$type=grid$meta=0$readmore=0$snippet=0$count=3$show=home

Dalih Bela Habib dengan Adzan Hayya Alal Jihad, Ternyata Tidak Diakui Habib, Jubir PA 212: Fitnah

PELITANEWS.CO - Menanggapi Adzan hayya alal jihad yang viral akhir-akhir ini, Haikal Hassan selaku juru bicara Persaudaraan Alumni (PA) 212...


PELITANEWS.CO
- Menanggapi Adzan hayya alal jihad yang viral akhir-akhir ini, Haikal Hassan selaku juru bicara Persaudaraan Alumni (PA) 212 akhirnya buka suara.

Haikal Hassan atau yang lebih akrab disapa Babe Haikal mengatakan bahwa adzan tersebut tidak ada dalam aqidah Ahlussunnah Wal Jamaah.

Hal itu disampaikan melalui video yang diposting di akun Twitter miliknya, @haikal_hassan pada Rabu, 2 Desember 2020.

Jubir PA 212 itu menegaskan bahwa adzan tersebut tidak ada dalam aqidah Ahlussunnah Wal Jamaah, karena hanya ada dua kalimat, yaitu hayya alash-sholah dan hayya alal falah.

"Beredar video tentang hayya alal jihad, saya tekankan sekali lagi, pendapat kami wa bil khusus, ya ini enggak ada lah, gitu loh," kata Haikal Hassan.

"Dalam aqidah Ahlussunnah Wal Jamaah, yang ada itu hayya alash-sholah, hayya alal falah," jelasnya.

Dirinya kemudian meminta agar masyarakat tidak mengaitkan peristiwa pelantunan adzan hayya alal jihad dengan Imam Besar organisasi Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab.

Karena, sempat beredar kabar bahwa oknum yang melantunkan adzan hayya alal jihad tersebut merupakan simpatisan Rizieq.

Ia juga mengingatkan agar masyarakat tidak terpengaruh dengan fitnah-fitnah, serta tetap menjaga persatuan dan kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Apalagi ada fitnah-fitnah yang disampaikan. Hindari, kita minta demikian. Tetap NKRI," tegasnya, seperti dikutip mantrasukabumi.com dari akun Twitter @haikal_hassan, pada Kamis, 3 Desember 2020.

Seperti diketahui sebelumnya, beredar di media sosial dan dunia maya video adzan dengan kalimat hayya alal jihad.

Video tersebut langsung menjadi pusat perhatian berbagai kalangan tokoh agama, karena dalam sejarah Islam, belum pernah ada adzan yang ditujukan untuk berjihad.

Tanggapan yang sama diberikan oleh Pimpinan Darul Qur'an, Ustadz Yusuf Mansur.

Beliau mengatakan, adzan tersebut memang belum pernah dikumandangkan dalam sejarah umat Islam, bahkan ketika keadaan perang sekalipun.

Hal tersebut disampaikan oleh Ustadz Yusuf Mansur lewat sebuah video yang diunggah di kanal YouTube Alahom.

Menurutnya, di jaman Nabi pun pada saat perang, tidak ada penggantian lafadz atau kalimat azan.

"Terkait seruan adzan yang diganti dengan mari kita berjihad, tapi tidak ada ajaran mari kita shalat diganti dengan mari kita jihad. Meskipun dulu pada perang tidak ada yang seperti itu," ucap ustadz Yusuf Mansyur seperti dilihat mantrasukabumi.com dari kanal Youtube Alahom pada Rabu, 2 Desember 2020.

Selain itu, Ustadz Yusuf Mansyur mengingatkan agar masyarakat tidak terlalu cepat berburuk sangka dan mencurigai kepada pihak manapun.

"Kita harus berbaik sangka, janga terlalu suudzon, jadikan ini pelajaran saja. Kita tunggu barangkali ada penjelasan dari pihak mana," ajak ustadz Yusuf Mansur.

Sebelumnya Habi Novel Alaydrus menghimbau agar umat muslim tidak terprovokasi dengan adzan tersebut.

Habib Novel menyebut bahwa azan tersebut aneh, hal itu sangat bertentangan dengan ajaran Rasulullah SAW, bertentangan dengan ajaran bani Alawi ajarannya para Habaib dan juga bertentangan dengan ajaran para Kyai.

Hal ini disampaikan Habib Novel melalui kanal Youtube Habib Novel Alaydrus, yang diunggah pada Senin, 30 November 2020.

Mula-mula Habib Novel menyebutkan bahwa ia mendapat pertanyaan tentang video azan yang viral menyeru zihad.

Habib Novel menilai azan yang terdapat dalam video tersebut sangat aneh, azan ko seperti itu.

"Saya mendapat pertanyaan di WhatsApp tentang video yang beredar di jejaring sosial video yang memang aneh juga seumur hidup saya belum pernah lihat ada orang azan kok kayak gitu", kata Habib Novel seperti dilihat mantrasukabumi.com dari kanal Youtube Habib Novel Alaydrus pada Senin, 30 November 2020.

Pengasuh Majelis Ar-Raudhah juga menilai bahwa azan tersebut bertentangan dengan ajaran Nabi Muhammad SAW bahkan juga bertentangan dengan ajaran para Habaib.

"Kok seruan untuk salat diganti turun untuk jihad sesuatu yang sangat bertentangan dengan ajaran Nabi Muhammad SAW, bertentangan dengan alawiyin ajarannya para habaib maupun para Kyai", lanjut Habib Novel.

"Ini tidak sesuai dengan hadits al muslimu Man salimal muslimuna Min lisani Wahyadihi, artinya: seorang muslim adalah dia yang umat Islam selamat dari gangguan lisan dan tangannya", tambahnya

Habib Novel juga memberikan himbauan untuk seluruh umat muslim untuk tidak terprovokasi.

"karena itu, abaikan saja jangan terprovokasi ajakan-ajakan yang begini nih yang gak mutu ini nggak usah didengarkan", katanya.

Habib Novel juga mengajak untuk saling menghormati dan mencintai.

"Kita harapkan tali persaudaraan persatuan dan persaudaraan, kita sebarkan kasih sayang, kita saling menghormati dan saling mencintai", ujarnya.

Selanjutnya Habib Novel menegaskan kembali agar umat muslim Indonesia tidak terprovokasi.

"Jangan mau terprovokasi oleh siapapun dengan alasan apapun, karena di negara kesatuan Republik Indonesia ini Alhamdulillah kita bisa hidup beragama semua umat beragama hidup dengan damai saling menghargai penuh toleransi dan khususnya umat Islam bisa melaksanakan salat di mana pun bahkan di rest area disediakan musholla tempat untuk untuk salat dan negara kita umat Islam terbesar di dunia islam terbesar di dunia", tegas Habib Novel.

Diakhir video Habib Novel mengajak umat untuk menjaga kedamaian, persatuan dan pupuk rasa cinta sesama anak bangsa.

"Mari bersama-sama kita jaga kedamaian negeri ini, kita jaga persatuan negeri ini, mari kita pupuk rasa saling mencintai sesama anak bangsa sehingga bangsa kita menjadi bangsa yang semakin besar dan bangsa yang semakin makmur", katanya.

Sebagai penutup Habib Novel menyuruh agar pesan yang beliau berikan disampaikan pada hal layak luas, agar semakin luas manfaatnya.

"Dan sampaikan pesan ini kepada yang lain Insyaallah manfaat", pungkasnya menutup pembicaraan.**

S:mantrasukabumi


Nama

Article,47,Berita,1785,Contact,3,Insight,7,Internasional,10,Nasional,1789,News,18,Opini,5,Tips,8,Tips & Trick,3,Tutorial,3,
ltr
item
Pelitanews.co: Dalih Bela Habib dengan Adzan Hayya Alal Jihad, Ternyata Tidak Diakui Habib, Jubir PA 212: Fitnah
Dalih Bela Habib dengan Adzan Hayya Alal Jihad, Ternyata Tidak Diakui Habib, Jubir PA 212: Fitnah
https://1.bp.blogspot.com/-4Fw_JRXaYDQ/X8hF-x7PQQI/AAAAAAAABzk/Oyf40RrAMXsCZwLeNs3PHqVdgB3OLss6QCLcBGAsYHQ/w640-h450/Screenshot_2020-12-03-08-53-39-80.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-4Fw_JRXaYDQ/X8hF-x7PQQI/AAAAAAAABzk/Oyf40RrAMXsCZwLeNs3PHqVdgB3OLss6QCLcBGAsYHQ/s72-w640-c-h450/Screenshot_2020-12-03-08-53-39-80.jpg
Pelitanews.co
https://www.pelitanews.co/2020/12/dalih-bela-habib-dengan-adzan-hayya.html
https://www.pelitanews.co/
https://www.pelitanews.co/
https://www.pelitanews.co/2020/12/dalih-bela-habib-dengan-adzan-hayya.html
true
4426408432908953892
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Oleh Beranda Halaman Postingan View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy