$type=grid$meta=0$readmore=0$snippet=0$count=3$show=home

Divonis 4,8 Tahun, MRS Hadapi Proses Hukum Chat Mes*m Firza Husein

PELITANEWS.CO - Mohammad Rizieq Shihab atau MRS (55 tahun), akan menghadapi proses hukum yang sangat memalukan dan bakal menyita perhatian ...


PELITANEWS.CO
- Mohammad Rizieq Shihab atau MRS (55 tahun), akan menghadapi proses hukum yang sangat memalukan dan bakal menyita perhatian publik, yaitu chat mesum dengan janda bahenol Firza Husein, setelah divonis kumulatif 4,8 tahun penjara terhadap 2 kasus tindak pidana.

Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis, 27 Mei 2021, memvonis MRS selama 8 bulan penjara, atas kerumuman massa di Petamburan, Jakarta, Minggu, 15 Nopember 2020, dengan tidak memperhatikan protokol kesehatan di dalam menanggulangani penyebaran Corona Virus Disease-19 (Covid-19).

Pengadilan Negeri Jakarta Timur, kemudian memvonis 5 terdakwa lainnya dalam kasus Petamburan yakni Haris Ubaidillah, Ahmad Sabri Lubis, Ali Alwi Alatas, Idrus Al-Habsyi, Maman Suryadi. Mereka juga masing-masing dikenakan hukuman penjara 8 bulan.

Kamis, 24 Juni 2021, hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur, memvonis MRS selama 4 tahun penjara, karena bersikap bohong, menyembunyikan statusnya mengidap Covid-19, saat dirawat di Rumah Sakit Ummi, Bogor, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, pukul 21.50 WIB, Sabtu, 28 Nopember 2020.

Penegak hukum mempermasalahkan pengakuan MRS lewat media sosial, dalam kondisi baik, usai kabur saat dirawat di RS Ummi, Bogor, Sabtu, 28 Nopember 2020.

Padahal saat dirawat di Rumah Sakit Ummi, Bogor, MRS, sudah dinyatakan positif mengindap Covid-19.

Putusan hakim Pengadilan Negeri Jakarta, Timur, Kamis, 27 Mei 2021, selama 8 bulan penjara dan Kamis, 24 Juni 2021, selama 4 tahun penjara, sehingga kumulatif hukuman penjara MRS menjadi 4,8 tahun.

Kasus lain yang bakal menyita perhatian publik, yaitu chat mesum MRS dengan Firza Husein.

Selasa, 10 Nopember 2020, MRS mendarat di Jakarta, setelah melarikan diri selama 3 tahun di Arab Saudi.

Karena disambut dengan meriah, tanpa memperhatikan protocol kesehatan, MRS menjadi besar kepala, dengan mengumpulkan ribuan orang di Petamburan, Jakarta, Megamendung, Kabupaten Bogor.

Setelah 6 pengawal ditembak mati Polisi Republik Indonesia (Polri), Rabu, 10 Desember 2020, MRS akhirnya menyerahkan diri di Jakarta, Sabtu dinihari, 13 Desember 2020.

Selasa, 29 Desember 2020, hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, membatalkan, Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3), sehubungan penetapan MRS sebagai tersangka chat mesum dengan Firza Husein.

Pada Kamis, 29 Januari 2017, kasus chat mesum Rizieq dan Firza mulai ramai diperbincangkan masyarakat. Tangkapan layar chat yang diduga dilakukan keduanya viral di media sosial. Sumbernya berasal dari situs baladacintarizieq.com.

Dari tangkapan layar itu, obrolan berbasis aplikasi WhatsApp dan diduga terjadi pada Agustus 2016.

Keesokan harinya, Jumat, 30 Januari 2017, Aliansi Mahasiswa Antipornografi melaporkan penyebaran chat berkonten pornografi tersebut ke Polda Metro Jaya.

Mereka meminta polisi menyelidiki keaslian dokumen tersebut dan mencari penyebar konten tersebut. Polisi menyatakan akan menyelidiki kasus tersebut.

Polisi juga menuturkan sudah mengantongi identitas penyebar konten. Di lain pihak, kubu Firza dan Rizieq membantahnya

Setelah bergulir cukup lama dan penahanan terhadap Firza karena kasus makar, polisi akhirnya mengeluarkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3), tapi sekarang dibatalkan hakim di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Ini berarti, MRS siap-siap dipermalukan public atas chat mesumnya dengan Firza Husein.

Kasus hukum lain MRS, pada Desember 2016, Forum Mahasiswa Pemuda Lintas Agama, Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) dan Student Peace Institute melaporkan MRS ke Polisi Daerah Metropolitan Jakarta Raya.

Pelaporan itu terkait dengan ceramah sang Imam Besar yang tersebar di YouTube.

Dalam ceramah yang terjadi di Pondok Kelapa, Jakarta Timur itu, Rizieq dianggap melecehkan umat Kristen dengan mengatakan, "Kalau Tuhan beranak, terus bidannya siapa?"

MRS dituduh melanggar Pasal 156 dan 156a Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) serta Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008, tentang: Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Kemudian, Jaringan Intelektual Muda Antifitnah melaporkan MRS perihal ceramahnya soal mata uang baru berlogo "palu-arit" ke Polda Metro Jaya pada Januari 2018.

MRS dilaporkan atas dugaan melanggar Pasal 28 ayat 2 dan Pasal 28 ayat 1 juncto Pasal 45 ayat 2 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008, tentang: ITE.

Bank Indonesia (BI) yang merupakan lembaga yang mengeluarkan mata uang baru

tersebut sudah memberikan klarifikasi soal logo yang dianggap palu arit tersebut.

Dijelaskan, bahwa logo BI yang tampak seperti palu arit tersebut merupakan pengaman dengan teknik rectoverso yang salah satunya bertujuan agar tidak mudah dipalsukan.

Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Henry Yosodiningrat, melaporkan MRS ke Polisi Daerah Metropolitan Jakarta Raya, atas pencemaran nama baik.

Pencemaran nama baik itu diduga dilakukan melalui akun Facebook Satu Channel dan akun Instagram habib.rizieq.

Henry dituduh sebagai komunis dan memusuhi umat Islam. Henry kemudian melakukan pelaporan ke Polda Metro Jaya pada Januari 2017 dan diterima dengan nomor laporan LP/529/l/2017/PMJ/Dit.Reskrimsus.

Kasus dugaan penodaan agama kristen yang dilaporkan Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PP-PMKRI) pada 26 Desember 2016 ke Polda Metro Jaya.

Lalu, kasus dugaan penyebaran ujaran kebencian dan penghinaan agama atas ceramah Rizieq di Pondok Kelapa, Jakarta Timur pada 25 Desember 2016.

Kasus tersebut dilaporkan Forum Mahasiswa Pemuda Lintas Agama pada 30 Desember 2016.

Terakhir, ceramah MRS soal pecahan uang rupiah Rp100 ribu yang disebut mirip lambang Partai Komunis Indonesia (PKI), yakni palu arit. *

Sumber: rknmedia.com


Nama

Article,47,Berita,3020,Contact,4,Insight,7,Internasional,10,Nasional,3021,News,178,Opini,5,Tips,8,Tips & Trick,3,Tutorial,3,
ltr
item
Pelitanews.co: Divonis 4,8 Tahun, MRS Hadapi Proses Hukum Chat Mes*m Firza Husein
Divonis 4,8 Tahun, MRS Hadapi Proses Hukum Chat Mes*m Firza Husein
https://1.bp.blogspot.com/-_yyOIZ5qIQI/YNWuWc4fD0I/AAAAAAAAB4Q/OV0HQJuVvg4rbMR3N6OZyQ8q2UR3IWe7wCLcBGAsYHQ/w640-h462/Screenshot_2021-06-25-17-20-39-00.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-_yyOIZ5qIQI/YNWuWc4fD0I/AAAAAAAAB4Q/OV0HQJuVvg4rbMR3N6OZyQ8q2UR3IWe7wCLcBGAsYHQ/s72-w640-c-h462/Screenshot_2021-06-25-17-20-39-00.jpg
Pelitanews.co
https://www.pelitanews.co/2021/06/divonis-48-tahun-mrs-hadapi-proses.html
https://www.pelitanews.co/
https://www.pelitanews.co/
https://www.pelitanews.co/2021/06/divonis-48-tahun-mrs-hadapi-proses.html
true
4426408432908953892
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Oleh Beranda Halaman Postingan View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy