$type=grid$meta=0$readmore=0$snippet=0$count=3$show=home

Gus Miftah: Jangan Ikut-ikutan Pendapat Orang yang Sok Ahli

PELITANEWS.CO - MIFTAH Maulana Habiburrahman atau Gus Miftah berpesan kepada umat muslim agar beragama dengan sikap toleran terhadap pemelu...


PELITANEWS.CO
- MIFTAH Maulana Habiburrahman atau Gus Miftah berpesan kepada umat muslim agar beragama dengan sikap toleran terhadap pemeluk agama lain. 

Mengikuti teladan para ahli, bukan pihak-pihak yang soka ahli.

Hal itu ia sampaikan saat memberikan memberikan tausyiah di hadapan para sekretaris jenderal (Sekjen) partai politikkoalisi pendukung Joko Widodo - KH Ma'ruf Amin. 

Ia mengajak elit politik untuk menjaga keberlangsungan ahlus sunnah wal jamaah, NKRI dan Pancasila.

Baginya, Indonesia adalah rumah besar dengan enam kamar keagamaan. Jika Pancasila dipahami dan diyakini dengan baik, Gus Miftah mengatakan setiap orang akan kembali ke kamarnya masing-masing atau lebih toleran terhadap seluruh perbedaan.

"Yang masalah kalau kita justru masuk ke kamar orang lain, tidur dan bahkan ngompol di sana. Maka masyarakat harus pahami Pancasila, apapun agamanya," kata dia di kantor pusat PDI Perjuangan (PDIP) di Jalan Diponegoro, Jakarta, Kamis (6/5).

Ia juga memberi nasihat bahwa pemeluk agama harus menyatakan ajaran agamanya masing-masing adalah benar. Tapi tak boleh menyalahkan agama orang lain.

"Menurut saya semua agama benar bagi penganutnya. Sebagai pemeluk agama A, kita harus mengatakan agama kita benar tanpa harus menyalahkan agama lain," tegasnya.

Kepada masyarakat, Gus Miftah juga mengajak agar ikut pendapat ahli. Namun tak ikut-ikutan dengan orang yang sok ahli. Apalagi saat ini, media sosial sangat 'berkuasa'.

"Postinglah yang penting, jangan yang penting posting. Karena kita sering begitu," tuturnya.

Dalam kesempatan itu, tampak hadir Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto ditemani oleh koleganya Wakil Sekjen PDIP Arif Wibowo, Ketua Umum Baitul Muslimin Indonesia Hamka Haq, Ketua DPP PDIP Rokhmin Dahuri, Cendekiawan NU Zuhairi Misrawi, dan Anggota Komisi VI DPR Deddy Yevri Sitorus.

Kemudian Arwani Thomafi dari PPP, Sekjen PKB Hasanuddin Wahid, Sekjen PBB Afriansyah Noor, Sekjen Perindo Ahmad Rofiq, Sekjen PKPI Verry Surya Hendrawan. Hadir juga Sekretaris Dewan Pembina PSI, Raja Juli Antoni. 

Mantan Sekjen yang kini merupakan Wakil Ketua Umum PPP, Arsul Sani juga sempat hadir.

"Ada empat karakter warga negara Indonesia dalam beragama dan berbangsa. Pertama adalah orang yang ketika beragama berakidahkan ahlus sunnah wal jamaah, dan dalam berbangsa serta bernegara dengan berideologikan Pancasila," ungkapnya

Menurut dia kategori pertama itu meruapakan orang yang paling ideal untuk tinggal di Indonesia. 

Kedua, orang yang secara agama berakidah ahlul sunnah wal jamaah, namun ideologi negaranya khilafah.

"Ini adalah orang-orang yang sangat menipu. Kenapa? Akidahnya sama dengan kita, tetapi ideologi berbangsanya adalah khilafah dan ini sangat berbahaya," kata Gus Miftah.

Yang ketiga, adalah di dalam beragama bukan ahlus sunnah wal jamaah, namun masih memiliki ideologi Pancasila dalam bernegara. 

Terakhir mereka yang beragama tak berakidah ahlus sunnah wal jamaah, dan dalam bernegara memiliki ideologi khilafah.

"Maka ada misi yang harus dikerjakan oleh orang Indonesia yakni menjaga keberlangsungan ahlus sunnah wal jamaah, dan menjaga kelangsungan NKRI yang berideologikan Pancasila," tegasnya.(OL-4)

S:Media Indonesia


Nama

Article,47,Berita,2705,Contact,4,Insight,7,Internasional,10,Nasional,2706,News,18,Opini,5,Tips,8,Tips & Trick,3,Tutorial,3,
ltr
item
Pelitanews.co: Gus Miftah: Jangan Ikut-ikutan Pendapat Orang yang Sok Ahli
Gus Miftah: Jangan Ikut-ikutan Pendapat Orang yang Sok Ahli
https://1.bp.blogspot.com/-rBNsIAuNudY/YJR_leT-pkI/AAAAAAAALFw/B8z6zzGKs9Yg5Zsm8igH6APKBK22WEJ3gCLcBGAsYHQ/w640-h422/Screenshot_2021-05-07-06-43-38-34.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-rBNsIAuNudY/YJR_leT-pkI/AAAAAAAALFw/B8z6zzGKs9Yg5Zsm8igH6APKBK22WEJ3gCLcBGAsYHQ/s72-w640-c-h422/Screenshot_2021-05-07-06-43-38-34.jpg
Pelitanews.co
https://www.pelitanews.co/2021/05/gus-miftah-jangan-ikut-ikutan-pendapat.html
https://www.pelitanews.co/
https://www.pelitanews.co/
https://www.pelitanews.co/2021/05/gus-miftah-jangan-ikut-ikutan-pendapat.html
true
4426408432908953892
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Oleh Beranda Halaman Postingan View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy