$type=grid$meta=0$readmore=0$snippet=0$count=3$show=home

Mengaku Khawatir Ditangkap Setiap Buat Konten, Refly: Negara Tak Boleh Penjarakan Orang yang 'Salah'

PELITANEWS.CO - Jika bicara kebebasan sipil di Indonesia nampaknya sekarang ini hal tersebut menjadi sesuatu hal yang sensitif dibicarakan ...



PELITANEWS.CO - Jika bicara kebebasan sipil di Indonesia nampaknya sekarang ini hal tersebut menjadi sesuatu hal yang sensitif dibicarakan di publik.

Karena penggunaan UU ITE yang dibuat SBY yang dulunya digunakan untuk menangkap para penjahat di media sosial, kini menurut masyarakat UU ITE malah disalahgunakan ke ranah yang lebih jauh.

Oleh karena itu, banyak masyarakat Indonesia yang saat ini takut untuk berbicara dengan bebas "speech of freedom" karena takut ditangkap dan dipidanakan.

Bicara soal kebebasan sipil, ahli hukum tata negara Refly Harun mengakui memang saat ini Indonesia dibayang-bayangi kekhawatiran dan ketakutan tersebut.

Dirinya pun mengatakan bahwa selama membuat 400 konten di kanal YouTubenya saat ini, Refly selalu dibayang-bayangi kekhawatiran.

"Saya sudah membuat 400 konten YouTube, tapi dalam setiap 400 itu saya selalu dibayang-bayangi kekhawatiran bukan ketakutan, tentang kalo salah ngomong, terpeleset ngomong akan diproses hukum, ditangkap, harusnya gak begitu dalam kehidupan kewarganegaraan," tuturnya.

Dikutip Pikiranrakyat-Bekasi.com dari kanal YouTube Akbar Faizal Uncensored, menurutnya negara tidak boleh memenjarakan orang yang 'salah', yang harus dipenjarakan adalah orang yang jahat seperti yang korup, merampok, dan mencoleng.

Refly juga menjelaskan skenario misal ada pihak-pihak yang diganggu martabatnya oleh pihak lain tanpa harus menggunakan menangkap atas nama UU ITE.

"Nah sederhana, misal saya mengeluarkan statement lalu ada pihak yang merasa terganggu, pihak yang merasa terganggu ini pasti orang gak mungkin institusi, karena institusi benda mati, mana ada institusi punya hati dan pikiran," ucapnya.

"Orang ini kan bisa direkonsiliasi oleh negara, di sinilah peran penegak hukum sebagai pelindung dan pengayom masyarakat, kedua pihak harusnya memanggil penegak hukum untuk rekonsiliasi yang sesuai dengan demokrasi Pancasila," tuturnya menambahkan.

Namun menurut Refly Harun, yang kerap terjadi saat ini adalah jika ada salah satu pihak yang dianggap bukan pendukung rezim terpeleset, pihak lawannya kerap menggunakan tangan negara untuk penjarakan dan tersangkakan mereka, itu yang tidak benar.

Refly Harun juga menyampaikan sebuah pesan kepada para pemimpin KAMI yang beberapa waktu lalu ditangkap.

"Saya ingin tanya apakah mereka penjahat atau tidak? itu aja, karena negara itu harus menghukum dan memenjarakan orang penjahat, kira-kira mereka penjahat bukan?," kata Refly Harun.

Refly Harun menilai, seharusnya perbedaan pilihan dan pikiran tidak menjadikan seseorang layak untuk ditangkap dan dipenjarakan.

Lalu terkait kabar ditemukannya upaya menghasut di dalam HP para petinggi KAMI, Refly jelaskan kenapa hal tersebut belum cukup untuk memenjarakan seseorang.

"Gini kita harus membedakan tindak pidana sama hal-hal tadi yang bersifat kritis, kalo tindak pidana harus dibuktikan dan harus ada sebab akibatnya, susahnya delik kita penghasutan, provokasi, dan penyebaran kebencian itu tidak dilihat akibatnya yang terpenting kita sudah mengunggahnya," tuturnya.

"Padahal kita gak tau yang terpengaruh siapa, pokoknya ada orang yang melaporkan kenalah kita," tutur Refly Harun. ***

s:PikiranRakyat-Bekasi


Archive Pages Design$type=blogging$count=7

Nama

Article,44,Berita,261,Contact,2,Insight,7,Internasional,8,Nasional,264,News,18,Opini,5,Tips,8,Tips & Trick,3,Tutorial,3,
ltr
item
Pelitanews.co: Mengaku Khawatir Ditangkap Setiap Buat Konten, Refly: Negara Tak Boleh Penjarakan Orang yang 'Salah'
Mengaku Khawatir Ditangkap Setiap Buat Konten, Refly: Negara Tak Boleh Penjarakan Orang yang 'Salah'
https://1.bp.blogspot.com/-s2Y7RPE9rys/X6IeTqGmmZI/AAAAAAAADhE/_oygAekDrH4U0kAVZOJJSPuVYvfHUs26wCLcBGAsYHQ/w640-h364/Screenshot_2020-11-04-10-21-03-987_id.co.babe.png
https://1.bp.blogspot.com/-s2Y7RPE9rys/X6IeTqGmmZI/AAAAAAAADhE/_oygAekDrH4U0kAVZOJJSPuVYvfHUs26wCLcBGAsYHQ/s72-w640-c-h364/Screenshot_2020-11-04-10-21-03-987_id.co.babe.png
Pelitanews.co
https://www.pelitanews.co/2020/11/mengaku-khawatir-ditangkap-setiap-buat.html
https://www.pelitanews.co/
https://www.pelitanews.co/
https://www.pelitanews.co/2020/11/mengaku-khawatir-ditangkap-setiap-buat.html
true
4426408432908953892
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Oleh Beranda Halaman Postingan View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy