$type=grid$meta=0$readmore=0$snippet=0$count=3$show=home

Risma Sindir Anies, Data Baru 40 Persen Minta BST Dicairkan, Kalah Sama Papua sudah 100 Persen

PELITANEWS.CO - Pencairan bantuan sosial tunai (BST) di DKI Jakarta belum bisa dicairkan oleh Kementrian Sosial. Keterlambatan pencairan BS...


PELITANEWS.CO
- Pencairan bantuan sosial tunai (BST) di DKI Jakarta belum bisa dicairkan oleh Kementrian Sosial.

Keterlambatan pencairan BST kepada masyarakat ini terkait masalah data penerima.

Mengetahui hal ini, Kepala Dinas Sosial DKI Jakarta Premi Lasari mengatakan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sudah menyurati Mensos Tri Rismaharini.

Dalam surat tersebut Anies meminta Tri Rismaharini memberikan data yang valid tentang penerima BST agar segera dicairkan.

Rupanya permintaan Anies Baswedan ini dibalas sindiran oleh Menteri Sosial Tri Rismaharini.

Ia malah membeberkan soal perbaikan data penerima bantuan sosial tunai (BST) di Provinsi DKI Jakarta.

Risma menyebut DKI baru melakukan 40 persen perbaikan data penerima BST.

"Akhirnya kita perintahkan (tim Kemensos) turun. Silakan kalau memang mau ada tambahan dan memang daerah buanyak sekali yang menyampaikan tambahan," kata Risma di kantornya, Selasa (3/8/2021).

Dia mengatakan semenjak menjadi Mensos, dirinya sudah meminta kepada daerah-daerah untuk membetulkan data.

"Jadi ada kurang lebih 14 juta data yang dibetulkan oleh daerah. Ada yang daerah aktif ada yang daerah tidak aktif. Kenapa saya kembalikan, sesuai dengan UU Nomor 13 Tahun 2011 bahwa data tentang fakir miskin itu berasal dari daerah. Jadi saya kembalikan sesuai dengan UU Nomor 13 Tahun 2011," katanya.

Dia mencontohkan beberapa daerah sudah melakukan beberapa perbaikan data penerima bansos.

"Papua, jangan dikira Papua jauh di sana tidak memperbaiki. Ada satu daerah yang kabupaten yang sudah memperbaiki data 100 persen. Dan kenapa Papua sebelumnya tahun 2020 hanya menerima sekitar 15 ribu orang tapi di 2021 menerima 28 ribu orang, jadi artinya naik 100 persen," kata Risma.

"Karena bisa naik karena kami betulkan. Kalau masih ingat yang padan yang sama Kita hapus sehingga itu bisa dimanfaatkan oleh daerah untuk usulan baru," pungkasnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Sosial DKI Jakarta Premi Lasari mengatakan kurang lebih ada 99.450 penerima bantuan sosial tunai (BST) yang tertunda pencairannya karena masalah data dari Kementerian Sosial.

Dia mengatakan, keluarga penerima manfaat (KPM) tidak bisa segera menerima bansos tunai karena data dobel sehingga Dinsos DKI memutuskan untuk menunda pencairan BST.

"(Tertunda) Karena masih ada data dobel 99.450 KPM itu data dobel dari Kementerian Sosial, sehingga kami tidak bisa memberikan uang tersebut sebelum ada validasi data," kata Premi dalam acara webinar, Jumat (30/7/2021)

Premi menjelaskan, Pemprov DKI Jakarta menanggung sebanyak 1.007.379 Kepala Keluarga untuk diberikan bantuan sosial.

Namun saat ini hanya 907.929 Kepala Keluarga yang sudah bisa menikmati pencairan BST tahap 5 dan 6.

Karena kekeliruan data tersebut, Premi menyebut Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan langsung menyurati Menteri Sosial Tri Rismaharini untuk meminta data yang valid agar bisa segera dicairkan.

"Pak Gubernur (Anies) sudah bersurat kepada Ibu Mensos (Risma) untuk meminta kepastian data by name by address siapa saja yang mendapat BST Kemensos sehingga kami akan lakukan pemadanan data," ucap Premi.

Premi mengatakan, Pemprov DKI Jakarta sudah siap melakukan pencairan segera apabila data dari Kemensos sudah cukup jelas.

Karena proses pencairan BST tidak memakan waktu lama ke rekening Bank DKI masing-masing penerima yang sudah dibagikan pada tahap sebelumnya.

"Uang yang memang masih kami tunda untuk ditop up kepada pemilik rekening itu bisa segera dicairkan," ucap Premi.

S:Pos Belitung


Nama

Article,48,Berita,3299,Contact,4,Insight,7,Internasional,10,Nasional,3300,News,363,Opini,5,Tips,8,Tips & Trick,3,Tutorial,3,
ltr
item
Pelitanews.co: Risma Sindir Anies, Data Baru 40 Persen Minta BST Dicairkan, Kalah Sama Papua sudah 100 Persen
Risma Sindir Anies, Data Baru 40 Persen Minta BST Dicairkan, Kalah Sama Papua sudah 100 Persen
https://1.bp.blogspot.com/-hunn4i06qrU/YQp4vJ7p0mI/AAAAAAAADMk/lmdSVPLrG-0ugFX5BfxiQZ97vp0xnsIuACLcBGAsYHQ/w640-h358/Screenshot_2021-08-04-18-23-00-30.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-hunn4i06qrU/YQp4vJ7p0mI/AAAAAAAADMk/lmdSVPLrG-0ugFX5BfxiQZ97vp0xnsIuACLcBGAsYHQ/s72-w640-c-h358/Screenshot_2021-08-04-18-23-00-30.jpg
Pelitanews.co
https://www.pelitanews.co/2021/08/risma-sindir-anies-data-baru-40-persen.html
https://www.pelitanews.co/
https://www.pelitanews.co/
https://www.pelitanews.co/2021/08/risma-sindir-anies-data-baru-40-persen.html
true
4426408432908953892
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Oleh Beranda Halaman Postingan View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy