$type=grid$meta=0$readmore=0$snippet=0$count=3$show=home

Mubahalah kok bawa keturunan, ayah laskar FPI: Adil dan wajar dong

PELITANEWS.CO - Keluarga laskar FPI korban KM 50 jalani mubahalah. Foto Twitter @AqseJuga Keluarga laskar FPI korban penembakan di KM 50 Ja...


PELITANEWS.CO
- Keluarga laskar FPI korban KM 50 jalani mubahalah. Foto Twitter @AqseJuga
Keluarga laskar FPI korban penembakan di KM 50 Jalan Tol Jakarta-Cikampek telah bersumpah Mubahalah dua hari lalu. Dalam sumpah ini, keluarga 6 laskar FPI siap dilaknat Allah SWT sampai keturunan mereka jika memang 6 laskar tersebut bersalah dalam insiden penembakan itu.

Nah banyak tuh yang komentar dan menanggapi langkah sumpah Mubahalah keluarga laskar FPI itu. Salah satu yang disorot sumpah Mubahalah kok sampai bawa-bawa keturunan, kan keturunan kedua belah pihak nggak berdosa maupun terkait insiden itu.

Pertanyaan itu ramai di media sosial, dan belakangan direspons oleh keluarga korban lho Sobat Hopers.

Mubahalah kok bawa-bawa keturunan sih

Ustaz Suhada, ayah Ahmad Faiz, salah satu laskar FPI yang ditembak angkat bicara soal kenapa Mubahalah bawa-bawa keturunan segala.

Ustaz Suhada mengatakan membawa keturunan dalam sumpah itu nggak ada masalah. Malahan itu menunjukkan sisi keadilan.

Sebab kubu keluarga laskar FPI, yang menantang kepolisian bersumpah juga membawa serta keturunan mereka dalam sumpah mereka. Lain halnya jika sumpah Mubahalah itu hanya menyertakan keturunan pada kubu polisi atau lawan dari laskar FPI.

“Saya rasa itu adil, di dalam Mubahalah juga disebutkan keturunan saya juga. Di dalam Mubahalah disebutkan apabila saya yang salah, kami keluarga korban beserta keturunan kami akan dilaknat Allah, sama juga mereka (kubu polisi) gitu, jadi adil. Kecuali di saya tidak saya sebutkan keturunan saya, itu berarti curang. Ini kan adil,” jelas Ustaz Suhada dalam kanal YouTube Abu Faiz AS, dikutip Jumat 5 Maret 2021.

Ayah Faiz itu menambahkan ada alasan logis lain yang membuat sumpah Mubahalah itu wajar menyertakan keturunan kedua kubu. Bayangkan, kaya Ustaz Suhada, jika tak terjadi penambakan, Faiz bisa jadi akan mempunyai keturunan dan mengembangkan generasi.

“Sekarang gini, putra saya deh Faiz, mereka bantai bunuh, kira-kita kalau tidak dibunuh punya keturunan nggak tadi. Dia pemuda 22 tahun, dia akan punya keturunan, cucu, cicit punya anak yang akan jadi generasi penerus nasab saya. Nah mereka habisi dan sudah nggak bisa punya keturunan. Jadi wajar dong bawa keturunan,” tutur Ustaz Suhada.


Mubahalah keturunan juga ke polisi

Keluarga laskar FPI korban KM 50 telah menjalani sumpah Mubahalah Rabu 3 Maret 2021. Keluarga korban menantang kubu polisi dan keluarganya untuk sumpah Mubahalah pula dalam satu tempat.

Namun tantangan itu nggak digubris keluarga polisi. Makanya Mubahalah dua hari kemarin hanya dari keluarga korban saja.

Ustaz Suhada menjelaskan Mubahalah iniditujukan kepada para pembunuh, otak, dalang pembunuhan 6 laskar FPI dan kepada semua yang terlibat di pembunuhan ini.

“Dan termasuk dengan orang yang pegang jabatan di negara ini, baik yudikatif, legislatif eksekutif yang mestinya mengadili dan berperan, tapi mereka tak melakukannya. Itu semua termasuk orang yang bersebrangan dengan 6 syahid. Kepada mereka lah keluarga korban bermubahalah. Kemarin yang kita undang kepolisian, tapi mereka tidak ada yang hadir satupun juga,” jelas Ustaz Suhada.

Isi sumpah

Suhada menuliskan isi sumpah mubahalah yang mana ia tujukan juga pada kubu polisi dan atasannya yang terlibat dalam insiden penembakan itu.

Intinya mubahalah ini ingin menunjukkan siapa yang salah akan mendapat laknat dari Allah SWT dan siapa yang benar sebaliknya tak akan dilaknat Allah SWT.

Berikut mubahalah keluarga laskar FPI korban penembakan:

MARI KITA BUKTIKAN SIAPA YG BENAR & SIAPA YG SALAH :

Jika kalian yg benar menurut Allah SWT, Tuhan Yg Maha Esa, maka kami beserta keluarga & keturunan kami dilaknat Allah SWT di dunia sampai akhirat.
Tetapi jika 6 Syuhada FPI tersebut yg benar dan kalian telah bertindak sadis & zalim menurut Allah SWT, Tuhan Yg Maha Esa, maka kalian beserta keluarga & keturunan kalian dilaknat Allah SWT di dunia sampai akhirat.
Jika kalian menolak mubahalah ini, maka kami berhak menyimpulkan, bhw kami berada di fihak yg benar menurut Allah SWT & kalian (Pembunuh, Dalang Pembunuhan & semua yg terlibat) beserta keluarga dan keturunan kalian akan menerima laknat dari Allah SWT di dunia sampai akhirat.
Demikian ajakan Mubahalah kami sampaikan sbg bentuk dakwah kami, orang tua korban pembunuhan 7 Desember 2020 yg lalu. Mudah2an bermanfaat dunia sampai akhirat, untuk agama, bangsa dann negara yg kami cintai ini. Aamiin Ya Robbal ‘alamin.

Mengenai mubahalah ini, aslinya ayah Faiz sudah menantang kubu polisi sumpah dilaknat Allah SWT ini pada bulan yang sama insiden terjadi. Dia menantang Kapolda Metro Jaya, Irjen Fadil Imran untuk menyanggupi sumpah mubahalah.


“Untuk ungkap kebenaran sesuai syariat Islam, saya ajak Kapolda Metro buktikan siapa salah siapa benar, siapa yang zalim siapa yang benar, maka saya ajak secara syariat Islam untuk bermubahalah,” ujar Suhada dalam keterangannya yang disiarkan Front TV, usai bertemu Komnas HAM, Senin 21 Desember 2020.

Sumpah mubahalah merupakan ajakan memohon laknat dari Allah untuk dijatuhkan kepada orang yang dusta sebagai bukti kebenaran salah satu pihak.

Dalam tantangan sumpah mubahalah ini, Suhada meminta Kapolda Metro membawa anak istrinya, demikian juga dengan Suhada dia akan menyertakan anak istri juga, untuk bersumpah.

“Bawa anak istri Anda ketemu dengan saya yang juga bawa anak istri, kita mubahalah. Tentukan siapa yang benar, biar Allah yang menentukan kalau anak saya yang salah maka kami sekeluarga dilaknat Allah, apabila mereka yang salah, zalim, mereka yang akan dilaknat Allah beserta keturunannya. Silakan kita buktikan,” tantang Suhada.

Suhada kala itu mengungkapkan pula kepedihan hati keluarga laskar FPI yang meninggal di tangan polisi.

Dia mengungkapkan hati keluarga mana yang nggak pedih, anak-anak mereka dibunuh ditembak polisi. Sesudah mereka meninggal masih saja difitnah polisi, dituduh bawa senjata dan berusaha merebut senjata api dari petugas.

“Anak kami dibunuh, difitnah bawa senjata api, dikatakan menyerang polisi. Putra kami kan kawal (Habib), tak logis tiba-tiba sedang konvoi serang polisi, ngapain konvoi ngapain kawal, unlogic. Ini buat kami terpukul dapat fitnah seperti ini. Sudah seperti ini difitnah serang polisi, bawa senjata, tambah sakit hati keluarga. Maka untuk buktikan itu, yang katakan itu (fitnah bawa senjata dan serang polisi) itu kan Kapolda, makanya ajak (mubahalah)” jelasnya.

Komnas HAM juga sudah menggali keterangan dari Kapolda Metro Jaya, Reskrim Mabes Polri, Syukur, perwakilan FPI, saksi, keluarga korban, dan masyarakat terkait insiden yang terjadi di km 50 tol Jakarta-Cikampek pada Senin 7 Desember 2020 dinihari hingga menyebabkan enam orang anggota FPI tewas.

S:HopsID


Nama

Article,48,Berita,3874,Contact,4,Insight,7,Internasional,10,Nasional,3875,News,571,Opini,5,Tips,8,Tips & Trick,3,Tutorial,3,
ltr
item
Pelitanews.co: Mubahalah kok bawa keturunan, ayah laskar FPI: Adil dan wajar dong
Mubahalah kok bawa keturunan, ayah laskar FPI: Adil dan wajar dong
https://1.bp.blogspot.com/-Tpcfc-JZLis/YEImfszvueI/AAAAAAAAIIA/lb2GkPUTTOQZWk4UaAyKHH-912Se9mGTACLcBGAsYHQ/w640-h474/Screenshot_2021-03-05-19-37-07-51.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-Tpcfc-JZLis/YEImfszvueI/AAAAAAAAIIA/lb2GkPUTTOQZWk4UaAyKHH-912Se9mGTACLcBGAsYHQ/s72-w640-c-h474/Screenshot_2021-03-05-19-37-07-51.jpg
Pelitanews.co
https://www.pelitanews.co/2021/03/mubahalah-kok-bawa-keturunan-ayah.html
https://www.pelitanews.co/
https://www.pelitanews.co/
https://www.pelitanews.co/2021/03/mubahalah-kok-bawa-keturunan-ayah.html
true
4426408432908953892
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Oleh Beranda Halaman Postingan View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy