$type=grid$meta=0$readmore=0$snippet=0$count=3$show=home

MA Potong Hukuman RSQ Jadi 2 Tahun Penjara di Kasus Swab RS Ummi

PELITANEWS.CO - Mahkamah Agung (MA) memotong hukuman Rizieq terkait kasus data swab di RS Ummi. Rizieq mendapat potongan 2 tahun penjara. &...


PELITANEWS.CO
- Mahkamah Agung (MA) memotong hukuman Rizieq terkait kasus data swab di RS Ummi. Rizieq mendapat potongan 2 tahun penjara.

"Mengenai pidana yang dijatuhkan kepada terdakwa menjadi pidana penjara selama 2 tahun," bunyi petikan amar kasasi Mahkamah Agung, Senin (15/11). Juru bicara MA Andi Samsan Nganro membenarkan soal putusan tersebut.

Majelis Kasasi diketuai oleh Suhadi dengan hakim anggota Soesilo dan Suharto. Vonis diketok pada hari ini, Senin 15 November 2021.

Rizieq sebelumnya divonis 4 tahun penjara terkait perkara data swab di RS Ummi. Dengan adanya potongan itu, hukumannya tinggal 2 tahun penjara.

Hakim meyakini Rizieq terbukti bersama-sama Hanif Alatas dan Andi Tatat menyebarkan berita bohong dengan sengaja yang menimbulkan keonaran di masyarakat.


Habib Rizieq dinilai terbukti dalam perbuatan sebagaimana dakwaan Pertama primer yakni Pasal 14 ayat (1) UU RI Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Perkara ini terkait dengan kondisi kesehatan Rizieq yang disebut pernah terinfeksi COVID-19 beberapa waktu lalu.

Kasus ini bermula pada 12 November ketika MER-C menerima surat Habib Rizieq yang meminta pendampingan dan pemeriksaan kesehatannya dan keluarga. Kemudian MER-C menugaskan dr Hadiki Habib dan dr Tonggo Meaty Fransisca.

Selanjutnya pada 23 November 2020, dr Hadiki menerima telepon dari Hanif Alatas. Saat itu, Hanif Alatas mengabari kondisi Rizieq yang mudah lelah dan agak meriang. Hadiki kemudian datang bersama dr Tonggo serta perawat Ita Muswita ke kediaman Rizieq di Perumahan Mutiara Sentul, Bogor.

Pada hari yang sama, dr Hadiki, Tonggo, dan Ita datang membawa perlengkapan medis standar pemeriksaan pasien diduga terpapar COVID-19. Swab test antigen pun dilakukan kepada Rizieq dan istrinya, Syarifah Fadhlun Yahya. Hasilnya, keduanya dinyatakan reaktif dan direkomendasikan dirawat. Rizieq memilih dirawat di RS UMMI.

Pada 24 November 2020 sekitar 21.00 WIB, Habib Rizieq dan istri berangkat ke RS UMMI ditemani Hadiki, Tonggo, dan Ita Muswita. Sampai di sana, Habib Rizieq langsung masuk ke RS UMMI tanpa melalui IGD karena dinilai merupakan pasien yang punya privilege.

Kemudian pukul 23.00 WIB, dr Merina Mayarkartiva sebagai dokter penanggung jawab dari RS UMMI bertemu Hadiki. Kemudian Hadiki menjelaskan soal tahapan medis yang sudah dilakukan terhadap Rizieq. 

Merina pun memeriksa Rizieq dan istrinya dengan metode pemeriksaan wawancara, radiologi, dan penunjang lainnya seperti cek lab.

Berdasarkan hasil pemeriksaan Rizieq didiagnosis mengidap pneumonia COVID-19 atau infeksi paru-paru karena COVID-19 sebagaimana tercatat dalam rekam medis RS UMMI Bogor. 

Kemudian Rizieq dan istri dirawat di kamar President Suite RS UMMI lantai 5. Lantai 5 RS UMMI khusus merawat pasien COVID-19.

Pada 26 November 2020, Rizieq menjalani swab PCR oleh tim MER-C. Sampel swab PCR Rizieq yang diambil tim MER-C pada 27 November dicek di lab Departemen Patologi Klinik RSCM, Jakarta. Hasilnya keluar sehari setelahnya, 28 November 2020, dengan status positif COVID-19.

Menurut hakim, selama dirawat hingga pulang, muncul sejumlah pemberitaan terkait kondisi Rizieq di media sosial. Rizieq, Hanif Alatas, dan Andi Tatat kemudian menyampaikan kabar soal kondisi kesehatan tersebut. Yakni bahwa kondisi Rizieq sehat.

Namun, hakim meyakini bahwa hal itu merupakan kabar bohong. Sebab, kondisi Rizieq merupakan pernyataan pasien, bukan dokter. Adanya penyiaran berita bohong itu, hakim pun meyakini telah timbul keonaran di masyarakat.

S:Kumparan


Nama

Article,48,Berita,3887,Contact,4,Insight,7,Internasional,10,Nasional,3888,News,577,Opini,5,Tips,8,Tips & Trick,3,Tutorial,3,
ltr
item
Pelitanews.co: MA Potong Hukuman RSQ Jadi 2 Tahun Penjara di Kasus Swab RS Ummi
MA Potong Hukuman RSQ Jadi 2 Tahun Penjara di Kasus Swab RS Ummi
https://blogger.googleusercontent.com/img/a/AVvXsEgF-apAjsTsV6eumxmGIgB4_Tj4vBYeTyZ3Wydrc6SNV0wueXw_SJ8WDQhLCldxwBLRP4zGhSvmbg3J5CYaRmUdcDXJy22Y_xjW2i-T0K1aFRfPTNKFGGV5aOteibh9vEBig_OOieZQUQrDGwKa3quAXLNNzh9PLy4icn4t70T_KYA1KPXkqaQUmw=w640-h352
https://blogger.googleusercontent.com/img/a/AVvXsEgF-apAjsTsV6eumxmGIgB4_Tj4vBYeTyZ3Wydrc6SNV0wueXw_SJ8WDQhLCldxwBLRP4zGhSvmbg3J5CYaRmUdcDXJy22Y_xjW2i-T0K1aFRfPTNKFGGV5aOteibh9vEBig_OOieZQUQrDGwKa3quAXLNNzh9PLy4icn4t70T_KYA1KPXkqaQUmw=s72-w640-c-h352
Pelitanews.co
https://www.pelitanews.co/2021/11/ma-potong-hukuman-rsq-jadi-2-tahun.html
https://www.pelitanews.co/
https://www.pelitanews.co/
https://www.pelitanews.co/2021/11/ma-potong-hukuman-rsq-jadi-2-tahun.html
true
4426408432908953892
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Oleh Beranda Halaman Postingan View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy