$type=grid$meta=0$readmore=0$snippet=0$count=3$show=home

Pangdam Jaya Ingin Bubarkan FPI, PDIP: Tidak Usah Ragu dan Takut!

PELITANEWS.CO - Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Mayjen TNI (purn) TB Hasanuddin menanggapi permintaan Pangdam Jaya M...


PELITANEWS.CO
- Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Mayjen TNI (purn) TB Hasanuddin menanggapi permintaan Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman soal pembubaran Front Pembela Islam (FPI) didukung rakyat dan harus direspons oleh Negara.

Anggota Komisi I DPR RI ini mengatakan, untuk membubarkan organisasi kemasyarakatan (Ormas) termasuk FPI ada prosedur yang harus ditempuh. 

Oleh karena itiu dia meyakini Pangdam Jaya memiliki alasan kuat hingga mengusulkan pembubaran FPI.

"Saya kira ini harus direspon negara. Bila ternyata nanti secara hukum ormas FPI ini terbukti melanggar dan kemudian harus dibubarkan maka bubarkan saja tak usah ragu, tak usah takut," ujarnya, Sabtu (21/11/2020).

Dia juga mengapresiasi tindakan tegas TNI di bawah pimpinan Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman untuk menurunkan baliho Habib Rizieq Shihab di wilayah DKI Jakarta.

 "Pada intinya saya sebagai mantan prajurit TNI sepakat dan mengapresiasi tindakan tegas yang dilakukan oleh pangdam Jaya untuk menurunkan baliho Rizieq Shihab,"ujarnya.

Dijelaskannya, pemasangan baliho atau spanduk memiliki aturan seperti lokasi, ukuran dan durasi yang harus diikuti oleh siapapun. 

Selain itu, kata Hasanuddin, pemasang baliho juga harus membayar pajak sehingga tak bisa seenaknya.

"Memang berdasarkan tupoksi, Satpol PP lah yang memiliki kewajiban untuk menurunkan baliho. Tetapi ada informasi, setiap Satpol PP menurunkan baliho Rizieq Shihab, besoknya sudah terpasang lagi. 

Karenanya, harus ada tindakan tegas secara terukur dan itu dilakukan oleh TNI yang ternyata banyak didukung oleh warga bangsa Indonesia,"urainya.

Menurut dia, sudah sangat tepat bila TNI turun tangan untuk membersihkan baliho Rizieq Shihab yang terpampang di seluruh wilayah Jakarta. Kata dia, TNI merupakan harapan rakyat satu-satunya sebagai benteng terakhir.

"Kalau penurunan baliho itu dilakukan oleh masyarakat atau ormas lain bisa terjadi bentrok berdarah atau mengarah ke konflik horisontal. 

Maka saya menilai tindakan TNI ini sudah sangat tepat ketika aparat yang lain diam," tegasnya.

S:okezone


Archive Pages Design$type=blogging$count=7

Nama

Article,44,Berita,256,Contact,2,Insight,7,Internasional,8,Nasional,259,News,18,Opini,5,Tips,8,Tips & Trick,3,Tutorial,3,
ltr
item
Pelitanews.co: Pangdam Jaya Ingin Bubarkan FPI, PDIP: Tidak Usah Ragu dan Takut!
Pangdam Jaya Ingin Bubarkan FPI, PDIP: Tidak Usah Ragu dan Takut!
https://1.bp.blogspot.com/-5EMdfyPCbP0/X7iyYjDG-II/AAAAAAAAA98/wRyFH16l9Ropzu4LpOCJEuW5Bac7AyudACLcBGAsYHQ/w640-h424/Screenshot_2020-11-21-13-23-03-80.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-5EMdfyPCbP0/X7iyYjDG-II/AAAAAAAAA98/wRyFH16l9Ropzu4LpOCJEuW5Bac7AyudACLcBGAsYHQ/s72-w640-c-h424/Screenshot_2020-11-21-13-23-03-80.jpg
Pelitanews.co
https://www.pelitanews.co/2020/11/pangdam-jaya-ingin-bubarkan-fpi-pdip.html
https://www.pelitanews.co/
https://www.pelitanews.co/
https://www.pelitanews.co/2020/11/pangdam-jaya-ingin-bubarkan-fpi-pdip.html
true
4426408432908953892
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Oleh Beranda Halaman Postingan View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy