$type=grid$meta=0$readmore=0$snippet=0$count=3$show=home

Pigai itu lihai, isu rasisme bakal digoreng buat bikin Papua bergejolak lagi

PELITANEWS.CO - Nama mantan Komisioner Komnas HAM, Natalius Pigai belakangan ramai diperbincangkan di media sosial. Hal ini disebabkan Piga...


PELITANEWS.CO
- Nama mantan Komisioner Komnas HAM, Natalius Pigai belakangan ramai diperbincangkan di media sosial. Hal ini disebabkan Pigai diserang isu rasisme di Facebook.

Isu rasisme yang menyerang Pigai ini gara-gara sikapnya menolak vaksin Covid-19 yang dipilih pemerintah, dan lebih memilih beli vaksin sendiri.

Serangan rasisme yang menyerang Pigai itu dimunculkan oleh sebuah akun Facebook dengan nama Ambroncius Nababan yang menyandingkan foto Pigai dengan seekor gorila.

Dalam unggahan itu juga, akun tersebut menuliskan pada intinya vaksin untuk Pigai yang cocok adalah vaksin rabies, bukan vaksin Sinovac.

“Edodoeee pace. Vaksin ko bukan sinovac pace tapi ko pu sodara bilang vaksin rabies,” tulis akun Ambroncius Nababan dikutip Senin 25 Januari 2021.

Hal ini lantas menyulut kemarahan warganet di jagat maya. Banyak dari mereka yang tidak terima atas isu rasisme yang menyerang Natalius Pigai.

Menanggapi isu rasisme yang menyerangnya, Pigai pun membuat sebuah komentar. Ia menyebut, di era Jokowi ini isu rasisme jadi alat untuk memukul orang yang berseberangan dengan penguasa.

“Selama pemerintahan Joko Widodo, pembantaian pembunuhan dan kejatahan HAM di Papua cenderung didasari rasisme. Kita harus hapuskan rasisme. Negara memelihara dan mengelola rasisme sebagai alat pemukul tiap orang yang berseberangan dengan kekuasaan. Rasisme telah menjadi kejahatan kolektif negara pada rakyat Papua, Bangsa Melanesia,” tulisnya.

Selain itu pada unggahan di Twitter, Pigai membalas serangan rasisme dengan sindiran pemerintahan Jokowi tak merekrut putra-putri Papua dalam kabinet.

“PDIP & Pemerintahnya Partai yang diisi orang Rasialis. jaman Jokowi & PDIP memproduksi rasisme secara massif. Mau bantah? Dari 34 menteri, satu Menteri dari Papua saja tidak ada, itu bukti gamblang bahwa kalian Rasis. Jadi jangan pura-pura persatuan & bhineka yang utopis,” ujarnya.

Lihainya Pigai bisa bikin Papua bergejolak
Menanggapi isu rasisme yang kini menerpa Pigai, pengamat sosial dan politik, Eko Kuntadhi pun ikut berkomentar. Dalam sebuah cuitannya di Twitter, Eko mengungkap bagaimana lihainya seorang Natalius Pigai.

Eko menyebutkan, selama ini Pigai yang kerap kontra dengan pemerintah, sengaja membuat statement-statement yang nyebelin supaya dapat perhatian dari publik.

Nah, menurut Eko, Pigai paham bahwa sebagian publik yang tersulut akan komentarnya yang nyebelin, bakal membalasnya dengan agak rasis.

“Pigai ini lihai. Ia sengaja sering berkomentar yang nyebelin. Berharap direspon publik. Ia tahu, sebagian orang akan meresponnya dengan sambutan yang agak rasis,” tulis Eko Kuntadhi.

Lebih jauh, menurut Eko, isu rasisme inilah yang kemudian dimanfaatkan untuk membuat Papua bergejolak lagi.

“Nah, di Papua, isu rasisme itu akan digoreng. Untuk membuat Papua bergejolak lagi,” sambungnya.


Natalius Pigai sendiri merupakan sosok yang kerap kontra dengan pemerintah dan acap memberikan komentar-komentar negatif dan kontroversial. Salah satu sikap Pigai yang menurut sebagian masyarakat kontroversial adalah ketika ia dengan tegas menolak vaksin gratis dari pemerintah.

Pernyataan itu disampaikan Pigai saat duduk bersama Karni Ilyas. Ia mengatakan bahwa ia adalah orang yang setuju vaksin, tapi akan jadi orang yang terakhir menerima itu.

“Saya termasuk orang yang setuju divaksin. Jumlah penduduk Indonesia, kan, 276 juta orang. Nah, saya orang yang ke 276 juta, jadi saya antre setelah 275 juta divaksin,” kata Pigai.

Ketika ditanya ia akan dapat vaksin dari mana, Pigai pun menjawab yang jelas ia tidak akan memilih vaksin dari pemerintah. “Yang jelas saya tidak memilih vaksin yang diumumkan oleh pemerintah.”

“Karena itu saya lebih memilih vaksin dari luar negeri. Saya bisa beli sendiri, mau itu 10 atau 20 juta, yang penting saya bisa hidup,” ujarnya.

S:HopsID


Archive Pages Design$type=blogging$count=7

Nama

Article,46,Berita,1338,Contact,3,Insight,7,Internasional,10,Nasional,1341,News,18,Opini,5,Tips,8,Tips & Trick,3,Tutorial,3,
ltr
item
Pelitanews.co: Pigai itu lihai, isu rasisme bakal digoreng buat bikin Papua bergejolak lagi
Pigai itu lihai, isu rasisme bakal digoreng buat bikin Papua bergejolak lagi
https://1.bp.blogspot.com/-MsXvxXaXjJs/YA50RtEZJcI/AAAAAAAAGAw/gEN5gT_5nfckl8l6ThwP4ibKXzsTvBbcwCLcBGAsYHQ/w640-h356/Screenshot_2021-01-25-14-31-50-91.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-MsXvxXaXjJs/YA50RtEZJcI/AAAAAAAAGAw/gEN5gT_5nfckl8l6ThwP4ibKXzsTvBbcwCLcBGAsYHQ/s72-w640-c-h356/Screenshot_2021-01-25-14-31-50-91.jpg
Pelitanews.co
https://www.pelitanews.co/2021/01/pigai-itu-lihai-isu-rasisme-bakal.html
https://www.pelitanews.co/
https://www.pelitanews.co/
https://www.pelitanews.co/2021/01/pigai-itu-lihai-isu-rasisme-bakal.html
true
4426408432908953892
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Oleh Beranda Halaman Postingan View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy