$type=grid$meta=0$readmore=0$snippet=0$count=3$show=home

Dipicu Masalah Sepele, Foto AKBP Dermawan Dikeroyok Anggota Pemuda Pancasila Viral, Petinggi Polda Metro Geram Lihat Kondisinya Sekarang

PELITANEWS.CO - Foto AKBP Dermawan Karosekali menjadi korban arogansi anggota Pemuda Pancasila (PP) yang melakukan demonstrasi di depan Ged...


PELITANEWS.CO
- Foto AKBP Dermawan Karosekali menjadi korban arogansi anggota Pemuda Pancasila (PP) yang melakukan demonstrasi di depan Gedung DPR/MPR, Kamis (25/11/2021) sore bikin geram. 

Kabagops Ditlantas Polda Metro Jaya itu dikeroyok anggota PP gegara dipicu masalah sepele. Petinggi Polda Metro Jaya geram usai melihat kondisi perwira menengah Polri itu.

Awalnya, Pemuda Pancasila menggelar aksi unjuk rasa dengan tuntutan permintaan maaf dari politikus PDI Perjuangan Junimart Girsang. 

Turunnya massa Pemuda Pancasila ke jalan ini bermula dari pernyataan Junimart Girsang yang mengomentari terkait bentrokan Pemuda Pancasila Vs Forum Betawi Rempug (FBR) di Ciledug, Kota Tangerang, Jumat (19/11) lalu. 

Junimart meminta Kemendagri mulai mengingatkan kedua ormas tersebut lantaran kerap meresahkan masyarakat dengan bentrok di jalanan.

Junimart Girsang mengeluarkan pernyataan pada Sabtu (20/11/2021), "Apabila masih tetap menimbulkan keresahan di masyarakat tentu Kemendagri bisa mencabut izin dari ormas itu atau tidak memperpanjang perizinannya. Ini sudah pernah dilakukan oleh Kemendagri dengan tidak memperpanjang izin ormas FPI, dll. 

Pemerintah harus tegas apalagi di masa pandemi ini kita fokus terhadap pencegahan, penyebaran virus Covid-19 dan pemulihan ekonomi."

Pernyataan Junimart Girsang sudah memicu kemarahan petinggi Pemuda Pancasila. Mereka menuntut Junimart Girsang meminta maaf di seluruh media cetak, online dan televisi.

AKBP Dermawan Karosekali menjadi korban arogansi anggota Pemuda Pancasila (PP) yang melakukan demonstrasi di depan Gedung DPR/MPR, Kamis (25/11/2021).

Tanpa menunggu lama, Junirmart Girsang segera menyadari kasalahannya. Dia menyampaikan permintaan maaf secara terbuka di depan awak media. 

Sekalipun begitu, Pemuda Pancasila tetap turun ke jalan. Ratusan anggota Pemuda Pancasila menggeruduk DPR untuk menuntut maaf secara langsung dari Junimart Girsang.

Pada mulanya, aksi demonstrasi Pemuda Pancasila berjalan kondusif. Namun, menjelang sore hari, massa mulai ricuh. Massa memaksa masuk ke gedung DPR untuk bertemu dengan Junimart hingga akhirnya sebagian ricuh di Jl Gatot Subroto dan mengeroyok Kabagops Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Dermawan Karosekali.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Polisi Sambodo Purnomo Yogo marah setelah mendapat info ada anggotanya yang dipukuli massa dari Organisasi Pemuda Pancasila saat menggelar unjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR RI, Jakarta.

"Siapa yang pukul anak buah saya? Sini...kalian sini. Saya komandannya. Siapa yang pukul anak buah saya?" bentak Sambodo di tengah kerumunan massa, Kamis sore. Sambodo meluapkan marahnya ke arah mobil komando Pemuda Pancasila. Ia pun terlihat geram seraya mengacungkan telunjuknya ke arah mobil pengeras suara.

Salah satu anggota Pemuda Pancasila yang berada di mobil pengeras suara pun menanggapi amarah Sambodo. "Jangan kasar dengan kami, Pak," kata anggota Pemuda Pancasila tersebut seperti dikutip dari Antara.

Sebelumnya, Kamis sekitar pukul 16.45 WIB, Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Hengki Haryadi menemui massa. Hengki naik ke atas mobil komando dan berbicara di hadapan massa Pemuda Pancasila melalui pengeras sura.

Awalnya, Hengki menjelaskan bahwa di masa pandemi Covid-19 ini kegiatan yang mengundang kerumunan dibatasi. Meski begitu, polisi tetap memberikan pelayanan kepada massa untuk menyampaikan pendapatnya, namun yang terjadi, massa ricuh dan bahkan melukai polisi.

Dengan nada tinggi, Hengki kemudian menjelaskan bahwa seorang perwira polisi terluka karena dikeroyok Pemuda Pancasila. Hengki pun mempertanyakan tujuan massa demo di DPR.

"Perwira kami, AKBP, dikeroyok luka-luka, apakah itu tujuan rekan-rekan datang kemari? Melawan kami, mengeroyok kami yang mengamankan rekan-rekan. Saya minta pimpinan aksi ini bertanggung jawab. Perwira menengah. Perwira menengah dikeroyok, padahal beliau mengamankan kegiatan ini," tutur Hengki dengan nada tinggi.

Hengki menyayangkan aksi Pemuda Pancasila yang berakhir ricuh. Hengki kembali meminta koordinator aksi bertanggung jawab atas pengeroyokan terhadap seorang perwira polisi itu.

"Sekali lagi saya minta koordinator kegiatan ini segera menyerahkan, jangan aksi rekan dinodai dengan kegiatan yang justru melawan hukum. Kami yang melayani rekan-rekan, mengamankan, justru dipukuli dikeroyok. Apakah ini tujuan kalian datang kemari?," kata Hengki dengan nada tinggi.

Hengki kemudian kembali meminta agar penanggung jawab aksi menyerahkan pelaku pengeroyokan. Hengki mengancam akan melakukan upaya paksa jika Pemuda Pancasila tak segera menyerahkan pelaku pengeroyokan.

"Anggota kami luka-luka, apakah kami tadi keras sama Anda atau menghalangi kegiatan saudara? Saya minta tadi saksi yang melihat menyerahkan, hukum harus ditegakkan," tegas Hengki lagi.

"Saya bersahabat dengan ketua Pemuda Pancasila Jakpus, tapi justru anggota kami dianiaya oleh rekan-rekan sendiri. Saya minta diserahkan atau kami kejar," lanjut Hengki.

Kabag Operasional Direktorat Lalulintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya AKBP Dermawan Karosekali yang menjadi korban pengeroyokan massa Pemuda Pancasila (PP) di depan Gedung DPR/DPD/MPR menderita luka berat dan dirawat intensif di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo mengatakan, berdasarkan pemeriksaan tim dokter RS Polri Kramat Jati, Dermawan menderita luka di bagian kepala, sekujur tubuh dan luka robek pada perut.

"Luka hematoma akibat trauma benda tumpul di sekujur tubuhnya, terutama di kepala. Ada juga luka robek di perut dan terjadi penurunan tingkat kesadaran," kata Sambodo di RS Polri Kramat Jati, Jakarta, Kamis.

Untuk saat ini, dia belum dapat memastikan luka robek pada perut tersebut akibat senjata tajam atau bukan karena masih menunggu pemeriksaan tim dokter RS Polri Kramat Jati.

Sambodo mengemukakan saat ini kondisi Dermawan stabil dan dalam penanganan medis tim dokter RS Polri Kramat Jati.

"Kita masih menunggu hasil visum dari dokter. Namun saat ini kondisinya sudah semakin stabil ,sudah dalam perawatan dan terus kita periksa dan CT scan segala macamnya," ujar Sambodo.

Dia sangat menyesalkan adanya pengeroyokan oleh oknum ormas tersebut. Terlebih pihak Kepolisian sudah bersikap persuasif mengamankan demo.

"Terbukti tadi setelah diadakan pemeriksaan dan penggeledahan dan penangkapan ada senjata tajam, tongkat golf dan segala macam," kata Sambodo. Itu bukan alat untuk unjuk rasa. "Kan ini lucu. Ini mau unjuk rasa apa mau perang," kata Sambodo.

Foto AKBP Dermawan Karosekali yang terbaring lemah di ranjang RS Polri bikin geram petinggi Polda Metro Jaya. Polisi langsung bergerak cepat menangkap para tersangka anggota Pemuda Pancasila.

Kamis malam, polisi menetapkan 15 tersangka kasus kepemilikan senjata tajam. Tidak lama berselang, polisi menangkap 1 orang Pemuda Pancasila yang ikut mengeroyok Dermawan. Pelaku saat ini masih diperiksa intensif di Polda Metro Jaya.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan menjelaskan pengeroyokan terhadap AKBP Dermawan Karosekali terjadi saat perwira polisi itu mencoba menahan massa Pemuda Pancasila yang memaksa masuk gedung DPR.

"Mereka mencoba memaksa masuk ke dalam (gedung DPR). Melihat ada anggota polisi yang berjaga, langsung menyerang," kata Zulpan di kompleks DPR, Kamis (25/11/2021).

Zulpan mengatakan polisi masih melakukan pendalaman lebih lanjut terkait penyebab AKBP Dermawan Karosekali dikeroyok massa Pemuda Pancasila.

"Nanti akan kita dalami (penyebab AKBP Dermawan Karosekali dikeroyok). Tentunya ini kan gedung Dewan, kan ada etika. Kemudian dalam rangka penyampaian aspirasi juga akan diakomodasi setelah dikoordinasikan dengan pihak dalam. Tak bisa semaunya," ujar Zulpan.

S:Fotokita


Nama

Article,48,Berita,3887,Contact,4,Insight,7,Internasional,10,Nasional,3888,News,577,Opini,5,Tips,8,Tips & Trick,3,Tutorial,3,
ltr
item
Pelitanews.co: Dipicu Masalah Sepele, Foto AKBP Dermawan Dikeroyok Anggota Pemuda Pancasila Viral, Petinggi Polda Metro Geram Lihat Kondisinya Sekarang
Dipicu Masalah Sepele, Foto AKBP Dermawan Dikeroyok Anggota Pemuda Pancasila Viral, Petinggi Polda Metro Geram Lihat Kondisinya Sekarang
https://blogger.googleusercontent.com/img/a/AVvXsEg00Xjsd4vfbteS8f0QSe_ljlrT4jiVKL0MdLeN2i_Ym52xJIT47LkkEws4AJR4jNY7XRoaXgmAR19Pzqok_AH3T1BWKuFPdqdHIJaYcfWcVNyLrmxXIG_m8cbGzfbQiEUxxbq7yq_ugtgiJxkOpugMl0dHo8iKYW0A-doFa9lh_H5j_qEDyXraHw=w640-h422
https://blogger.googleusercontent.com/img/a/AVvXsEg00Xjsd4vfbteS8f0QSe_ljlrT4jiVKL0MdLeN2i_Ym52xJIT47LkkEws4AJR4jNY7XRoaXgmAR19Pzqok_AH3T1BWKuFPdqdHIJaYcfWcVNyLrmxXIG_m8cbGzfbQiEUxxbq7yq_ugtgiJxkOpugMl0dHo8iKYW0A-doFa9lh_H5j_qEDyXraHw=s72-w640-c-h422
Pelitanews.co
https://www.pelitanews.co/2021/11/dipicu-masalah-sepele-foto-akbp.html
https://www.pelitanews.co/
https://www.pelitanews.co/
https://www.pelitanews.co/2021/11/dipicu-masalah-sepele-foto-akbp.html
true
4426408432908953892
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Oleh Beranda Halaman Postingan View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy