$type=grid$meta=0$readmore=0$snippet=0$count=3$show=home

Alasan Pemerintah Tolak Rekonsiliasi Rizieq, Mahfud MD: HRS Minta Terpidana Teroris Dibebaskan

PELITANEWS.CO - Setelah kepulangan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab (HRS) ke Indonesia setelah tiga setengah tahun berada...


PELITANEWS.CO
- Setelah kepulangan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab (HRS) ke Indonesia setelah tiga setengah tahun berada di Arab Saudi, membawa banyak sederetan peristiwa dan polemik yang tidak henti-hentinya.

Terlebih telah disebut-sebut bahwa kepulangan Rizieq dengan membawa sebuah misi yaitu revolusi akhlak, dan berencana untuk melakukan rekonsiliasi dengan pihak pemerintah.

Namun siapa sangka, kalau dibalik rekonsiliasi dengan pemerintah mempunyai sebuah permintaan yang mana Pemerintah tidak dapat mengabulkannya apalagi menyangkut keamanan Negara.

Pasalnya sebuah permintaan itu telah diungkapkan oleh Menko Polhukam Mahfud Md yang menegaskan bahwa pemerintah tidak akan melakukan rekonsiliasi dengan Rizieq Shihab.

Siapa sangka hal tersebut diungkapkan oleh Mahfud yang berani mengungkap alasannya adalah Rizieq meminta syarat tinggi.

Seperti yang telah dilansir PikiranRakyat-Cirebon.com melalui akun media sosial milik Mahfud MD, yang mana Mahfud mengungkapkan melalui akun Twitter resminya bahwa pada awalnya rencana pemerintah bertemu dengan pimpinan ormas Front Pembela Islam (FPI) itu.

Bahkan Mahfud MD pun mengatakan apa bila Rizieq hendak pulang ke Indonesia memang sudah ada niat pemerintah berdialog bersama Rizieq.

Semua ini dilakukan guna semata-mata untuk menjaga suasana aman dan kondusif di Indonesia.

Niat pertemuan itu pun n sempat di kemukakan di media sosial miliknya agar publik mengetahui bahwa pemerintah memang tidak memusuhi Rizieq.

"Penjelasan: sebenarnya, malam sebelum MRS (Muhammad Rizieq Shihab) mendarat tanggal 9 November jam 19.00 WIB, saya mengundang tim hukum MRS yaitu Sugito dan Ari," ungkap Mahfud

Tidak hanya itu saja, bahkan Mahfud MD pun meminta agar dibuat kan jadwal untuk waktu dan tempatnya agar bisa berdialog dengan Rizieq.

"Saya ngajak diatur silaturrahim di tempat netral, untuk berdialog dengan MRS, untuk menjaga negara, dan umat bersama-sama demi kebaikan rakyat dan umat," sambungnya.

Namun secara tiba-tiba Mahfud Md mengurungkan ajakan untuk berdialog dan melakukan rekonsiliasi setelah mendengar sebuah pidato yang diucapkan oleh Rizieq.

Yang mana pada saat itu memberikan sebuah syarat rekonsiliasi, yang di anggap oleh Pemerintah adalah sebuah syarat yang berat dan tidak mungkin.

Dengan adanya pidato itu, Mahfud menegaskan pemerintah tidak memiliki rencana rekonsiliasi dengan Habib Rizieq.

Karena dimana syarat agar rekonsiliasi dan dialog antara Pemerintah dengan Rizieq Shihab berjalan dengan lancar, Pemerintah harus melepaskan seluruh para Terpidana teroris serta melepaskan tindak pidana dengan nama-nama tertentu sesuai dengan yang di berikan oleh HRS.

Yang mana melepaskan para terpidana teroris adalah sebuah syarat yang tidak mungkin, karena hal tersebut sama saja dengan membuat keamanan bangsa dan Negara Indonesia ini menjadi terancam.

"Tapi apa jawabnya? Hari pertama dia berpidato lantang, 'mau rekonsiliasi dengan syarat pemerintah membebaskan terpidana teroris, melepas tersangka tindak pidana dengan nama-nama tertentu'. Loh, belum silaturrahim sudah minta syarat tinggi. Maka saya tegaskan, pemerintah tak berencana rekonsiliasi dengan MRS," ujar Mahfud MD.

Oleh karena itulah mengapa Pemerintah enggan untuk melakukan rekonsiliasi dan berdialog dengan Rizieq Shihab, demi keamanan dan kesatuan Negara Republik Indonesia.***

S:PikiranRakyat


Archive Pages Design$type=blogging$count=7

Nama

Article,45,Berita,870,Contact,2,Insight,7,Internasional,8,Nasional,874,News,18,Opini,5,Tips,8,Tips & Trick,3,Tutorial,3,
ltr
item
Pelitanews.co: Alasan Pemerintah Tolak Rekonsiliasi Rizieq, Mahfud MD: HRS Minta Terpidana Teroris Dibebaskan
Alasan Pemerintah Tolak Rekonsiliasi Rizieq, Mahfud MD: HRS Minta Terpidana Teroris Dibebaskan
https://1.bp.blogspot.com/-7G169rVmZXM/X9TIHWiWbEI/AAAAAAAACg4/szs_Q95eNdIuQgv_SKLzeyItru81tKA2QCLcBGAsYHQ/w640-h420/IMG_20201212_203834.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-7G169rVmZXM/X9TIHWiWbEI/AAAAAAAACg4/szs_Q95eNdIuQgv_SKLzeyItru81tKA2QCLcBGAsYHQ/s72-w640-c-h420/IMG_20201212_203834.jpg
Pelitanews.co
https://www.pelitanews.co/2020/12/alasan-pemerintah-tolak-rekonsiliasi.html
https://www.pelitanews.co/
https://www.pelitanews.co/
https://www.pelitanews.co/2020/12/alasan-pemerintah-tolak-rekonsiliasi.html
true
4426408432908953892
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Oleh Beranda Halaman Postingan View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy