$type=grid$meta=0$readmore=0$snippet=0$count=3$show=home

Pembuat video ancam gorok Menkopolhukam akhirnya menyerahkan diri

PELITANEWS.CO - Turmundi (37), pria yang membuat video berisi ancaman pembunuhan terhadap Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Kea...


PELITANEWS.CO
- Turmundi (37), pria yang membuat video berisi ancaman pembunuhan terhadap Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD, akhirnya menyerahkan diri kepada aparat kepolisian.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Gatot Repli Handoko mengatakan, Turmundi menyerahkan diri di Pendopo Kabupaten Sampang, Madura.

Kemudian, oleh petugas keamanan Pendopo ia lalu serahkan kepada pihak kepolisian.

“Iya. Tersangka menyerahkan diri di Sampang, Madura,” kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko, saat dikonfirmasi di Surabaya, Selasa (09/03/2021).

Kendati demikian, Kombes Gatot tidak membeberkan kesulitan apa yang dialami anggota kepolisian, pasalnya polisi telah melakukan perburuan terhadap Turmundi sejak Desember 2020 lalu.

Kombes Gatot menambahkan, bahwa pihaknya mengedepankan upaya persuasif. Selain itu, proses penyidikan juga memakan waktu yang tak singkat.

“Pemeriksan penyelidikan kan mempengaruhi perkembangan, terus kemudian pendalamanya, muncul nama, baru diimbau, pendekatan secara persuasif, dan akhirnya yang bersangkuan bersedia menyerahkan diri,” tambahnya.

Bahkan informasi yang dihimpun oleh pihaknya, saat menjadi buronan, Turmundi tidak melarikan diri ke luar Madura. Selama itu, tersangka tetap berada di Sampang, Madura hingga dia sadar dan patuh terhadap hukum.

“Kan prosesnya panjang itu, untuk orang bisa sadar patuh hukum kan gak bisa secepat instan gitu saja,” pungkasnya.

Diketahui Turmundi merupakan tersangka pembuat video pengancaman Mahfud MD yang beredar viral di media sosial.

Selain Turmudi, Desember 2020 lalu, Polda Jawa Timur telah menangkap empat warga Pasuruan yang menyebarkan video pengancaman Mahfud MD yang dibuat Turmudi. Keempatnya diketahui merupakan anggota dan simpatisan FPI sebelum dibredel pemerintah.

Keempat tersangka yang telah diamankan terlebih dahulu yakni Nawawi atau Gus Nawawi (38), Abdul Hakam (39), Moch Sirojuddin (37) dan Samsul Hadi (40).

Atas perbuatannya, mereka terancam terjerat UU RI No. 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas UU RI No. 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik Pasal 27 ayat (4) Jo Pasal 45 ayat (4) dan/atau Pasal 28 ayat (2) Jo Pasal 45 ayat (2) dan Pasal 14 ayat (1) UU No. 1 Tahun 1946.@wendy

S:Lensaindonesia


Nama

Article,48,Berita,3887,Contact,4,Insight,7,Internasional,10,Nasional,3888,News,577,Opini,5,Tips,8,Tips & Trick,3,Tutorial,3,
ltr
item
Pelitanews.co: Pembuat video ancam gorok Menkopolhukam akhirnya menyerahkan diri
Pembuat video ancam gorok Menkopolhukam akhirnya menyerahkan diri
https://1.bp.blogspot.com/-NrjeBvVvrz0/YEeB-K23BDI/AAAAAAAAITg/XgDHfr8VtUIfWjK0aicXr-Kib3C6pyP2gCLcBGAsYHQ/w640-h356/Screenshot_2021-03-09-21-08-58-17.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-NrjeBvVvrz0/YEeB-K23BDI/AAAAAAAAITg/XgDHfr8VtUIfWjK0aicXr-Kib3C6pyP2gCLcBGAsYHQ/s72-w640-c-h356/Screenshot_2021-03-09-21-08-58-17.jpg
Pelitanews.co
https://www.pelitanews.co/2021/03/pembuat-video-ancam-gorok-menkopolhukam.html
https://www.pelitanews.co/
https://www.pelitanews.co/
https://www.pelitanews.co/2021/03/pembuat-video-ancam-gorok-menkopolhukam.html
true
4426408432908953892
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Oleh Beranda Halaman Postingan View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy