$type=grid$meta=0$readmore=0$snippet=0$count=3$show=home

Masih Ingat Vina Amalia, Anak Mahfud MD? Simpan Identitas Saat Kuliah, Dikira Dosen Anak Orang Susah

PELITANEWS.CO - Masih ingat Vina Amalia anak Mahfud MD? Sosok dokter Vina Amalia yang sempat dikira berasal dari keluarga tidak mampu oleh ...


PELITANEWS.CO
- Masih ingat Vina Amalia anak Mahfud MD? Sosok dokter Vina Amalia yang sempat dikira berasal dari keluarga tidak mampu oleh dosen di kampusnya saat ia masih berkuliah.

Mahfud MD diketahui melarang anaknya untuk membuka jati dirinya sebagai anak pejabat, termasuk ketika putra-putrinya masih kuliah di perguruan tinggi. Sampai-sampai Anak Mahfud MD, Vina Amalia dikira orang susah.

Mahfud MD adalah mantan politisi ternama di tanah air yang sekarang menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan atau Menkopolhukam.

Dulu pernah menjabat Ketua Mahkamah Konstitusi atau MK.

Meski memiliki jabatan penting di pemerintahan, Mahfud MD selalu berpesan kepada ketiga Anak Mahfud MD untuk merahasiakan identitas mereka.

Mahfud MD dan anaknya (Tribunnewsmaker)

Hal ini dilakukan Mahfud MD karena tidak ingin anak-anaknya dikenal publik karena ada hubungan darah dengannya.

Akan tetapi, permintaan Mahfud MD kepada anaknya untuk ketiga anaknya menyisakan kisah unik.

Kisah unik tersebut dialami oleh putri keduanya, Vina Amalia.

Seperti yang diceritakan Mahfud MD dalam acara Alvin & Friends, Vina Amalia mengenyam pendidikan di Universitas Airlangga.

Selama mengenyam pendidikan di sana, tidak ada satupun dosen yang tahu bahwa Vina Amalia adalah putri dari Mahfud MD.

Padahal, ketika Vina Amalia kuliah di tahun 2011, Mahfud MD adalah sosok terkenal karena merupakan Ketua Mahkamah Konstitusi.

Putri Mahfud MD pernah diberi susu oleh dosennya

Dilansir dari Tayangan Alvin & Friends, Mahfud MD menceritakan hal unik yang terjadi saat putrinya berkuliah di Fakultas Kedokeran Unair.

Saat putrinya berkuliah saat itu, hampir semua dosen tidak mengetahui bahwa Vina Amalia adalah putri dari seorang Ketua Mahkamah Konstitusi.

"Waktu anak saya yang nomor dua kuliah di Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (Unair) itu sampai anak saya itu wisuda, hampir semua dosennya enggak tahu kalau itu anak saya," kata Mahfud MD.


Vina Amalia anak Mahfud MD yang kini jadi dokter (Tribun Jambi)

Kemudian, karena tidak ada satupun dosen yang mengetahui bahwa Vina Amalia adalah putri dari Mahfud MD, hal unik pun terjadi.

Putrinya pernah diberi susu oleh salah satu dosennya yang bernama Chairul.

Vina diberi susu tersebut karena Chairul meganggap Vina Amalia adalah mahasiswanya yang tidak cukup kebutuhan gizinya.

Karena hal itulah dosennya memberikan susu saat Vina Amalia sedang lewat dihadapannya.

"Bahkan ada dosennya, namanya Pak Chairul, kalau ada anak saya itu lewat diberi susu 'Ini nih (buat) kamu, kekurangan susu, dikasih," ungkap Mahfud MD.

Momen unik itu akhirnya diceritakan Vina Amalia kepada Mahfud MD.

Dosennya diundang untuk makan malam oleh Mahfud MD

Setelah hal unik itu terjadi, Mahfud MD kemudian mengundang Pak Chairul untuk makan malam.

Saat sedang makan malam, Mahfud MD sangat berterima kasih kepada Pak Chairul.

Kemudian Pak Chairul bertanya kepada Mahfud MD, siapa nama putri Mahfud MD yang berkuliah di tempatnya mengajar.


Mahfud MD dalam tayangan Alvin & Friends (Tangkap layar YouTube Alvin & Friends)

"Abis itu saya panggil, undang makan. (Dosennya bilang) pak terima kasih, siapa putranya ?. ( Mahfud MD jawab) itu Vina anak saya," ucap Mahfud MD.

Mendengar pengakuan Mahfud MD tersebut, Pak Chairul pun kaget dan langsung meminta maaf kepadanya karena sempat memberikan susu kepada Vina Amalia.

Hal itu dilakukan oleh Pak Chairul karena menganggap Vina Amalia adalah anak dari orang yang tidak mampu.

"Loh, saya kira dia anaknya orang enggak punya. (Makanya saya) kasih susu. Wah itu dia minta maaf," kenang Mahfud MD seraya tersenyum.

Momen unik itu menjadi momen yang tidak terlupakan, baik untuk Vina Amalia, Mahfud MD dan Pak Chairul.

Vina Amalia menyelesaikan pendidikannya di Fakultas Kedokteran Unair pada tahun 2012.

Saat itu, Mahfud MD juga masih menjabat sebagai Ketua Mahkamah Konstitusi.

Kini, Vina Amalia bekerja sebagai dokter di RSUD Dr. Soetomo Surabaya bidang Rehab Ortopedia Bedah Tulang.

Berikut tayangan Alvin & Friends selengkapnya:


Siapa Mahfud MD?

Dilansir dari wikipedia, Mohammad Mahfud MD umumnya dikenal sebagai Mahfud MD, adalah seorang politisi dan pengacara Indonesia.

Dia adalah keturunan Madura, lahir di Sampang, sebuah kabupaten di Pulau Madura.

Dia adalah hakim agung Mahkamah Konstitusi Indonesia, anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dari Partai Kebangkitan Nasional dan juga Menteri Pertahanan dan Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia di bawah Kepresidenan Wahid.

Dia menyelesaikan masa jabatan lima tahunnya sebagai hakim agung pada bulan April 2013 dan telah mengumumkan bahwa dia tidak akan mengupayakan pemilihan kembali sebagai ketua pengadilan.

Akhir dari masa Mahfud sebagai hakim agung kemudian diikuti oleh niat untuk mencalonkan diri sebagai presiden pada tahun 2014, yang akhirnya dimenangkan oleh mantan Gubernur Jakarta, Joko Widodo.

Mahfud memegang gelar master dalam ilmu politik dan doktor dalam hukum konstitusi (1993) dari Universitas Gadjah Mada di Yogyakarta.

Sejak 1984, ia juga menjadi profesor hukum konstitusi di fakultas hukum di Universitas Islam Indonesia (UII) di Yogyakarta. Ia juga mengajar di sejumlah universitas lain di Indonesia.

Menteri Pertahanan

Mahfud diangkat sebagai Menteri Pertahanan oleh Presiden Abdurrahman Wahid pada 23 Agustus 2000.

Penunjukan Mahfud sebagai Menteri Pertahanan menimbulkan kontroversi, setelah dikabarkan bahwa penunjukan itu tidak disetujui oleh wakil presiden Megawati Sukarnoputri, meskipun Mahfud kemudian mengakui bahwa ia bertemu dengan Megawati secara pribadi, dan menegaskan bahwa dia tidak memiliki masalah dengan pengangkatannya.

Setelah perombakan kabinet pada 20 Juli 2001, Mahfud pindah dari portofolio pertahanan dan diangkat menjadi Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia.

Dia memegang jabatan singkat sampai pemakzulan Wahid oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat beberapa hari kemudian dan pembentukan Kabinet Bantuan Bersama.

Pada 2004, Mahfud menjadi salah satu calon Partai Kebangkitan Nasional untuk pemilihan parlemen 2004.

Ia sukses dalam pemilihan dan menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) untuk periode 2004-2009.

Dia duduk di sejumlah komisi parlemen selama masa jabatannya di parlemen.

Pada 2008, Mahfud terpilih sebagai salah satu hakim konstitusi.

Dalam pemilihan Mahkamah Konstitusi Indonesia untuk hakim agung,ia dengan tipis mengalahkan Jimly Asshiddiqie yang berkuasa untuk menjadi ketua pengadilan kedua.

Dia akhirnya mengundurkan diri dari parlemen setelah menjabat.

Dia menjabat di posisi itu sampai masa jabatannya berakhir pada April 2013.

Mahfud menarik publisitas yang cukup besar selama periode di pengadilan.

Pengadilan dianggap telah membuat beberapa keputusan progresif dan mengubah Mahkamah Konstitusi bebas dari korupsi selama menjabat sebagai hakim agung, tetapi juga mengeluarkan beberapa keputusan mengejutkan seperti keputusan yang tidak terduga pada akhir 2012 bahwa keberadaan peraturan hulu minyak dan gas agensi BPMigas tidak konstitusional.

Peran dalam kehidupan publik

Mahfud telah menikah dengan Zaizatun Nihayati (Yatie) sejak 1982. Pasangan ini memiliki tiga anak, Ikhwan Zein, Vina Amalia, dan Royhan Akbar. Mahfud dikenal sebagai komentator dan pembicara publik.

Dia sering mengomentari isu-isu tentang HAM di Indonesia. Komentarnya, misalnya tentang hak-hak ateis dan komunis di bawah hukum Indonesia menyebabkan keributan pada pertengahan 2012 ketika ia mengatakan orang hanya bisa dihukum karena menjadi ateis atau komunis jika mereka berperilaku dengan cara yang melanggar ideologi nasional Pancasila.

Baru-baru ini, pada bulan September 2012 ia mengkritik proposal dari Badan Penanggulangan Teror Nasional untuk menyatakan ulama dan ulama Islam sebagai cara untuk meminimalkan risiko radikalisme.

Menjelang akhir 2012 ada peningkatan spekulasi tentang kemungkinan Mahfud akan menjadi kandidat dalam pemilihan presiden 2014 di Indonesia.

Beberapa jajak pendapat menunjukkan dukungan tinggi untuk Mahfud di antara beberapa kelompok pemilih.

Pada bulan November 2012 ia berdiri untuk, dan terpilih untuk, posisi ketua Asosiasi Alumni Mahasiswa Islam (KAHMI), sebuah organisasi Muslim yang berpengaruh.

Keputusannya untuk berhasil mencari pemilihan sebagai ketua KAHMI, dan dipilih di depan politisi terkenal lainnya seperti Anas Urbaningrum, dipandang meningkatkan kredibilitasnya sebagai calon calon presiden.

Pada edisi pertama Seputar Indonesia Awards oleh RCTI, tahun 2011, Mahfud MD ditunjuk sebagai pembuat berita tahun ini, mengalahkan Presiden AS Barack Obama dan direktur pengelola Bank Dunia Sri Mulyani Indrawati.

Data diri:

Nama: MD pada 2013

Ketua Mahkamah Konstitusi ke-2 Indonesia

19 Agustus 2008 - 3 April 2013

Didahului : Jimly Asshiddiqie

Digantikan : Akil Mochtar

Data pribadi

Nama asli: Mohammad Mahfud

Lahir: Sampang, 13 Mei 1957

Partai politik Independen (2008)

Pasangan: Zaizatun Nihayati (m. 1982)

Anak:

Ikhwan Zein

Vina Amalia

Royhan Akbar

Universitas Islam Alma mater Indonesia (S.H.)

Universitas Gajah Mada (S.U., M.I.P., Dr.)

Profesi: Pengacara

Instagram: @mohmahfudmd

Pendidikan

GUSDUR Islam, Politik dan Kebangsaan (Penerbit LKIS : 2010)
On The Record, Mahfud MD di balik Putusan Mahkamah Konstitusi (Penerbit PT Raja Grafindo Persada : 2010)
Mahfud MD di Mahkamah Konstitusi dalam Liputan Pers (Sekretariat Jenderal dan Kepaniteraan Mahkamah Konstitusi : 2010)
Konstitusi dan Hukum dalam Kontroversi Isu (Penerbit PT. Raja Grafindo Persada : 2009)
Politik Hukum di Indonesia (Penerbit PT. Raja Grafindo Persada : 2009)
Dasar-Dasar dan Struktur Ke Tatanegaraan Indonesia (Penerbit Rineka Cipta : 2001)
Potret Akademisi dan Politisi (Penerbit UII Press : 2006)
Setahun Bersama Gus Dur, Kenangan Menjadi Menteri di Saat Sulit (Penerbit LP3ES : 2003)
Membangun politik hukum, menegakkan konstitusi (Penerbit LP3ES : 2006)

S:Tribun Manado


Nama

Article,47,Berita,2945,Contact,4,Insight,7,Internasional,10,Nasional,2946,News,134,Opini,5,Tips,8,Tips & Trick,3,Tutorial,3,
ltr
item
Pelitanews.co: Masih Ingat Vina Amalia, Anak Mahfud MD? Simpan Identitas Saat Kuliah, Dikira Dosen Anak Orang Susah
Masih Ingat Vina Amalia, Anak Mahfud MD? Simpan Identitas Saat Kuliah, Dikira Dosen Anak Orang Susah
https://1.bp.blogspot.com/-aGtQlwTLo_s/YC51P5-gfrI/AAAAAAAAHbw/yJniyEgMRQc9uZgRWOw0ceAqTl-xD1GzQCLcBGAsYHQ/w640-h360/Screenshot_2021-02-18-21-04-52-74.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-aGtQlwTLo_s/YC51P5-gfrI/AAAAAAAAHbw/yJniyEgMRQc9uZgRWOw0ceAqTl-xD1GzQCLcBGAsYHQ/s72-w640-c-h360/Screenshot_2021-02-18-21-04-52-74.jpg
Pelitanews.co
https://www.pelitanews.co/2021/02/masih-ingat-vina-amalia-anak-mahfud-md.html
https://www.pelitanews.co/
https://www.pelitanews.co/
https://www.pelitanews.co/2021/02/masih-ingat-vina-amalia-anak-mahfud-md.html
true
4426408432908953892
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Oleh Beranda Halaman Postingan View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy