak mengetahui secara pasti sasaran dari tembakan itu, dia hanya dapat memastikan Elwira mengarahkan ke kanan dan belakang tengah.

"Pada saat saya berteriak minta tolong, saya tidak paham situasi saat itu, saya mendengar ada tembakan ke arah kanan."

"Lalu tengah belakang saya ini ditembak, lalu belakang mengambil senjata yang mulia, sangat cepat," jelasnya.

Mendengar penjelasan itu, lantas jaksa penuntut umum (JPU) meminta Fikri memeragakan kondisi yang terjadi saat itu.

Sebab, jaksa merasa heran, jika memang Fikri tidak mengetahui siapa yang menarik pelatuk pistolnya dan arah menembaknya itu, kenapa tembakan tersebut tepat menuju di bagian dada kiri para anggota FPI?

Hal itu ditanyakan kepada Fikri, sebab dalam insiden ini, hanya Fikri yang diketahui terlibat dalam penembakan, bersama Elwira yang sudah meninggal dunia.

Sedangkan terdakwa Yusmin, saat kejadian merupakan orang yang mengendarai kendaraan.

"Saya enggak paham tangan siapa yang menarik pelatuk."

"Saudara memberikan keterangan di sini senjata berhasil direbut oleh terdakwa saksi, lalu berbalik arah."

"Ada keterangan yang berbeda, saya ingin tanya, berbalik badan yang bagaimana yang sudara terangkan?" Tanya jaksa.

"Ketika yang akhir itu tangannya sudah tidak lagi merampas senjata saya, saya merasa sudah tidak ada lagi pegangan terhadap senjata, baru saya memastikan untuk berbalik badan."

"Berbalik badan itu memastikan bahwasanya saya melihat sudah ada yang tertembak," jawab Fikri.

"Tolong saudara praktikka cara berbaliknya bagaimana, di persidangan yang terbuka untuk umum ini," pinta jaksa.

Fikri lantas memeragakan bagaimana situasi yang terjadi di dalam mobil, saat dirinya dianiaya dan diserang, hingga direbut senjatanya oleh anggota FPI.

Berdasarkan pantauan Tribunnews di ruang sidang, Fikri mempragakannya seorang diri. Dia menjelaskan secara bertahap satu per satu, dan tak terpotong-potong.

Hal itu dilakukan mulai dari dirinya merasa dicekik, lalu dijambak, hingga adegan saat senjatanya direbut. Saat itu juga kata dia, terdengar suara letupan tembakan.

Namun, saat sudah tidak dalam tekanan dari anggota FPI, ia langsung menoleh ke belakang untuk memastikan keadaan para anggota FPI, dan ternyata kata dia, seluruhnya sudah meninggal dunia.

"Karena yang di tengah sudah ditembak Elwira, karena pada saat senjata sudah ditarik ke sana (kanan belakang), saya berusaha melepaskan."

"Senjata masih ditarik ke belakang kanan, ditarik juga ke yang belakang kiri, selesai, juga tidak ada yang berusaha menarik tangan saya."

"Lalu saya balik badan, saya amankan (sambil setengah berdiri ke belakang)."

"Mohon izin ibu (jaksa), saya menjelaskan pada saat saya berbalik badan, sudah tidak ada lagi yang mengganggu senjata saya," terangnya. (Rizki Sandi Saputra)

S:Wartakota


Nama

Article,48,Berita,4369,Contact,4,Insight,7,Internasional,10,Nasional,4370,News,718,Opini,5,Tips,8,Tips & Trick,3,Tutorial,3,
ltr
item
Pelitanews.co: Diserang Anggota F*I dan Senjata Direbut, Terdakwa Briptu Fikri Ramadhan: Kejadiannya Sangat Cepat
Diserang Anggota F*I dan Senjata Direbut, Terdakwa Briptu Fikri Ramadhan: Kejadiannya Sangat Cepat
https://blogger.googleusercontent.com/img/a/AVvXsEhXy4FCwwpvXuVO1HJr3ZwbjYsT2XLUlgSoMm4eyJNR3f-xS7Ew4ILBWxw6TMiFuVAp9Q-LpHEvyUfDjyqjh3YyNEQ_cLNJRzxVWOz8AJfFrl2Nk67amoRkbi3UTWYY4D_HyFzDuIHEdAx5s6ID67RLL7DR_Y7-t7pSh1AWQuM7XT9KOYihGO2bEQ=w640-h358
https://blogger.googleusercontent.com/img/a/AVvXsEhXy4FCwwpvXuVO1HJr3ZwbjYsT2XLUlgSoMm4eyJNR3f-xS7Ew4ILBWxw6TMiFuVAp9Q-LpHEvyUfDjyqjh3YyNEQ_cLNJRzxVWOz8AJfFrl2Nk67amoRkbi3UTWYY4D_HyFzDuIHEdAx5s6ID67RLL7DR_Y7-t7pSh1AWQuM7XT9KOYihGO2bEQ=s72-w640-c-h358
Pelitanews.co
https://www.pelitanews.co/2021/12/diserang-anggota-fi-dan-senjata-direbut.html
https://www.pelitanews.co/
https://www.pelitanews.co/
https://www.pelitanews.co/2021/12/diserang-anggota-fi-dan-senjata-direbut.html
true
4426408432908953892
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Oleh Beranda Halaman Postingan View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy