$type=grid$meta=0$readmore=0$snippet=0$count=3$show=home

KKB Papua Tebar Ancaman Maut di Tengah Hutan, Mau Culik Para Gadis Muda, TNI Tak Tinggal Diam!

PELITANEWS.CO - Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua tampaknya mulai terdesak dan tertekan di tengah persembunyian. Diduga mereka mulai...


PELITANEWS.CO
- Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua tampaknya mulai terdesak dan tertekan di tengah persembunyian.

Diduga mereka mulai krisis logistik sehingga menebarkan ancaman mengerikan.

Ancaman mereka tidak main-main, yakni melakukan aksi penculikan.

Target yang akan diculik jelas, para gadis muda dan anak-anak kelompok rentan.

TNI-Polri yang tergabung dalam Satgas Nemangkawi tentu tidak tinggal diam dengan rencana KKB tersebut.

TNI-Polri juga melayangkan ancaman untuk KKB Papua jika mereka berani menjalankan rencana terornya.

Sebelumnya diketahui, viral video pentolan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua memerintahkan culik gadis dan mengancam akan membunuh anak-anak demi mendapatkan uang untuk makan.

Dalam video yang beredar, tampak tiga anggota KKB Papua tengah berkomunikasi dengan orang lain yang tak diketahui lokasinya menggunakan handy talkie.

Seorang pria yang tengah berbicara dalam video itu, diduga pimpinan KKB Intan Jaya di Distrik Kebo, Kabupaten Paniai.

Ia dalam pernyataannya menantang aparat TNI-Polri untuk berperang.

Termasuk mengancam akan menembak pesawat sipil dan militer. Juga mengecam Bupati Paniai.

Seperti dilansir dari Kompas TV dalam artikel 'KKB Tantang Perang Hingga Ancam Culik Gadis di Papua, TNI Bereaksi: Buru dan Tindak Tegas'

Sementara itu, seorang lainnya tampak membawa senjata api laras pendek jenis revolver.

Sedangkan satu orang sisanya merekam video tersebut.

Dalam video yang sama, anggota KKB Papua itu meminta agar semua senjata di Kampung Magataga dibawa ke Kabupaten Paniai.

Mereka meminta dibawakan senjata karena akan melakukan aksi di Distrik Kebo, Kabupaten Paniai.

Tak hanya itu, KKB Papua juga berencana mengganggu kampung halaman Bupati Paniai, Meki Fritz, dan Frans Nawipa serta akan membunuh orang di Enarotali.

Adapun gangguan tersebut dilakukan KKB Papua karena dipicu oleh Bupati Paniai dan keluarganya, yang dianggap tidak bertanggung jawab atas uang mereka sebesar Rp 2,35 miliar.

Bukan hanya mengancam akan membuat perang di Enarotali dengan menembak pesawat, baik pesawat sipil maupun helikopter TNI-Polri.

KKB Papua juga disebut memerintahkan kepada anggotanya untuk melakukan penculikan kepada gadis-gadis dan membunuh anak-anak.

Menanggapi video , Kodam XVII/Cenderawasih dan Polda Papua tengah melakukan pendalaman dan identifikasi terhadap 3 anggota KKByang terekam dalam video itu.

Dugaan sementara, ketiganya merupakan anggota KKB Intan Jaya.

Kapen Kogabwilhan III, Kolonel Czi IGN Suriastawa, mengatakan video ini menjadi bukti dan fakta bahwa KKB Papua sebagai Front Bersenjata OPM sering melakukan perbuatan intimidasi dan teror.

"Untuk itu, TNI-Polri akan melakukan tindakan tegas kepada KKB Papua sebagai upaya penegakan hukum dan aturan serta menjaga kedaulatan negara, sehingga terwujud Papua yang damai dan sejahtera," kata Kolonel Sutriastawa melalui keterangan resminya yang dikutip pada Sabtu, (20/3/2021).

Sutriastawa menawarkan kepada KKB Papua dua pilihan.

Pertama, kembali ke pangkuan ibu pertiwi dan bersama-sama komponen bangsa lainnya ikut membangun serta mensejahterakan Papua.

Kedua, diburu oleh TNI.

"Apabila tetap melakukan aksi terornya, maka kami pastikan TNI-Polri akan memburu dan melakukan tindakan tegas kepada mereka," kata Suriastawa mengancam.

Pentolan KKB kembali ke NKRI

Didampingi ibu dan istri, pimpinan KKB Papua di Distrik Kosiwo, Kabupaten Yapen, Papua, menyerahkan diri dan menyatakan setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Rabu (17/3/2021).

Saat itu, Noak Orarei mencium bendera merah putih di depan Kapolres Kepulauan Yapen AKBP Ferdyan Indra Fahmi.

"Saya NKRI, Saya Indonesia," kata Noak di halaman Polres Kepulauan Yapen.

Noak juga menyerahkan dua senjata rakitan, amunisi dan bendera bintang kejora dan seragam loreng.

Kapolres Kepulauan Yapen AKBP Ferdyan Indra Fahmi menjelaskan, pendekatan yang dilakukan aparat keamanan untuk mengajak Noak bergabung lagi dengan NKRI tak mudah.

Noak, menurutnya, sempat ragu karena khawatir akan reaksi aparat keamanan.

Namun setelah dilakukan pendekatan dengan tetap mengedepankan kemanusiaan dan mengutamakan kesejahteraan Noak sekeluarga, polisi berhasil meyakinkan pimpinan KKB tersebut.

"Saya juga meyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat hingga Noak Orarei dapat kembali setia kepada Pancasila dan UUD 1945," ujar Ferdyan.

Dalam kesempatan itu, Noak juga sempat mengajak rekan-rekannya di KKB untuk menyerahkan diri.

"Kepada teman-teman di seluruh Papua khususnya di Kabupaten Kepulauan Yapen yang masih mendukung memperjuangkan kemerdekaan Papua agar segera mengikuti jejak saya, bergabung dengan NKRI," ujar Noak.

Sementara itu, Ferdyan mengaku akan meminta pemerintah daerah setempat agar mendukung Noak.

"Pemda harus memperhatikan saudara Noak Orarei karena dia salah satu dari masyarakat di Kabupaten Kepulauan Yapen," jelas Ferdyan.

Seperti diberitakan sebelumnya, Noak saat itu juga menyerahkan dua pucuk senjata api rakitan dengan sejumlah 15 butir amunisi.

Amunisi itu terdiri dari tujuh butir peluru tajam SS1 kaliber 5.56 milimeter, tujuh butir peluru revolver kaliber 86 pin, serta satu butir peluru SS1-V5 kaliber 5.56 milimeter.

S:Tribun Batam


Nama

Article,48,Berita,3891,Contact,4,Insight,7,Internasional,10,Nasional,3892,News,577,Opini,5,Tips,8,Tips & Trick,3,Tutorial,3,
ltr
item
Pelitanews.co: KKB Papua Tebar Ancaman Maut di Tengah Hutan, Mau Culik Para Gadis Muda, TNI Tak Tinggal Diam!
KKB Papua Tebar Ancaman Maut di Tengah Hutan, Mau Culik Para Gadis Muda, TNI Tak Tinggal Diam!
https://1.bp.blogspot.com/-Jmxe5ta4VMo/YI62vD3XqxI/AAAAAAAAK4o/5qY5ILQqntYuGmbBOVh63u0IYv9yYntyACLcBGAsYHQ/w640-h358/Screenshot_2021-05-02-21-25-38-45.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-Jmxe5ta4VMo/YI62vD3XqxI/AAAAAAAAK4o/5qY5ILQqntYuGmbBOVh63u0IYv9yYntyACLcBGAsYHQ/s72-w640-c-h358/Screenshot_2021-05-02-21-25-38-45.jpg
Pelitanews.co
https://www.pelitanews.co/2021/05/kkb-papua-tebar-ancaman-maut-di-tengah.html
https://www.pelitanews.co/
https://www.pelitanews.co/
https://www.pelitanews.co/2021/05/kkb-papua-tebar-ancaman-maut-di-tengah.html
true
4426408432908953892
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Oleh Beranda Halaman Postingan View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy