$type=grid$meta=0$readmore=0$snippet=0$count=3$show=home

Lagi Prof YLH sindir SBY: Rupanya belum sadar juga…

PELITANEWS.CO - Mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono kembali muncul dalam kicauan di media sosial. Kali ini SBY berkicau soal pesan kep...


PELITANEWS.CO
- Mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono kembali muncul dalam kicauan di media sosial. Kali ini SBY berkicau soal pesan kepada penguasa politik. 

Kepada para mereka pemegang kuasa politik di level mana pun, SBY berpesan agar menggunakan cara berpolitik yang bermoral dan beradab. Nah kicauan itu Prof YLH menyindir SBY.

Menurut SBY, pada kicauannya ada ragam pilihan bagi pemegang kuasa politik menjalankan amana mereka. SBY mengaitkan cara berpolitik pemegang kekuasaan dalam tiga golongan manusia yaitu ‘the good’, ‘the bad’ dan ‘the ugly’.

Nah kicauan ini disambar oleh guru besar Yusuf Leonard Henuk atau YLH. Apa sih komentar dari Prof YLH soal kicauan ABY itu?

Rupanya SBY belum sadar juga..

SBY berkicau pesan kepada soal cara berpolitik pemegang kekuasaan. Pilihan sudah tersedia.

“Bagi siapapun yang memegang kekuasaan politik, pada tingkat apapun, banyak cara berpolitik yang lebih bermoral & lebih beradab. Ada 3 golongan manusia, yaitu “the good”, “the bad” & “the ugly”. Kalau tidak bisa menjadi “the good” janganlah menjadi “the ugly”. SBY” kicau SBY di akun Twitternya, dikutip Senin 1 Februari 2021.

Nah kicauan SBY soal cara berpolitik dan tiga golongan manusia itu direspons oleh Prof YLH. Nada kicauan Prof YLH menyindir ayah Agus Harimurti Yudhoyono itu.

Prof YLH meminta SBY untuk nggak menggurui. Dalam kicauan bernada sindiran itu, guru besar kelahiran Kupang itu menuliskan ikut-ikutan tiga golongan manusia yaitu bertakwa, kafir dan munafik.

“Sudah @SBYudhoyono,rupanya belum sadar juga telah diingatkan @ProfYLH. Jangan ajari”ikan berenang” ke pemegang kekuasaan saat ini.Ada 3 golongan manusia, “bertaqwa”,”kafir”&”munafik”. Kalau tidak bisa atau mampu “bertaqwa”,janganlah menjadi “munafik” terus,karena “Tuhan tidak suka” tulis Prof YLH.

Dalam cuitan selanjutnya, YLH meminta SBY dan kader Demokrat untuk menilai bagaimana kinerja dari SBY, Jokowi dan YLH sendiri. Prof YLH meminta SBY dan Demokrat ini menilai pada kategori ini bagaimana masing-masing, apakah the good, the bad atau the ugly.

“Yth. @SBYudhoyono & semua kader @Pdemokrat, mohon diberi penilaian video kita bertiga dengan @ProfYLH & @Jokowi: apakah masuk kategori “The GOOD”, “The BAD”, “The UGLY” & Terpenting “The SHAME ON YOU” tulis YLH.

YLH vs SBY

Sebelumnya Prof YLH jadi perhatian publik lantaran beriringan menyerang SBY dan AHY. Kepada SBY, guru besar kelahiran Kupang itu menyindir SBY sebagai Bapak Mangkrak Indonesia.

Komentar ini dituliskan Prof YLH merespons nasihat SBY kepada Peremerintah Jokowi untuk sangat disiplin dan berani menunda proyek stategs nasional dalam pandemi Covid-19. Nah menanggapi hal itu, Prof YLH menuliskan SBY nggak usahlah sok ngajarin Jokowi.

“Yth.@SBYudhoyono, tahu dirilah kau sudah mantan jadi jangan sok mengajari @jokowi soal pembangunan proyek strategis nasional,karena kau memang gagal & telah dijuluki:”Bapak Mangkrak Indonesia”, jadi tak pantas kau ajari @jokowi “ikan berenang”, karena pasti malu kalipun kau, paham!” tulisnya.

Gara-gara ini langsung ramai dibahas dan menjadi perhatian dari para elite dan pengurus Partai Demokrat.

Bukan cuma SBY saja yang diserang. Setelah menyebutkan SBY sebagai Bapak Mangkrak Indonesia, si profesor itu pun menyerang AHY setelah mengucapkan duka cita tragedi Sriwijaya Air.

Dalam ucapan dukanya, AHY menyelipkan kritikan yang mengatakan bahwa adanya insiden ini menjadi peringatan bagi pemerintah dan sejumlah pihak untuk terus meningkatkan standar keselamatan transportasi di tanah air.

Dalam kicauan lainnya, Yusuf Leonard Henuk mengomentari pernyataan duka cita yang sempat dilontarkan AHY beberapa waktu lalu.

Menurutnya, sepanjang sejarah jatuhnya pesawat di tanah air, tidak ada kaitannya dengan ‘Goverment Error’.

“Yang terhormat Ketua Umum @PDemokrat, @AgusYudhoyono, @ProfYLH terpaksa harus buktikan memang kau bodoh sekali, karena sepanjang sejarah jatuhnya pesawat di Indonesia, tak pernah ada ‘Government Error’ penyebabnya, tapi ‘7 faktor’,” kicau Prof YLH dikutip Hops pada, Selasa, 12 Desember 2021.

Di akhir kata, dia mengatakan bahwa AHY bodoh lantaran turunan, oleh sebabnya disarankan agar AHY belajar kembali.

“Maaf kau bodoh turunan, belajar lagi AHY!” imbuhnya.

S:HopsID


Archive Pages Design$type=blogging$count=7

Nama

Article,46,Berita,1286,Contact,3,Insight,7,Internasional,10,Nasional,1289,News,18,Opini,5,Tips,8,Tips & Trick,3,Tutorial,3,
ltr
item
Pelitanews.co: Lagi Prof YLH sindir SBY: Rupanya belum sadar juga…
Lagi Prof YLH sindir SBY: Rupanya belum sadar juga…
https://1.bp.blogspot.com/-n99WJG07mug/YBdUdrd75MI/AAAAAAAAGY4/2lcq7gCfTWAGrqcIejRVTMjoVV6Z5C2NACLcBGAsYHQ/w640-h428/Screenshot_2021-02-01-08-05-30-19.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-n99WJG07mug/YBdUdrd75MI/AAAAAAAAGY4/2lcq7gCfTWAGrqcIejRVTMjoVV6Z5C2NACLcBGAsYHQ/s72-w640-c-h428/Screenshot_2021-02-01-08-05-30-19.jpg
Pelitanews.co
https://www.pelitanews.co/2021/02/lagi-prof-ylh-sindir-sby-rupanya-belum.html
https://www.pelitanews.co/
https://www.pelitanews.co/
https://www.pelitanews.co/2021/02/lagi-prof-ylh-sindir-sby-rupanya-belum.html
true
4426408432908953892
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Oleh Beranda Halaman Postingan View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy