$type=grid$meta=0$readmore=0$snippet=0$count=3$show=home

Dilarang Jihad ke Suriah, Mahasiswa Bogor Nyaris Bunuh Orang Tua

PELITANEWS.CO - Seorang mahasiswa di Bogor yang terpapar radikalisme, Putra (nama samaran) nyaris membunuh orang tuanya lantaran dilarang k...


PELITANEWS.CO
- Seorang mahasiswa di Bogor yang terpapar radikalisme, Putra (nama samaran) nyaris membunuh orang tuanya lantaran dilarang ke Suriah untuk melakukan Jihad.

Peristiwa itu disampaikan Pendiri Negara Islam Indonesia (NII) Crisis Center, Ken Setiawan. Ia mengaku mendapatkan laporan dari masyarakat terkait tingkah mahasiswa Bogor tersebut.

Adapun Putra, kata Ken, adalah keponakan Polisi yang menjabat Wakapolres dan tantenya adalah polwan dengan pangkat Kombes berdinas di Mabes Polri.

Ken menjelaskan, sebelum terpapar Radikalisme Putra adalah pemuda yang taat dan penurut pada orang tua serta rajin beribadah.

Mungkin Anda menyukai ini:

“Keluarga kemudian mendapati perubahan drastis pada anaknya, terjadi penyimpangan perilaku menurut kawan-kawan,” kata Ken.

Mengutip Arrahmahnews.com, Putra saat kuliah sering berdialog dengan frontal dan memojokan, menyalahkan pemerintah maupun aparat.

“Semua yang dilakukan oleh pemerintah dan aparat (menurut Putra) salah,” tuturnya.

Selain itu, lanjut Ken, Putra juga pernah mengecat dinding rumahnya yang semula putih lalu diganti dengan warna cat hitam dan di tengahnya ditulis kalimat tauhid.

“Putra selalu marah-marah ketika minta dana dan tidak dikasih, dan tidak segan-segan untuk melempar perabot rumah tangga,” ungkapnya.

Bahkan, menurut Ken, pemuda itu juga pernah menendang dan memukul kedua orang tuanya yang sedang salat berjamaah di rumah.

“Sampai lebam-lebam dan memar karena tidak dikasih dana untuk keluar negeri dengan alasan jihad. Sempat ambil senjata tajam tapi berhasil direbut oleh orang tuanya,” ujar Ken.

Curiga dengan kelakuan anaknya, kedua orang tua Putra pun lantas menggeledah kamar anaknya itu.

Kedua orang tuanya pun menemukan surat wasiat pamitan yang ditulis Putra. Dalam surat itu, anaknya tersebut hendak berangkat ke Suriah untuk berjihad.

Ken menambahkan, pihak keluarga kemudian menghubungi Hotline NII Crisis Center di 0898-5151-228 dan meminta untuk berdialog dengan Putra agar bisa kembali normal seperti sedia kala.

“Lewat rehabilitasi, akhirnya Putra menyadari kesalahannya dan mulai kembali normal walaupun belum sepenuhnya,” ujarnya.

S:Makassar Terkini


Nama

Article,46,Berita,1734,Contact,3,Insight,7,Internasional,10,Nasional,1737,News,18,Opini,5,Tips,8,Tips & Trick,3,Tutorial,3,
ltr
item
Pelitanews.co: Dilarang Jihad ke Suriah, Mahasiswa Bogor Nyaris Bunuh Orang Tua
Dilarang Jihad ke Suriah, Mahasiswa Bogor Nyaris Bunuh Orang Tua
https://1.bp.blogspot.com/-eVrtfl5qpJE/YED7uirLFZI/AAAAAAAAIGs/1wwNfoIPXL4eNHIgBnBisXNaed0aopeKwCLcBGAsYHQ/w640-h352/Screenshot_2021-03-04-22-23-33-81.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-eVrtfl5qpJE/YED7uirLFZI/AAAAAAAAIGs/1wwNfoIPXL4eNHIgBnBisXNaed0aopeKwCLcBGAsYHQ/s72-w640-c-h352/Screenshot_2021-03-04-22-23-33-81.jpg
Pelitanews.co
https://www.pelitanews.co/2021/03/dilarang-jihad-ke-suriah-mahasiswa.html
https://www.pelitanews.co/
https://www.pelitanews.co/
https://www.pelitanews.co/2021/03/dilarang-jihad-ke-suriah-mahasiswa.html
true
4426408432908953892
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Oleh Beranda Halaman Postingan View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy