$type=grid$meta=0$readmore=0$snippet=0$count=3$show=home

Mahfud berang: Biad*b Anda kalau serang keluarga saya, apalagi sampai ibu!

PELITANEWS.CO - Rumah orangtua Menkopolhukam Mahfud MD di Pamekasan, Jawa Timur, digeruduk massa, pada Selasa siang, 1 Desember 2020 lalu. ...


PELITANEWS.CO
- Rumah orangtua Menkopolhukam Mahfud MD di Pamekasan, Jawa Timur, digeruduk massa, pada Selasa siang, 1 Desember 2020 lalu. Mahfud pun mengaku marah atas tindakan menyasar keluarga-nya itu.

Seperti diketahui, rumah orangtuanya didatangi massa terdiri dari ratusan orang menamakan diri Persatuan Umat Islam. Dalam video yang beredar, motif mereka mendatangi rumah orangtua Mahfud tak lain agar tokoh sentral FPI Rizieq tak ditangkap.

“Titip Rizieq, Fud!” " Rizieq jangan ditangkap, Fud! Warga Pamekasan tidak terima pemanggilan Rizieq oleh polisi. Kenapa sih, Polisi ngurusi Rizieq terus, kayak enggak ada kerjaan,” kata beberapa orang yang teriak di rumah orangtua Mahfud.

Terkait hal ini Mahfud pun angkat suara. Dalam sebuah tayangan di televisi swasta, Mahfud dalam senyumnya nampak melontarkan kemarahan. Bagaimana tidak, kata Mahfud itu adalah rumah keluarga-nya. Di mana rumah itu diisi ibunya yang sudah sepuh, berusia 90 tahun, dan hanya ditemani suster, serta kakak dari Mahfud MD.

“Marah saya, saya kalau marah kan tersenyum juga, marah betul dong. Anda boleh kritik saya sebagai pejabat karena perbedaan politik, tapi adalah biadab Anda kalau berbeda politik dengan saya lalu menyerang keluarga saya, apalagi sampai ibu,” kata Mahfud disitat Kompas TV, Jumat 4 Desember 2020.

“Ibu saya itu umurnya 90 tahun. Dia kerjanya hanya ngaji, ke masjid bersama dua suster, bersama kakak saya. Kalau siang itu, bertiga, berempat itu. Karena anak-anaknya yang lain kan kerja ke kantor. Nah, makanya dari sudut kemanusiaan itu biadab,” katanya lagi.

Maka tak heran jika kemudian Mahfud mengatakan, penggerudukan rumah orangtuanya masuk dalam kategori bentuk gangguan keamanan.

“Iya, masuk pelanggaran hukum, karena pertama mengganggu orang yang seharusnya aman. Bukan cuma obyeknya saja, tapi masyarakat yang lain juga menjadi takut karena mereka teriak-teriak,” kata dia.

Mahfud tak lapor Polisi keluarga digeruduk
Sejauh ini Mahfud mengakui jika dirinya tak melapor ke Polisi. Sebab dirinya tak mau dianggap seolah menggunakan kekuatan dan jabatannya untuk menghakimi pihak lain.

Maka itu, dia memilih diam berpangku tangan sampai kemudian Polisi bergerak sendiri. Dia mengibaratkan peristiwa itu seperti kebakaran, tak perlu ada laporan namun sudah ada tindakan.

“Polisinya tanya, bapak tidak lapor, nah itu tugas Anda. Saya tak ingin gunakan jabatan saya untuk orang takut. Saya diserang macam-macam tidak saya persoalkan. Tapi kalau sudah keluarga dan tendensinya pidana, Polisi tahu apa yang harus dilakukan,” katanya lagi.

Mahfud menyadari penggerudukan rumah orangtuanya merupakan salah satu bentuk tekanan jika ada keinginan untuk tak memproses hukum Habib Rizieq Shihab. Apalagi kalau imam besar FPI itu sampai ditahan.

Akan tetapi, kata dia, sasaran yang dilakukan massa tersebut dianggap ngawur. Karena Habib Rizieq itu bukan urusan dia, melainkan dengan hukum. Begitupun jadinya jika mereka ikut mendemo rumah Presiden Jokowi. Sebab yang berurusan dengan hukum.

Dirinya sendiri menegaskan hanya mengumumkan saja, agar hukum tak mengenal diskriminasi. “Intinya negara tak boleh kalah dengan premanisme. Nah, sekarang kan canggih, bisa mencari pelakunya, aktor intelektual, gampang sekali. Apalagi sudah ada digital seperti sekarang. Saya cuma katakan ke Polisi, saya tak mau campur tangan.”

“Kalau Polisi sudah mendapat info siapa saja di belakang itu, latar belakangnya, silakan saja tindak secara hukum,” katanya.

S:HopsID


Archive Pages Design$type=blogging$count=7

Nama

Article,45,Berita,885,Contact,2,Insight,7,Internasional,8,Nasional,889,News,18,Opini,5,Tips,8,Tips & Trick,3,Tutorial,3,
ltr
item
Pelitanews.co: Mahfud berang: Biad*b Anda kalau serang keluarga saya, apalagi sampai ibu!
Mahfud berang: Biad*b Anda kalau serang keluarga saya, apalagi sampai ibu!
https://1.bp.blogspot.com/--i9qHNswktg/X8nQddvErPI/AAAAAAAAB44/yYusmGE56rkbC1Td5itr8AU0sgQreWgqwCLcBGAsYHQ/w640-h350/Screenshot_2020-12-04-12-59-22-63.jpg
https://1.bp.blogspot.com/--i9qHNswktg/X8nQddvErPI/AAAAAAAAB44/yYusmGE56rkbC1Td5itr8AU0sgQreWgqwCLcBGAsYHQ/s72-w640-c-h350/Screenshot_2020-12-04-12-59-22-63.jpg
Pelitanews.co
https://www.pelitanews.co/2020/12/mahfud-berang-biadb-anda-kalau-serang.html
https://www.pelitanews.co/
https://www.pelitanews.co/
https://www.pelitanews.co/2020/12/mahfud-berang-biadb-anda-kalau-serang.html
true
4426408432908953892
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Oleh Beranda Halaman Postingan View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy