Darah Haid Berwarna Hitam? Ini Penyebabnya

Google Image

Pernah menemui kondisi darah haid hitam di hari-hari pertama atau malah di akhir masa menstruasi? Jika pernah, normalkah atau justru berbahaya?

Mengapa darah haid hitam bisa terjadi?
Darah haid hitam disebabkan oleh oksigen yang hilang dalam darah hingga warna darah haid menjadi lebih gelap. Kecokelatan atau bahkan hitam.

Darah dengan kandungan oksigen cukup tinggi akan berwarna merah terang, sedangkan yang darah tanpa kandungan oksigen atau oksigen rendah, akan berwarna cokelat atau hitam.

Darah yang baru keluar biasanya masih mengandung banyak oksigen, sehingga warnanya merah terang. Sedangkan darah yang terjebak cukup lama di rahim, akan melepaskan oksigen, yang membuat sel darah rusak dan keluar dalam warna gelap seperti cokelat atau hitam.

7 Penyebab darah haid hitam yang perlu diketahui

1.  Darah haid hitam yang normal
Umumnya, darah berwarna hitam keluar sebelum periode menstruasi dimulai, tubuh mengeluarkan jaringan endometrium yang belum dikeluarkan pada haid sebelumnya, sebab itulah berwarna hitam. Sebagai persiapan keluarnya darah menstruasi yang baru.

Kondisi darah haid berwarna hitam juga bisa terjadi di hari-hari terakhir menstruasi, atau bahkan beberapa hari setelah menstruasi berakhir. Darah haid yang terlalu lama disimpan di dalam tubuh membuatnya kehilangan oksigen dan berubah menjadi hitam.

2. Fibroid
Merupakan kondisi abnormal, fibroid adalah sejenis miom atau tumor jinak yang tumbuh di dinding rahim. Kondisi ini bisa memengaruhi kesuburan seorang wanita. Fibroid ini menyebabkan menstruasi terjadi lebih lama, dan darah keluar lebih deras disertai darah yang berwarna hitam.

Bila Bunda mengalami kondisi darah haid keluar sangat deras, dengan bentuk menggumpal dan berwarna kehitaman. Segeralah hubungi dokter. Karena itu termasuk tanda-tanda fibroid. Apalagi jika Bunda juga selalu menjadi lemas dan mudah lelah saat hamil, serta perut terasa kembung selama haid.

3. Polip
Polip adalah salah satu jenis fibroid, jaringan abnormal yang tumbuh di dinding rahim. Kehadiran polip menyumbat serviks, sehingga darah tidak bisa keluar dengan lancar. Akibatnya, ada darah yang terkumpul di rahim dan berubah menjadi hitam saat keluar.

4. Ketidakseimbangan hormon
Biasanya ini dialami oleh para remaja yang baru pertamakali menstruasi. Kondisi hormonnnya yang belum stabil membuat mereka mengalami darah haid hitam di tengah siklus menstruasi. Kondisi akan berangsur hilang dengan sendirinya setelah mereka beranjak dewasa dan hormon di tubuhnya lebih stabil.

5. Ovulasi
Proses pelepasan sel telur ke tuba falopi menyebabkan adanya folikel di ovarium yang pecah. Hal ini menyebabkan Bunda kadang mengalami flek berwarna hitam. Umumnya terjadi seminggu setelah menstruasi berakhir. Mungkin Bunda akan merasakan sedikit kram, namun tidak perlu cemas, karena ini adalah tanda Bunda sedang dalam masa subur dan bisa hamil jika berhubungan intim dengan suami.

6. Hamil
Flek hitam yang keluar beberapa hari menjelang jadwal menstruasi, merupakan tanda kehamilan. Flek disebabkan oleh proses sel telur yang telah dibuahi melakukan implantasi di dinding rahim.

7. Darah haid hitam muncul di tengah menstruasi
Biasanya ini disebabkan oleh penggunaan KB IUD, atau mendekati masa menopause. Kondisi ini juga bisa terjadi pada anak perempuan yang baru pertamakali menstruasi.

Darah haid berwarna hitam, kapan harus waspada?
Kondisi darah haid berwarna hitam harus diwaspadai, jika Bunda mengalami hal-hal berikut ini:

Selalu terjadi setiap kali menstruasi
Selalu keluar flek hitam setelah berhubungan seks
Haid sangat lama hingga 2-4 minggu dengan darah menggumpal.
Darah berbau busuk
Gatal di vagina yang bisa menjadi indikasi adanya infeksi
Keluar darah hitam di usia 40 tahun lebih
Darah hitam muncul setelah memasang KB IUD

Apabila kondisi di atas terjadi pada Bunda, segeralah menghubungi dokter agar bisa segera ditangani.

sumber: id.theasianparent.com
Berbagi Kebaikan:

Subscribe to receive free email updates: