$type=grid$meta=0$readmore=0$snippet=0$count=3$show=home

NASIB Tragis Gadis Positif Covid-19, Dirudakpaksa Dokter & Perawat Secara Brutal Hingga Tewas Rabu, 4 November 2020 10:59

PELITANEWS.CO - Seorang wanita berusia 20 tahun positif Covid-19 dan jadi korban rudapaksa dokter dan perawat. Nasib tragis harus dialami s...



PELITANEWS.CO - Seorang wanita berusia 20 tahun positif Covid-19 dan jadi korban rudapaksa dokter dan perawat.

Nasib tragis harus dialami seorang gadis asal India.

Dinyatakan positif Covid-19, gadis belia ini harus meregang nyawa usai dirudapaksa oleh dokter dan perawat.

Tragisnya setelah dirudapaksa, gadis ini lalu dibunuh oleh pelaku dengan keji.


Berita terkini dailymail.co.uk yang didapat Warta Kota menyebutkan, seorang pasien berusia 20 tahun itu dirawat di sebuah rumah sakit India.

Gadis itu rupanya sempat memberi tahu orang tuanya bahwa dia diserang di rumah sakit swasta di Manjhanpur, Uttar Pradesh, tak lama sebelum kematiannya.


Ketika ayahnya melaporkan kejadian tersebut ke manajemen rumah sakit, dia diberitahu bahwa putrinya sakit jiwa.

Setelah kematian sang putri, ayahnya bertemu dengan pejabat senior distrik dan mencari penyelidikan atas masalah tersebut, menurut The Deccan Herald.

Diselidiki Polisi

Pemerkosaan dan pembunuhan beramai-ramai itu sekarang sedang diselidiki polisi.

Tetapi dokter dan anggota staf lain yang diduga terlibat dalam serangan itu kini telah melarikan diri.

Korban berusia 20 tahun, dari Kokhraj, di Uttar Pradesh, dirawat di rumah sakit swasta dengan demam dan sakit perut.

Seorang pejabat senior distrik di Kaushambi, di Utter Pradesh, mengatakan tindakan akan diambil.

Baca juga: FAKTA Pilu Jenazah Wanita Cantik Terikat, Mulut Dilakban, Dibuang ke Kolam Buaya, Tubuh Dirudapaksa

Dia berkata: "Kami akan mengambil tindakan tegas terhadap para tertuduh."

"Lisensi rumah sakit akan dibatalkan."

Tetapi manajer rumah sakit Sanjiv Kumar menolak tuduhan tersebut dan mengatakan itu adalah 'konspirasi'.

Rudapaksa di India Marak

Rudapaksa berkelompok dan pembunuhan terhadap Jyoti Singh tahun 2012 di sebuah bus di New Delhi membuat ngeri India dan memicu protes nasional.

Tetapi kekerasan seksual terhadap wanita di seluruh negeri nyatanya semakin marak.

Sekitar 90 pemerkosaan dilaporkan setiap hari di India menurut data oleh Biro Catatan Kejahatan Nasional, tetapi banyak yang diperkirakan tidak dilaporkan karena ketakutan dan stigma.

Pekan lalu, seorang pasien wanita berusia 21 tahun diduga diperkosa saat berada dalam keadaan setengah sadar di unit perawatan intensif rumah sakit India saat dirawat karena tuberkulosis.

Ilustrasi (hoy.com / colombiareports.com)

Dalam serangan mengejutkan lainnya, seorang gadis berusia 17 tahun diculik dan dirudapaksa beramai-ramai selama 22 hari.

Gadis malang itu digagahi di sebuah pertanian India setelah diculik ketika dia melarikan diri dari rumah.

Nenek 90 Tahun Pun Dirudapaksa

Wanita 90 tahun diperkosa beramai-ramai dan dibiarkan 'setengah mati' di rumahnya sendiri

Dalam serangan seks mengejutkan lainnya di India, seorang wanita berusia 90 tahun diduga diperkosa oleh dua pria yang masuk ke rumahnya.

Wanita tua itu, yang tinggal sendirian di Kanchanpur, Tripura, dirawat di rumah sakit setelah dugaan kejahatan itu, kata polisi.

Kasus ini terungkap setelah keluarga korban membawanya ke kantor polisi untuk mengajukan pengaduan terhadap Anjan Nama, 35 tahun, dari desa Barahaldi.

Setelah itu seorang pria tak dikenal lainnya atas dugaan penyerangan seksual.

Pasangan itu diduga menerobos masuk ke rumahnya pada tengah malam pada 24 Oktober dan memperkosanya sebelum melarikan diri.

Baca juga: TEKA-TEKI Status Sedih Siswi SMA di Padang Terungkap, Ternyata Bertahun-tahun Dirudapaksa Kakak Ipar

Polisi mengonfirmasi bahwa mereka sedang menyelidiki dugaan serangan seks tersebut.

Korban berusia 90 tahun itu mengatakan kepada The Times of India: 'Anjan dan seorang pria lain menyerbu rumah saya pada tengah malam.

'Mereka memperkosa saya dan meninggalkan saya hampir setengah mati. Ketika saya sadar kembali keesokan paginya, saya memberi tahu tetangga saya.

'Tapi Anjan adalah orang yang sangat kuat dan kami tidak berani melawannya'.

s:TRIBUNSTYLE.COM


Archive Pages Design$type=blogging$count=7

Name

Article,44,Berita,225,Contact,2,Insight,7,Internasional,8,Nasional,228,News,18,Opini,5,Tips,8,Tips & Trick,3,Tutorial,3,
ltr
item
Pelitanews.co: NASIB Tragis Gadis Positif Covid-19, Dirudakpaksa Dokter & Perawat Secara Brutal Hingga Tewas Rabu, 4 November 2020 10:59
NASIB Tragis Gadis Positif Covid-19, Dirudakpaksa Dokter & Perawat Secara Brutal Hingga Tewas Rabu, 4 November 2020 10:59
https://1.bp.blogspot.com/-yoX-wDjycuE/X6eMp20OuWI/AAAAAAAAD68/5nw0gBqIasobEtfR-7KRrkqrls3iBErOwCLcBGAsYHQ/w640-h368/Screenshot_2020-11-08-13-13-29-970_com.android.browser.png
https://1.bp.blogspot.com/-yoX-wDjycuE/X6eMp20OuWI/AAAAAAAAD68/5nw0gBqIasobEtfR-7KRrkqrls3iBErOwCLcBGAsYHQ/s72-w640-c-h368/Screenshot_2020-11-08-13-13-29-970_com.android.browser.png
Pelitanews.co
https://www.pelitanews.co/2020/11/nasib-tragis-gadis-positif-covid-19.html
https://www.pelitanews.co/
https://www.pelitanews.co/
https://www.pelitanews.co/2020/11/nasib-tragis-gadis-positif-covid-19.html
true
4426408432908953892
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Oleh Beranda Halaman Postingan View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy