$type=grid$meta=0$readmore=0$snippet=0$count=3$show=home

Tak berakhlak! Ngaku bela Islam, ternyata ISIS jadikan Al-Quran sebagai bom peledak

PELITANEWS.CO - Islamic State of Iraq and Suriah (ISIS) atau dalam bahasa Indonesia Negara Islam Irak dan Syam jadi salah satu kelompok mil...


PELITANEWS.CO
- Islamic State of Iraq and Suriah (ISIS) atau dalam bahasa Indonesia Negara Islam Irak dan Syam jadi salah satu kelompok miltan ekstrimis yang mengatasnamakan agama dalam setiap perjuangannya. Meski mengaku ingin mendirikan negara berdasarkan ajaran Islam, ternyata ISIS justru pernah jadikan kitab suci Al-Quran sebagai bom peledak.

Berdasarkan laporan Press TV pada beberapa tahun silam, Menteri Luar Negeri Irak, Ibrahim al-Jafari sempat membeberkan bahwa ISIS pernah melakukan perbuatan biadab, yakni menyembunyikan bom dan sejumlah bahan peledak lainnya di dalam Al-Quran.

Namun perilaku tidak terpuji itu malah seakan menjadi bumerang bagi pihak ISIS lantaran militer Irak justru mendapat pecutan motivasi untuk segera menghabisi kelompok radikal ekstrimis tersebut.

“Perbuatan biadab mereka hanya akan memberikan motivasi kepada tentara Irak untuk secara habis-habisan melawan mereka,” kata Al-Jafari, dikutip Hops pada Jumat, 19 Februari 2021.

Ilustrasi pasukan ISIS. Foto: The Muslim Post
Sebenarnya perilaku ISIS yang menggunakan media kitab suci Al-Quran sebagai media penyeludupan bom dan bahan peledak tersebut dilakukan karena mereka sudah putus asa.

Menteri Al-Jafari menjelaskan, setelah tentara Irak beberapa kali memukul mundur ISIS, terutama di kawasan Fallujah, ISIS kerap menggunakan taktik yang terbilang tidak masuk akal dan aneh.

Kekalahan tersebut membuat mereka putus asa dan menghalalhkan berbagai cara, salah satunya mengunakan taktik yang justru secara tidak langsung menghina agama Islam, yakni menggunakan Al-Quran sebagai tempat membunyikan bom serta berbagai bahan peledak lainnya.

Buat biaya perang, ISIS sampai jual narkoba
Ilustrasi kelompok militan ISIS. Foto: Antara
Pihak kepolisian Italia menduga, ISIS menjadi dalang dibalik beredarnya pil Captagon. Lantaran pihaknya sempat menyita tiga kapal Kontainer berisi muatan pil Captagon seberat 14 ton di Pelabuhan Selatan Salerno.

Bahkan pemerintah Italia mengungkapkan, penemuan penyeludupan obat terlarang senilai US$1,6 miliar ini menjadi operasi penyitaan amfetamin terbesar dalam sejarah.

Penyeludupan itu terkuak ketika kepolisian setempat menemukan sekitar 84 juta pil Captagon yang berada di dalam mesin dan tabung besar salah satu bagian kapal.

Dilansir dari Republika, pil Captagon atau yang biasa dikenal sebagai ‘Obat Jihad’ kerap digunakan kelompok militan Negara Islam (ISIS) ketika berperang. Penggunaan obat ini memiliki efek yang berbahaya namun dinilai baik ketika berperang dan terjadi baku tembak di medan perang.

Sejumlah pihak menilai kandungan kimia di dalamnya dapat memberikan efek penghambat rasa takut dan stimulisinya juga terbukti berguna selama berlangsungnya perang berkepanjangan di sejumlah konflik.

Dugaan pil Captagon diproduksi oleh kelompok jaringan ISIS diperkuat dengan sejumlah temuan di tempat-tempat persembunyian tentara ISIS. Termasuk adanya laporan dari sejumlah pihak yang menunjukkan bahwa Suriah menjadi tempat produksi besar pil tersebut.

Tak hanya menghilangkan rasa takut pada pasukan ISIS, obat jihad ini juga dijual ke sejumlah belahan dunia. Adapun dana hasil penjualan tersebut menjadi sumber pemasukan bagi kelompoknya untuk menggelontorkan dana dalam sejumlah agenda militannya, seperti membeli perlengkapan senjata, perbekalan perang, dan kegiatan lainnya.

Peredaran Pil Captagon
Salah satu dampak penggunaan pil Captagon yang terkenal akhir-akhir ini adalah peristiwa serangan teater Bataclan pada tahun 2015 yang menewaskan 90 orang di Kota Paris, Prancis. Teroris yang menembak secara brutal ke arah warga itu terbukti mengkonsumsi pil Captagon.

Diketahui, Pil Captagon merupakan sejenis amfetamin fenethylline hydrochloride. Bahan baku yang digunakan berbahan dasar obat sintesis Fenethyline yang diracik bersama kafein dan senyawa lainnya. Penggunaan awal dari pil ini adalah untuk mengobati penyakit-penyakit dengan gangguan seperti hiperaktif, narkolepsi, hingga depresi.

Penggunaan obat ini secara resmi dilarang oleh hampir seluruh negara sejak tahun 1980-an. Namun, obat versi tiruan ini dengan senyawa yang sama masih tetap beredar dan diproduksi di wiayah timur tengah.

Dalam laporan World Drug Report, Kantor PBB untuk Narkoba dan Kejahatan (UNODC), tujuan utama dari peredaran Captagon untuk saat ini ialah Arab Saudi, Uni Emirat Arab (UEA), Qatar, Kuwait, dan Bahrain. Bahkan ditargetkan bisa masuk ke benua Afrika melalui Libya dan Sudan.

S:HopsID


Nama

Article,47,Berita,2112,Contact,4,Insight,7,Internasional,10,Nasional,2114,News,18,Opini,5,Tips,8,Tips & Trick,3,Tutorial,3,
ltr
item
Pelitanews.co: Tak berakhlak! Ngaku bela Islam, ternyata ISIS jadikan Al-Quran sebagai bom peledak
Tak berakhlak! Ngaku bela Islam, ternyata ISIS jadikan Al-Quran sebagai bom peledak
https://1.bp.blogspot.com/-yLQufr1iiD8/YC-vZ7wzWSI/AAAAAAAAHd4/hasauzhU9lYdE8jH8NIHWreAaO4523B0QCLcBGAsYHQ/w640-h322/IMG_20210219_193002.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-yLQufr1iiD8/YC-vZ7wzWSI/AAAAAAAAHd4/hasauzhU9lYdE8jH8NIHWreAaO4523B0QCLcBGAsYHQ/s72-w640-c-h322/IMG_20210219_193002.jpg
Pelitanews.co
https://www.pelitanews.co/2021/02/tak-berakhlak-ngaku-bela-islam-ternyata.html
https://www.pelitanews.co/
https://www.pelitanews.co/
https://www.pelitanews.co/2021/02/tak-berakhlak-ngaku-bela-islam-ternyata.html
true
4426408432908953892
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Oleh Beranda Halaman Postingan View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy