Menimbun Lemak Pada Paha Lebih Sehat Dibanding Dengan Lemak Pada Perut

"Timbunan lemak di perut lebih berbahaya dibandingkan dengan timbunan lemak pada paha", demikian hasil sebuah penelitian yang dilakukan untuk mengetahui hubungan poin dimana timbunan lemak berpusat pada bagian tubuh.

Para peneliti menyebutkan bahwa 'wanita yang sudah melewati menopouse dan memiliki bentuk tubuh "apple" memiliki resiko lebih tinggi dengan gangguan jantung dan pembuluh darah dibandingkan wanita dengan bentuk tubuh "pears".


Seperti yang telah diketahui bahwa lemak yang tertimbun disekitar organ abdomen meningkatkan resiko masalah metabolisme, seperti kontrol yang buruk terhadap gula darah dan kolesterol yang bisa mengakibatkan penyakit jantung.

Penelitian terakhir menjelaskan bahwa 25% wanita yang menimbun lemak dibagian tengah tubuh memiliki resiko 2x lipat penyakit jantung dan stroke dibandingkan dengan wanita yang tidak menyimpan lemak di sekitar itu.

Sebaliknya 25% wanita yang menyimpan lemak di paha memiliki 40% resiko lebih kecil terhadap penyakit jantung.

Diet dan olahraga dianggap bisa membantu dalam pembentukan bentuk tubuh namun demikian menurut  para ahli "pada dasarnya tidak ada pola hidup pasti yang bisa menjamin pengurangan lemak di poin tertentu pada tubuh". Faktor genetik dipercaya memiliki peran penting pada bentuk tubuh.

Usia adalah juga faktor yang tidak bisa dikontrol; ketika seorang wanita memasuki masa menapouse, bentuk tubuh dan juga metabolisme cenderung berubah. Itu artinya lebih banyak lemak yang akan menumpuk disekitar organ tubuh dibandingkan dibawah kulit.

Dr Qibin Qi, seorang professor di Albert Einstein College of Medicine, New York menjelaskan bahwa "belum diketahui apakah ada pola diet khusus atau latihan khusus yang bisa membantu memindahkan lemak. Team kami masih mempelajarinya dan mudah-mudahan kami bisa memberikan jawaban secepatnya".

Ia menyarankan,"untuk sementara ikuti saja pola diet sehat secara umum untuk memberikan kesempatan terbaik bagi jantung yang sehat".

Berbagi Kebaikan:

Subscribe to receive free email updates: